Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Demon Slayer Kimetsu no Yaiba 8: Kekuatan Hashira vs Iblis Jyogen

Kompas.com, 16 Februari 2022, 16:00 WIB
Sumber Foto: Dok. Elex Media Komputindo
Rujukan artikel ini:
DEMON SLAYER: Kimetsu no Yaiba…
Pengarang: Koyoharu Gotouge
Penulis Nia Ikasary
|
Editor Almira Rahma Natasya

Tanjiro dan kawan-kawan yang pergi menaiki kereta uap “Mugen” untuk menemui salah satu hashira, Rengoku Kyojuro, malah terjebak dalam perangkap iblis! Ternyata, salah satu iblis utusan Muzan Kibutsuji telah mempersiapkan jebakan.

Tanjiro dan kawan-kawan terperangkap dalam “mimpi abadi” yang dipersiapkan sang “iblis penidur” Enmu. Namun, rencananya kacau saat Tanjiro yang pertama kali sadar akan jebakan mimpi itu berhasil bangun dari tidurnya.

Tanjiro yang menghadang Enmu bertarung sengit dan berhasil memenggal kepala Enmu, tapi ternyata itu tidak membunuhnya.

Enmu malah menyatu dengan badan kereta dan menjadi sulit diserang. Ia juga menjadikan para penumpang yang tertidur di dalam kereta sebagai sanderanya.

Rengoku dan Inosuke pun akhirnya berhasil bangun.

Atas arahan Rengoku, Tanjiro dan Inosuke bergerak ke arah tempat masinis, yang diduga merupakan tempat kelemahan sang iblis bersemayam.

Ternyata benar, “leher” sang iblis Enmu tertanam di lantai ruang masinis!

Dengan kerja sama Tanjiro-Inosuke, akhirnya leher Enmu pun berhasil tertebas, namun Tanjiro sempat tertusuk sang masinis yang sudah terpedaya Enmu, ditambah kematian Enmu menimbulkan guncangan dahsyat yang menyebabkan badan kereta berguling.

Tanjiro pun terpental.

Untungnya, semua penumpang selamat walau banyak yang terluka.

Di saat itu, kondisi Tanjiro tidak bisa bergerak dan pendarahan karena ada pembuluh darahnya yang pecah, namun berkat arahan Rengoku, pendarahannya pun berhasil terhenti.

Munculnya Iblis Tingkat Tinggi

Sementara Inosuke berusaha menyelamatkan masinis yang tertimpa gerbong kereta, di saat bersamaan dentuman hebat terjadi.

Di hadapan Rengoku dan Tanjiro yang masih terbaring, muncul iblis baru!

Melihat simbol di matanya, diketahui kalau iblis baru itu adalah iblis “Jyogen”, alias iblis tingkat tinggi.

Ia memperkenalkan dirinya sebagai Akaza, iblis Jyogen tingkat 3.

Tiba-tiba saja Akaza itu menyerang Tanjiro, namun serangannya berhasil ditangkis Rengoku.

Akaza yang terkesan dengan jiwa bertarung Rengoku pun mengajaknya bertarung.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Di tengah pertarungan, Akaza berkali-kali mengajak Rengoku untuk menjadi iblis saja.

Menurut Akaza, kekurangan Rengoku adalah karena dirinya seorang manusia, fana, bisa terluka parah lalu mati.

Namun hati Rengoku tetap kuat, mau terluka seperti apa pun, ia takkan pernah sudi berubah menjadi iblis. Karena bagi Rengoku…

Menjadi tua dan mati merupakan keindahan manusia sebagai makhluk fana. Justru karena manusia akan menjadi tua dan mati, mereka menghargai hidup, penuh kasih sayang, dan tabah”.

Kekuatan Rengoku dan Akaza bisa dibilang seimbang.

Tapi Akaza yang iblis, diuntungkan karena dirinya bisa berkali-kali menyembuhkan diri.

Sementara luka pada tubuh Rengoku tidak bisa begitu saja sembuh atau kembali seperti semula.

Di tengah pertarungan yang sengit itu, Tanjiro, Inosuke hanya bisa memperhatikan.

Bagi Tanjiro, walau ia ingin membantu Rengoku, tubuhnya masih sangat sulit digerakkan.

Sementara Inosuke, dengan instingnya, merasa kalau ia hanya akan menganggu dan mungkin mati jika memaksakan diri masuk dalam pertarungan itu.

Babak Baru Pertarungan Seru

Menurut kalian, siapakah pemenang dalam pertarungan itu?

Banyak nilai kehidupan yang bisa kita ambil dari komik “DEMON SLAYER: Kimetsu no Yaiba” ini.

Tapi yang jelas, menikmati ceritanya secara keseluruhan adalah yang terpenting.

Jangan sampai lewatkan keseruan pertarungannya di DEMON SLAYER: Kimetsu no Yaiba volume 8!

Dan jangan lupa pula, nantikan “babak baru” perjalanan Tanjiro dan kawan-kawan menghadapi iblis baru dan situasi-situasi tak terduga yang baru, di volume 9-nya yang direncanakan terbit April 2022!!

Seri Komik DEMON SLAYER: Kimetsu no Yaiba bisa kamu dapatkan di Gramedia.com.

Selain itu, dapatkan juga gratis voucher diskon yang bisa digunakan untuk koleksi seluruh volume DEMON SLAYER: Kimetsu no Yaiba! Klik di sini untuk dapatkan vouchernya.

Dapatkan Diskonnya! Dapatkan Diskonnya!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

buku
Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

buku
7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

buku
Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

buku
Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

buku
Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

buku
7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

buku
Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau