Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suka Duka Parenthood yang Jarang Diketahui

Kompas.com, 12 Januari 2022, 12:00 WIB
Sumber Foto : Pixabay
Rujukan artikel ini:
Metropop: Semangat, Tante Sasa!
Pengarang: THESSALIVIA
|
Editor Ratih Widiastuty

Parenthood, Tantangan Baru Setiap Orangtua Dalam Membesarkan Anak

Hampir tidak ada sekolah formal untuk menjadi orangtua.

Juga tidak ada buku manual resmi bersama lahirnya seorang bayi yang bisa membuat orangtua baru merasa lebih percaya diri dalam mengasuh anaknya.

Media sosial yang memenuhi dunia dengan informasi serbacepat pun menjadi pisau bermata dua bagi orangtua.

Akun-akun parenting menjamur, para ahli dan praktisi dengan semangat berbagi. Informasi tersebut bisa membuat parents to be mempersiapkan diri lebih baik.

Juga bisa membuat orangtua merasa tidak sendiri setelah membaca banyak orangtua lain mengalami hal yang sama.

Namun, di satu sisi informasi tersebut membuat orangtua semakin tidak percaya diri, apalagi ketika melihat pencapaian orangtua lain dalam mengasuh anak.

Seringnya, orangtua baru malah kehilangan arah saking banyaknya nasihat dan saran yang didapatkan dari media sosial maupun dari lingkungan sekitar, terutama keluarga dan kerabat.

Belum lagi mitos-mitos yang membuat proses mengambil keputusan tidak semudah sebelumnya.

Coba saja dipikir, saat bayi akhirnya tertidur, ada begitu banyak daftar kegiatan yang ingin dilakukan seorang ibu.

Apakah mau mandi, makan, berberes rumah, pumping, ikut tidur, atau sekadar melihat lini masa media sosial?

Begitu kompleksnya proses pengambilan keputusan sehingga begitu sampai pada keputusan, bayinya sudah telanjur bangun kembali. Rumit, ya?

Dikemas Dalam Novel, Selipan Parenthood Ternyata Berhasil Membuat Pembaca Merasa Tak Sendiri

Informasi mengenai pengasuhan anak yang dipaparkan di dunia maya maupun dunia nyata juga menyebabkan banyak pasangan muda memilih untuk tidak memiliki anak. Atau bahkan tidak menikah sama sekali. Menurut mereka, sangat riskan memutuskan untuk punya anak saat kondisi dunia tidak stabil. Ada juga yang memilih childfree karena trauma pribadi.

Hal ini dibahas dalam novel Ours yang ditulis Adrindia Ryandisza.

Alasan serta kesulitan yang dihadapi pasangan muda dalam menetapkan prinsip childfree yang ditentang masyarakat umum membuat beberapa pembaca mengamini sulitnya memiliki prinsip antimainstream.

Sebagian besar orangtua juga mengalami krisis identitas.

Mereka merasa sulit untuk membagi peran. Kapan harus menjadi diri sendiri, pasangan, atau orangtua, juga sebagai pekerja.

Sampai ke perubahan prioritas, tanggung jawab, dan rutinitas harian. Orangtua baru seakan-akan memasuki dunia yang sama sekali asing, begitu berbeda dari dunia mereka sebelumnya.

Jika yang dirasakan terhadap perubahan-perubahan tersebut tidak dipersiapkan dan ditangani dengan baik, akan berujung pada memburuknya kesehatan mental orangtua.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Ini tentu saja akan berpengaruh bagi tumbuh kembang sang anak. Beberapa pakar menyebutkan menjadwalkan me time atau couple time bisa membantu orangtua recharge energi sehingga bisa kembali mengasuh anak dengan lebih mindful.

Sulitnya pembagian peran dan menjadwalkan me time ini juga sempat diceritakan dalam analogi berseri, Cerita Mamah Muda.

Dari empat buku, Me Time menjadi salah satu yang penjualannya lumayan bagus. Mungkin karena pembaca merasa adegan-adegan di dalamnya terasa sangat dekat.

Seperti diwakilkan perasaannya dalam rangkaian kata-kata yang dijalin penulis.

Salah satunya, adegan Bian bertanya alasan Maya, sang ibu, di rumah saja dan menjadi pengangguran.

Tidak seperti ibu dari teman-teman di sekolahnya yang punya pekerjaan yang dianggap Bian sangat penting di kantor.

Padahal, saat itu Maya sedang memikirkan apakah akan menerima tawaran menjadi koregrafer utama untuk pentas dari sanggar yang dulu membesarkan namanya. Maya ragu karena sejak memiliki anak, belum pernah ditemukannya pengasuh yang tepat. Para pembaca yang sudah memiliki anak pasti tahu mencari ART dan pengasuh itu mengalahkan sulitnya mencari jodoh.

Perasaan tidak sendirian menghadapi permasalahan dalam pengasuhan anak ini juga bisa didapat saat membaca novel Semangat, Tante Sasa! karangan Thessalivia.

Beberapa adegan dalam buku ini sungguh menggambarkan serunya parenting yang dialami Sasa bersama Velisa.

Contohnya saat Velisa membuat Sasa, tantenya, kelimpungan pagi-pagi. Saat bersiap-siap berangkat sekolaah, Velisa baru saja menginformasikan ada tugas yang menggunakan stik es krim hari itu.

Tante Sasa yang ditugaskan sementara menjaga Velisa selama neneknya naik haji tentu saja harus berjibaku mencari toko kerajinan tangan yang sudah buka pagi hari.

Padahal, Tante Sasa sendiri ada jadwal meeting pagi dengan klien penting.

Bab-bab pendek yang disertai catatan kecil tentang pelajaran mengasuh Velisa menjadi poin tersendiri sehingga pembaca merasa begitu dekat dengan para karakternya.

Pembaca merasa Velisa dan Sasa adalah teman yang berbagi pengalaman yang sama dengan mereka.

Novel-novel lain yang menyelipkan adegan parenthood yang berhasil menarik perhatian pembaca di antaranya, Ikan Kecil, Saat-saat Jauh, Lebih Senyap dari Bisikan, dan Oh, My Baby Blues.

Mungkin jika Anda sedang merasa sendiri dan tidak ada validasi atas apa yang Anda alami sebagai orangtua, membaca buku-buku tersebut bisa membantu Anda merasa lebih baik.

Buku ini bisa kamu dapatkan di Gramedia.com. Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, borong semua buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

Dok : Gramedia Dok : Gramedia

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Ciri Puyuh Mau Bertelur: Tanda Fisik, Perilaku, dan Cara Mengetahuinya dengan Mudah

Ciri Puyuh Mau Bertelur: Tanda Fisik, Perilaku, dan Cara Mengetahuinya dengan Mudah

buku
Masa Produktif Puyuh Bertelur: Umur Ideal, Puncak Produksi, dan Cara Menjaganya Tetap Optimal

Masa Produktif Puyuh Bertelur: Umur Ideal, Puncak Produksi, dan Cara Menjaganya Tetap Optimal

buku
Kapan Puyuh Mulai Bertelur? Kenali Usia dan Tandanya Berikut Ini

Kapan Puyuh Mulai Bertelur? Kenali Usia dan Tandanya Berikut Ini

buku
Kandungan Nutrisi Telur Puyuh dan Manfaatnya bagi Tubuh

Kandungan Nutrisi Telur Puyuh dan Manfaatnya bagi Tubuh

buku
Jalur Migrasi Burung: Pengertian, Rute, dan Peran Indonesia dalam Flyway Asia

Jalur Migrasi Burung: Pengertian, Rute, dan Peran Indonesia dalam Flyway Asia

buku
Apa Alasan Burung Bermigrasi? Cari Tahu di Sini!

Apa Alasan Burung Bermigrasi? Cari Tahu di Sini!

buku
Apa Itu Migrasi Burung? Pengertian, Penyebab, dan Proses Terjadinya

Apa Itu Migrasi Burung? Pengertian, Penyebab, dan Proses Terjadinya

buku
Kekayaan Raja Maroko: Sumber Kekayaan dan Fakta Menariknya

Kekayaan Raja Maroko: Sumber Kekayaan dan Fakta Menariknya

buku
Peran Raja Maroko: Kedudukan, Wewenang, dan Pengaruhnya dalam Pemerintahan Modern

Peran Raja Maroko: Kedudukan, Wewenang, dan Pengaruhnya dalam Pemerintahan Modern

buku
Dokumen SDUWHV Apa Saja? Ini Daftar Dokumen Wajib dan Tips Lolos Verifikasi

Dokumen SDUWHV Apa Saja? Ini Daftar Dokumen Wajib dan Tips Lolos Verifikasi

buku
Cara Daftar e-Visa Imigrasi dengan Mudah

Cara Daftar e-Visa Imigrasi dengan Mudah

buku
Bazi Bukan Sekadar Ramalan, Ini Cara Memahaminya

Bazi Bukan Sekadar Ramalan, Ini Cara Memahaminya

buku
Menjawab Rasa Ingin Tahu Tanpa Batas bersama Ensiklopedia Anak – Kamu Mau Tahu Segalanya?

Menjawab Rasa Ingin Tahu Tanpa Batas bersama Ensiklopedia Anak – Kamu Mau Tahu Segalanya?

buku
Menyingkap Sejarah Manusia dari Berbagai Negara di Dunia

Menyingkap Sejarah Manusia dari Berbagai Negara di Dunia

buku
Memasuki Pintu Gerbang Menuju Ratusan Keajaiban di Dunia bersama Ensiklopedia Lengkap Pertamaku

Memasuki Pintu Gerbang Menuju Ratusan Keajaiban di Dunia bersama Ensiklopedia Lengkap Pertamaku

buku
Bukan Gaji yang Kurang, Bisa Jadi Kamu Salah Urutan Bayar

Bukan Gaji yang Kurang, Bisa Jadi Kamu Salah Urutan Bayar

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau