Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tokoh-Tokoh yang Memiliki Kepemimpinan ala Nabi Muhammad

Kompas.com, 9 April 2025, 09:00 WIB
Buku Muhammad: 11 Kualitas Kepemimpinan yang Mengubah Dunia Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo  Buku Muhammad: 11 Kualitas Kepemimpinan yang Mengubah Dunia
Rujukan artikel ini:
Muhammad (Saw.): 11 Kualitas Kepemimpinan…
Pengarang: Nabeel Al-Azami
|
Editor Ratih Widiastuty

Banyak sekali tokoh pemimpin yang terkenal di dunia.

Banyak yang di antaranya memimpin dengan cara tidak biasa hingga luar biasa.

Terlepas dari agama yang dianut dan kontroversi yang dilakukan tiap tokoh, berikut adalah tokoh-tokoh yang memiliki kepemimpinan ala Nabi Muhammad menurut Nabeel Al-Azami.

5 Tokoh yang Memiliki Kepemimpinan ala Nabi Muhammad

1. Recep Tayyip Erdoğan (Ketegasan)

Erdoğan dikenal sebagai Presiden Turki yang memiliki ketegasan yang patut diacungi jempol.

Terlepas dari kontroversi yang sekarang sedang memanas, Erdoğan telah berulang kali menunjukkan keandalannya membuat keputusan berat dalam situasi krisis.

Beberapa hal yang telah ia lakukan di antaranya menghadapi krisis politik, ekonomi, dan kudeta.

Tegas dalam isu Palestina, dunia Islam, dan hubungan dengan Barat.

Selain itu, hal yang paling mengagetkan dunia adalah mengembalikan Hagia Sophia sebagai masjid.

2. Martin Luther King Jr. (Integritas)

Martin Luther King Jr. adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perjuangan hak-hak sipil di Amerika Serikat.

Kepemimpinannya dikenal karena pendekatannya yang damai, berbasis moral, dan penuh integritas.

Ia menjadi simbol perlawanan tanpa kekerasan terhadap rasisme dan ketidakadilan sosial.

Gaya kepemimpinan yang dilakukan King adalah gaya kepemimpinan transformasional, yaitu gaya kepemimpinan yang menginspirasi perubahan sosial yang besar dengan mengangkat kesadaran moral masyarakat untuk mencapai tujuan organisasi, mendorong inovasi, dan mengembangkan potensi individu sehingga menghasilkan kinerja yang melebihi harapan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Berkat gaya kepemimpinan ini King berhasil menyadarkan masyarakat Amerika.

3. Nelson Mandela (Ketabahan)

Mandela salah satu pemimpin yang penuh pengampunan, kebijaksanaan, dan keteguhan moral.

Meski dipenjara selama 27 tahun, Mandela tidak menyimpan dendam.

Ia memimpin dengan gaya transformasional dan rekonsiliatif.

Dengan rekonsiliasi, Mandela mengajak semua warga—baik kulit putih maupun kulit hitam—untuk bersatu dan membangun masa depan bersama.

4. Steve Jobs (Visioner)

Jobs dikenal karena kemampuannya melihat masa depan yang belum bisa dibayangkan oleh orang lain.

Ia tidak sekadar membuat produk, tapi menciptakan kebutuhan baru dan mengubah industri, seperti yang ia lakukan dengan iPhone, iPod, dan Mac.

5. Bunda Teresa (Kepemimpinan Melayani)

Gaya kepemimpinan Bunda Teresa adalah pelayanan tanpa pamrih.

Ia menempatkan kebutuhan orang lain di atas dirinya.

Ia percaya bahwa memimpin berarti melayani, terutama kepada yang paling lemah, terlupakan, dan terpinggirkan.

Itulah contoh tokoh-tokoh beserta gaya kepemimpinan mereka yang paling unggul.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kepemimpinan Nabi Muhammad saw., kamu bisa membaca buku Muhammad: 11 Kualitas Kepemimpinan yang Mengubah Dunia.

Buku ini bisa kamu dapatkan di Gramedia.com!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
4 Tema Trivia Musik Paling Seru untuk Kuis 

4 Tema Trivia Musik Paling Seru untuk Kuis 

buku
Tema Trivia Anak Muda Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Komunitas

Tema Trivia Anak Muda Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Komunitas

buku
6 Aktivitas Bonding Kantor untuk Membangun Solidaritas Tim

6 Aktivitas Bonding Kantor untuk Membangun Solidaritas Tim

buku
Setiap Orang Punya “Mie Ayam” Sendiri: Membaca Makna di Balik Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Setiap Orang Punya “Mie Ayam” Sendiri: Membaca Makna di Balik Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

buku
15 Konsep Trivia Night Kreatif yang Bikin Acara Makin Seru dan Interaktif

15 Konsep Trivia Night Kreatif yang Bikin Acara Makin Seru dan Interaktif

buku
Sistem Skor Trivia Night Terbaik untuk Acara Kantor dan Komunitas

Sistem Skor Trivia Night Terbaik untuk Acara Kantor dan Komunitas

buku
Cerita Si Pahit Lidah: Legenda dari Sumatra yang Penuh Pesan Moral 

Cerita Si Pahit Lidah: Legenda dari Sumatra yang Penuh Pesan Moral 

buku
7 Dongeng Rakyat Lampung Terpopuler Beserta Makna dan Pesan Moralnya 

7 Dongeng Rakyat Lampung Terpopuler Beserta Makna dan Pesan Moralnya 

buku
Lelah dengan Tren

Lelah dengan Tren "Kaum Produktif"? Buku Ini Beri Tahu Cara Mengubah Hidup untuk Kita yang Punya Fisik Terbatas

buku
Tema Trivia Film Paling Seru dan Kreatif untuk Kuis Gathering

Tema Trivia Film Paling Seru dan Kreatif untuk Kuis Gathering

buku
Cerita Legenda Banyuwangi: Sejarah, Tokoh, dan Pesan Moral yang Terkandung

Cerita Legenda Banyuwangi: Sejarah, Tokoh, dan Pesan Moral yang Terkandung

buku
Tema Trivia Pop Culture Paling Seru untuk Kuis Gathering

Tema Trivia Pop Culture Paling Seru untuk Kuis Gathering

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau