Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berbagai Macam Julukan Timnas Spanyol, Apa Saja? 

Kompas.com, 4 Agustus 2026, 10:00 WIB
Julukan Timnas Spanyol  Sumber Gambar: Sefutbol Julukan Timnas Spanyol 
Rujukan artikel ini:
Sepak Bola - Perjalanan Melintasi…
Pengarang: James Buckley Jr
Penulis Adnan
|
Editor Novia Putri Anindhita

Tim Nasional Spanyol kembali berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 setelah terakhir kali meraih gelar tersebut pada tahun 2010.

Keberhasilan ini membuat Timnas Spanyol menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola di seluruh dunia.

Tak hanya soal prestasinya di lapangan, sejumlah julukan yang melekat pada Timnas Spanyol juga kembali menarik perhatian para penggemar.

Julukan-julukan tersebut bukan sekadar sebutan, tetapi juga memiliki sejarah dan makna yang mencerminkan identitas serta perjalanan Timnas Spanyol.

Lalu, apa saja julukan Timnas Spanyol? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Julukan Timnas Spanyol?

Timnas Spanyol paling dikenal dengan julukan La Roja, yang berarti “Si Merah”, sedangkan La Furia Española merupakan julukan historis yang muncul dari identitas dan gaya bermain tim pada era awal mereka.

Sementara sebutan La Selección digunakan dalam bahasa Spanyol untuk merujuk kepada tim nasional, sedangkan istilah Tim Matador lebih dikenal sebagai sebutan populer di luar Spanyol dan bukan julukan utama yang digunakan oleh RFEF (Real Federación Española de Fútbol atau Federasi Sepak Bola Spanyol) atau UEFA.

Nama La Roja sendiri semakin melekat pada timnas Spanyol modern, terutama setelah generasi emas mereka meraih EURO 2008, Piala Dunia 2010, dan EURO 2012.

Asal-Usul Julukan La Furia Española

Sejarah julukan timnas Spanyol berawal dari Olimpiade Antwerpen 1920, yang menjadi debut mereka di turnamen internasional resmi dan berakhir dengan medali perak.

Penampilan penuh semangat dan keberanian membuat tim tersebut kemudian dikenal dengan sebutan La Furia Española atau “Furia Spanyol”.

Istilah furia berkembang menjadi semacam mitos pendiri yang membentuk identitas awal sepak bola Spanyol, sementara kisah José María Belauste yang mencetak gol dengan sundulan dalam laga melawan Swedia turut memperkuat citra tersebut.

Ada pula kisah tentang asal-usul istilah tersebut dikaitkan dengan jurnalis Belanda H. Hollander yang menggambarkan semangat dan keberanian permainan Spanyol dalam laporan dari Antwerpen.

Istilah La Furia Roja juga muncul dalam sejarah identitas tim, dengan RFEF mengaitkannya dengan seragam merah yang dikenakan tim Spanyol di Antwerpen serta semangat permainan mereka.

Seiring waktu, identitas sepak bola Spanyol mengalami perubahan besar hingga memasuki era permainan berbasis penguasaan bola yang kemudian membuat sebutan La Roja semakin populer.

La Roja, Julukan yang Melekat pada Generasi Emas Spanyol

Memasuki era modern, timnas Spanyol lebih sering dikenal sebagai La Roja, julukan yang merujuk pada warna merah sebagai identitas utama seragam mereka.

Julukan ini semakin kuat ketika Spanyol meraih EURO 2008, Piala Dunia 2010, dan EURO 2012 secara beruntun.

Rangkaian prestasi tersebut membuat nama La Roja tidak hanya identik dengan warna seragam, tetapi juga dengan salah satu periode paling sukses dalam sejarah sepak bola internasional.

Perubahan identitas dari La Furia menuju La Roja ini ikut mencerminkan evolusi tim, dari citra permainan yang mengandalkan semangat dan keberanian menuju gaya sepak bola yang lebih mengutamakan teknik dan penguasaan bola.

Menariknya, Luis Aragonés juga disebut UEFA sebagai sosok yang mempopulerkan sebutan La Roja ketika memimpin tim nasional Spanyol, sebelum kemudian generasi tersebut diteruskan Vicente del Bosque hingga mencapai puncak kejayaan di Piala Dunia 2010.

La Selección dan Tim Matador, Sebutan Lain untuk Timnas Spanyol

Selain La Roja dan La Furia Española, kamu juga mungkin menemukan sebutan La Selección ketika membaca berita atau artikel tentang timnas Spanyol.

Istilah ini secara harfiah berarti “tim nasional” atau “seleksi” dalam bahasa Spanyol sehingga penggunaannya lebih bersifat penyebutan umum untuk tim nasional Spanyol daripada julukan khas seperti La Roja.

Federasi Sepak Bola Spanyol atau RFEF sendiri secara konsisten menggunakan istilah La Selección ketika merujuk kepada tim nasional mereka.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Sementara itu, Tim Matador lebih banyak digunakan sebagai julukan populer dalam pemberitaan berbahasa Indonesia untuk menggambarkan timnas Spanyol, tetapi bukan julukan resmi yang menjadi identitas utama mereka.

Dalam sumber resmi UEFA, Spanyol disebut La Roja dan La Furia Española.

Jadi, jika kamu mencari tau apa julukan yang paling umum untuk timnas Spanyol, La Roja adalah julukannya untuk konteks modern, La Furia Española merujuk pada identitas historis mereka.

Sementara itu, La Selección merupakan sebutan umum untuk tim nasional, dan Tim Matador lebih tepat dipahami sebagai julukan populer di Indonesia.

Perbedaan Julukan Timnas Spanyol

1. La Roja atau “Si Merah”

Julukan yang paling umum digunakan untuk timnas Spanyol modern, merujuk pada warna merah seragam mereka dan sangat lekat dengan generasi tiki-taka.

2. La Furia Española atau “Furia Spanyol”

Julukan historis yang muncul dari penampilan Spanyol di Olimpiade Antwerpen 1920.

Saat itu mereka dikenal karena permainan yang penuh semangat, berani, dan agresif.

3. La Furia Roja atau “Furia Merah”

Sebutan yang menggabungkan identitas warna merah dengan citra furia yang lahir pada era awal tim nasional Spanyol.

4. La Selección

La Selección yang berarti Tim Nasional atau Tim Pilihan.

Sebutan umum dalam bahasa Spanyol untuk tim nasional Spanyol, bukan julukan yang secara khusus menggambarkan karakter permainan mereka.

5. Tim Matador

Julukan ini populer di Indonesia

Sebutan yang sering digunakan media berbahasa Indonesia, tetapi bukan julukan utama yang digunakan dalam identitas resmi timnas Spanyol oleh RFEF atau UEFA.

Secara historis, La Furia Española dan La Furia Roja berakar pada perjalanan Spanyol di Antwerpen 1920, ketika tim tersebut meraih medali perak Olimpiade dan membangun citra permainan yang penuh keberanian.

RFEF menyebut periode ini sebagai awal terbentuknya mitos furia dalam identitas sepak bola Spanyol.

Sementara itu, La Roja menjadi julukan yang paling kuat untuk menggambarkan timnas Spanyol modern, terutama generasi yang meraih EURO 2008, Piala Dunia 2010, dan EURO 2012.

UEFA secara langsung mencantumkan La Roja dan La Furia Española sebagai julukan tim Spanyol.

Jadi, kalau kamu ingin membedakannya secara sederhana, La Furia Española menggambarkan akar sejarah dan citra permainan Spanyol pada masa awal, sedangkan La Roja adalah julukan yang paling identik dengan tim nasional Spanyol di era modern.

RFEF sendiri juga menjelaskan bahwa identitas tim berkembang dari sebutan La Furia menuju La Roja seiring perubahan karakter dan keberhasilan sepak bola Spanyol.

Itulah beberapa julukan Timnas Spanyol beserta sejarah dan makna di baliknya.

Jika ingin mengenal dunia sepak bola lebih jauh, buku Sepak Bola: Perjalanan Melintasi Lapangan Dunia bisa menjadi salah satu bacaan yang menarik.

Buku ini menyajikan informasi seputar sejarah sepak bola, turnamen-turnamen bergengsi, liga-liga utama, hingga kisah para pemain legendaris dan bintang lapangan.

Selain itu, buku ini juga berbagai fakta menarik, seperti sejarah bola yang digunakan dalam pertandingan, negara-negara yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia, hingga pemain sepak bola yang kemudian menjadi Presiden Liberia.

Menarik, bukan? Yuk, segera pesan bukunya sekarang juga di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau