Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mempelajari Pengertian Teks Anekdot dalam Bahasa Indonesia

Kompas.com, 25 Mei 2023, 08:30 WIB
pengertian teks anekdot Sumber: pixabay.com/StockSnap pengertian teks anekdot
Rujukan artikel ini:
Bahasa Indonesia, Jenis-Jenis Teks
Pengarang: Kosasih
|
Editor Rahmad

Apakah kamu suka secara tiba-tiba mendapatkan sebuah pesan lucu dari teman atau keluarga kamu? Atau bahkan, kamu pernah membaca teks yang berisi cerita lucu di media sosial?

Nah, kamu tahu nggak sih, kalau cerita lucu yang sering beredar di sekitar kita adalah jenis teks anekdot.

Jadi, kamu sudah tahu belum apa itu teks anekdot? Artikel ini akan menjelaskan tentang teks anekdot, mulai dari pengertian, tujuan, hingga ciri-cirinya.

Untuk memahaminya secara lebih mendalam, maka kamu harus membaca artikel ini dengan cermat sampai habis, ya!

Pengertian Teks Anekdot

Supaya kamu lebih memahami tentang teks anekdot, maka kamu juga perlu untuk mengetahui terlebih dahulu pengertian dari teks anekdot itu sendiri.

Teks anekdot adalah sebuah kisah atau cerita yang mengandung sifat lucu. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teks anekdot adalah cerita singkat yang menarik, karena lucu dan juga mengesankan, biasanya tentang orang terkenal atau orang penting, dan berdasarkan pada suatu kejadian yang sebenarnya.

Jadi, pada dasarnya, teks anekdot adalah sebuah cerita lucu yang didasarkan pada suatu kejadian nyata.

Walaupun teks anekdot ini berisikan sebuah cerita lucu, tetap teks anekdot ini juga mempunyai banyak maksud yang biasanya digunakan untuk menyampaikan sebuah kritikan.

Banyak juga orang yang menganggap bahwa teks anekdot dalam sebuah cerita yang berisikan rangkaian kalimat lucu.

Namun, kriteria dari teks anekdot ini bukan hanya lucu, tetapi juga bisa menyampaikan apa yang dimaksud oleh si penulis.

Jadi, meski terkesan sebagai teks yang lucu, tetapi teks anekdot ini juga banyak menyimpan amanat atau pesan moral dan kebenaran yang dipercayai oleh banyak orang.

Hal inilah yang membuat teks anekdot mempunyai tujuan untuk menghibur seseorang, sehingga orang yang membaca bisa tertawa dan bahagia, walaupun teks tersebut bermaksud sebagai kritikan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Di dalam teks anekdot, penulis seringkali tidak memberikan cerita secara rinci dan detail. Hal ini menjadikan cerita yang ditampilkan hanya mempunyai dampak jangka pendek saja.

Teks anekdot ini memiliki sifat menghibur, lucu, dan juga disesuaikan dengan apa yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Teks Anekdot

Teks anekdot pada dasarnya memiliki tujuan yang berfokus pada dampak yang akan didapatkan oleh para pembacanya setelah membaca kisah atau cerita yang lucu.

Biasanya, paling tidak terdapat tiga tujuan yang ingin disampaikan penulis kepada pembacanya, yaitu mulai dari membangkitkan tawa pembaca sebagai salah satu sarana hiburan, dan tentunya juga sekaligus menjadi sarana untuk mengkritik.

Adanya teks anekdot ini bisa juga menjadi alternatif untuk kamu yang ingin menyampaikan sebuah kritik kepada seseorang secara lucu dan juga menghibur.

Ciri-ciri Teks Anekdot

  • Berisikan kisah-kisah yang memiliki kesan humor atau lelucon.
  • Membuat pembacanya terhibur dengan kelucuan yang ada di dalam teks anekdot.
  • Isinya bersifat menyindir (tentang Lembaga/ organisasi ataupun orang penting) atau kritikan yang tidak menyinggung pendengar, pembaca, atau orang yang sedang diceritakan.
  • Mempunyai tujuan tertentu, misalnya sebagai media untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi yang diselipkan ke dalam humor di hadapan public.
  • Kisah yang disajikan hampur serupa dengan kisah dongeng.
  • Menceritakan tentang karakter dari manusia dan hewan yang sering terhubung secara umum dan realistis.

Nah, itulah perkenalan singkat tentang pengertian teks anekdot. Membaca penjelasan di atas, apakah kamu jadi lebih paham tentang teks anekdot?

Kamu juga bisa mempelajari jenis teks dalam Bahasa Indonesia melalui buku Bahasa Indonesia, Jenis-Jenis Teks: Fungsi, Struktur dan Kaidah Kebahasaan SMP/MTS karya Kosasih.

Buku ini menjelaskan mengenai keberagaman teks yang tidak hanya kita jumpai pada jenis teks yang berbeda fungsi.

Keragaman teks juga bisa ditemukan pada jenis teks yang sama, seperti pada jenis teks itu sendiri.

Seperti di dalam teks suatu berita yang satu diawali dengan unsur apa, sedangkan di dalam teks berita yang lainnya diawali dengan unsur kapan atau di mana.

Melalui buku ini, kamu akan menemukan berbagai jenis teks beserta penjelasan lengkapnya.

Buku ini bisa langsung kamu pesan dan beli melalui gramedia.com.

Penulis: Nurul Ismi Humairoh

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

buku
Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

buku
7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

buku
Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

buku
Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

buku
Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

buku
7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

buku
Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau