Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Makanan Olahan Jagung, Enak dan Lezat!

Kompas.com, 12 September 2022, 10:00 WIB
Makanan Olahan Jagung Sumber Gambar: Freepik.com Makanan Olahan Jagung
Rujukan artikel ini:
Aneka Olahan dari Jagung
Pengarang: Habib Bashori
Penulis Hana Sjafei
|
Editor Almira Rahma Natasya

Jagung bisa menjadi pilihan menu untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia selain nasi.

Sekitar 24,95 juta ton pipil jagung kering berhasil diproduksi Indonesia sepanjang tahun 2020.

Meski jumlah panen jagung di Indonesia besar, ternyata jagung masih kalah pamor dengan beras padi sebagai sumber karbohidrat.

Tetapi, apabila diukur secara global, warga dunia sebenarnya mengandalkan jagung sebagai sumber karbohidrat.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, jagung memiliki peranan penyediaan kalori di dunia hingga 19,5 persen, diikuti oleh padi sebesar 16,5 persen.

Jagung bisa diolah jadi lauk hingga sup yang cocok untuk dinikmati sebagai makanan sehari-hari.

Makanan Olahan Jagung

Berikut beberapa makanan olahan jagung yang bisa kamu coba:

1. Perkedel Jagung

Perkedel jagung merupakan makanan khas Manado.

Untuk membuatnya, kamu hanya butuh jagung pipil, tepung terigu, dan daun bawang.

2. Sup Jagung

Sup jagung bisa menjadi salah satu makanan dari olahan jagung yang bisa kamu coba.

Ada dua versi sup jagung yang biasa kita temukan, yaitu sup jagung kuah bening dengan potongan jagung dan jagung pipil atau sup jagung yang diparut dan dilarutkan dengan tepung maizena.

Untuk menambah kelezatan sup, kamu juga bisa menambahkan potongan ayam dan sayur wortel.

3. Salsa Jagung

Makanan olahan jagung ini bisa kamu buat dari campuran bawang bombai atau merah, dan tomat dengan rasa asam segar.

Salsa jagung seringkali jadi camilan untuk makan daging bakar atau nachos.

4. Bubur Jagung

Makanan olahan jagung berikutnya yang bisa kamu coba yaitu bubur jagung.

Bubur jagung biasanya cocok disantap saat cuaca hujan dengan suhu dingin.

Jika kamu ingin mencoba makanan yang gurih dan tidak manis, kamu bisa mencoba membuat tinutuan makanan khas dari Manado.

5. Jasuke

Makanan olahan jagung berikutnya jagung, susu dan keju atau lebih dikenal dengan sebutan jasuke.

Jagung susu keju merupakan makanan olahan jagung yang sangat mudah dibuat di rumah.

Kamu hanya perlu jagung yang sudah kamu rebus terlebih dahulu, margarin, parutan keju serta susu kental manis sebagai topping.

6. Martabak

Makanan olahan jagung selanjutnya martabak yang bisa kamu coba.

Kamu bisa membuat martabak rumahan menggunakan teflon tidaklah sulit.

Kamu juga bisa menggunakan jagung pipil rebus untuk topping loh.

7. Puding Jagung

Puding jagung juga bisa menjadi pilihan makanan olahan dari jagung.

Ketika membuat puding jagung, pastikan takaran airnya tidak kurang dan tidak berlebihan.

Selain itu, hindari brown sugar atau palm sugar agar warnanya cantik.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Kamu juga harus masukkan bubuk saat air sudah mendidih.

Nutrisi Jagung

Melansir Alo Dokter, terdapat beberapa nutrisi penting dalam sebuah jagung loh.

Setidaknya satu buah jagung atau setara dengan 100 gram biji jagung terdapat sekitar 80–100 kalori.

Tak hanya itu, jagung juga mengandung beragam nutrisi, seperti serat, protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin.

Jagung juga memiliki beragam antioksidan, misalnya saja asam fenolat, zeaxanthin, antosianin, dan lutein.

Manfaat Jagung untuk Kesehatan

1. Melancarkan Saluran Cerna

Jagung mengandung akan serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.

Konsumsi makanan tinggi serat bisa mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus, mencegah sembelit, mengurangi risiko terkena wasir, dan menurunkan risiko terjadinya kanker usus besar.

2. Memelihara Kesehatan Mata

Jagung memiliki antioksidan zeaxanthin dan lutein.

Kedua zat itu dikenal baik untuk menjaga kesehatan mata.

Beberapa penelitian menjelaskan, rutin mengonsumsi jagung bisa mengurangi risiko terjadinya gangguan mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula dan katarak.

3. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Mengonsumsi jagung bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang.

Berdasarkan studi, 100 gram jagung terdapat sekitar 500 mg fosfor.

Jumlah ini hampir memenuhi kebutuhan harian fosfor orang dewasa.

Fosfor merupakan nutrisi yang baik untuk meningkatkan kepadatan serta kekuatan tulang dan gigi.

4. Cegah Depresi

Kandungan magnesium dalam jagung bisa menjaga kesehatan dan fungsi otak sekaligus menjaga suasana hati.

Dengan kadar magnesium yang rendah dalam tubuh diketahui dapat meningkatkan risiko terkena depresi.

5. Tekanan Darah Terkendali

Adanya magnesium dan antioksidan di jagung membuat tekanan darahmu terkendali/

Untuk itu, disarankan kamu mengonsumsi jagung secara rutin dapat mencegah penyakit darah tinggi atau hipertensi.

Meski demikian, sebaiknya hindari menambahkan garam secara berlebihan saat mengonsumsi jagung.

Hal ini lantaran asupan garam yang berlebihan justru dapat meningkatkan tekanan darah.

Ingin mengetahui lebih banyak tentang serba serbi makanan olahan dari jagung?

Kamu bisa membaca buku Aneka Olahan dari Jagung karya Habib Bashori.

Buku ini membahas tentang berbagai makanan yang bisa kamu olah dari jagung.

Sangat cocok bagi kamu yang sedang mencari inspirasi untuk makanan sehari-hari atau untuk berbisnis.

Tertarik mengoleksinya? Segera check out di Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

Promo Diskon Promo Diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Manfaat Mendengarkan Audiobook untuk Belajar, Produktivitas, dan Kesehatan Mental

Manfaat Mendengarkan Audiobook untuk Belajar, Produktivitas, dan Kesehatan Mental

buku
Kenapa Korea Terbagi Dua? Berikut Sejarah di Balik Perpecahannya

Kenapa Korea Terbagi Dua? Berikut Sejarah di Balik Perpecahannya

buku
8 Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah di Seoul yang Wajib Dikunjungi

8 Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah di Seoul yang Wajib Dikunjungi

buku
Gerakan Bawah Tanah Korea: Organisasi Rahasia di Masa Penjajahan Jepang

Gerakan Bawah Tanah Korea: Organisasi Rahasia di Masa Penjajahan Jepang

buku
Kapan Tanam Paksa Dimulai? Ini Sejarah, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

Kapan Tanam Paksa Dimulai? Ini Sejarah, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Apa Itu Tanam Paksa? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

Apa Itu Tanam Paksa? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

buku
Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

buku
8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

buku
Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

buku
4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

buku
8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

buku
7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

buku
Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

buku
Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau