Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Seluk Beluk Jurusan Hubungan Internasional Sebelum Kamu Memutuskan Kuliah di Jurusan Ini

Kompas.com, 28 April 2022, 09:00 WIB
Seluk beluk jurusan hubungan internasional Sumber Gambar: Canva Seluk beluk jurusan hubungan internasional
Rujukan artikel ini:
Teori Hubungan Internasional
Pengarang: Mohamad Rosyidin
Penulis Renny Novita
|
Editor Ratih Widiastuty

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia bukan hanya satu-satunya tokoh Indonesia yang mempunyai latar belakang pendidikan jurusan hubungan internasional.

Ada Bima Arya, Chantal Della Concetta, Dewi “Dee” Lestari, dan masih banyak lainnya.

Tujuan dari kuliah jurusan hubungan internasional adalah untuk dapat melihat secara komprehensif struktur kompleks dan tren perkembangan di tingkat Internasional.

Aspek yang berperan di sini tidak hanya perihal politik, melainkan juga ekonomi, hukum, dan sosial.

Karakteristik Orang yang Ingin Memilih Jurusan Hubungan Internasional

Ketika kita memilih jurusan kuliah, ada baiknya jika kita juga mempertimbangkan apa yang nanti akan kita lakukan setelah lulus, dan juga apakah jurusan ini sesuai dengan karakter yang kita miliki.

Orang yang memilih jurusan Hubungan Internasional harus mempunyai ketertarikan dengan semua bidang, karena pemikirannya ini akan melahirkan tindakan dengan sudut pandang internasional dan lintas batas.

Oleh karena itu jurusan Hubungan Internasional mempunyai mata kuliah dari berbagai bidang interdisipliner, seperti hukum internasional, politik internasional, ekonomi internasional, serta sejarah bangsa serta modern, dan lainnya.

Dari sini, mereka akan belajar tentang berbagai sistem politik dan kebijakan yang ada di dunia, memahami bagaimana kondisi sekarang ini dan bagaimana mereka nantinya terhubung dengan berbagai masalah internasional, seperti hak asasi manusia, perubahan iklim, kemiskinan global, dan lain-lain.

Kemampuan lain yang harus kamu kuasai adalah bahasa Inggris, yang juga akan menjadi mata kuliah, karena bahasa Inggris yang fasih tentu saja penting untuk pekerjaan selanjutnya.

Prospek Kerja dari Lulusan Jurusan Hubungan Internasional

Lulusan dari universitas yang ada di Indonesia akan memperoleh gelar S.IP atau Sarjana Ilmu Politik.

Ilmu pengetahuan yang diberikan selama kuliah adalah alat untuk memulai karir.

Umumnya lulusan gelar ini memilih jenjang karir sebagai politikus, diplomat, jurnalis, analis politik, dan juga aktivis.

Namun, sebenarnya hubungan internasional mempunyai cakupan bidang pekerjaan yang luas dan tidak dimaksudkan untuk deskripsi dan jenis pekerjaan tertentu.

Semua perusahaan dan institusi yang beroperasi lintas batas atau dalam skala lebih besar dari nasional adalah calon pemberi kerja bagi lulusan, baik di industri, bisnis, otoritas atau organisasi internasional.

Lulusan jurusan Hubungan Internasional juga banyak yang bekerja di media dan di organisasi nirlaba, seperti partai politik atau dalam administrasi publik.

Salah satu karakteristik dari lulusan jurusan hubungan internasional adalah mampu menganalisis dengan mengambil sudut pandang dari berbagai aspek terhubung, serta apa pengaruh hubungan ini pada tingkat regional dan global.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Misalnya, seseorang yang bekerja di UNICEF dan ditempatkan di suatu negara, tidak hanya memberikan bantuan kemanusiaan selama operasi bantuan di daerah krisis, tetapi juga harus dapat merencanakan program lainnya dengan memperhatikan berbagai situasi termasuk situasi ekonomi di daerah krisis.

Oleh karena itu, sangat penting bagi mahasiswa untuk mengenal industri yang diinginkan sejak dini, misalnya melalui magang, sehingga ketika lulus akan mempunyai gambaran tentang bidang pekerjaan yang akan digeluti.

Memilih jurusan kuliah adalah seperti memilih garis hidup yang akan kamu tempuh ke depannya.

Salah satu cara untuk mengurangi keraguan dalam memilih jurusan ini adalah membaca buku yang terkait dengan hubungan internasional.

Salah satu buku yang bisa kami rekomendasikan adalah buku ajar Teori Hubungan Internasional (Dari Perspektif Klasik sampai Non-Barat) karya Mohamad Rosyidin, dosen pengajar di Universitas Diponegoro.

Seperti judulnya, Teori Hubungan Internasional, buku ini berisikan teori-teori yang harus diketahui oleh seorang mahasiswa jurusan ini.

Teori adalah sebagai landasan berpikir sehingga mempelajarinya menjadi sangat penting, karena bermanfaat untuk menganalisis fenomena-fenomena internasional sekaligus membentuk pola pikir yang peka terhadap perkembangan-perkembangan dalam politik global.

Buku ini adalah buku yang cocok untuk kamu yang ingin mengetahui apakah ini jurusan yang kamu cari dan kamu inginkan.

Buku Teori Hubungan Internasional (Dari Perspektif Klasik sampai Non-Barat) berbeda dengan buku lainnya, karena di dalam buku ini berusaha menguraikan setiap teori dengan struktur baku yang konsisten dari awal sampai akhir, yakni membahas mulai dari akar pemikiran, asumsi dasar, cabang pemikiran, hingga studi kasus.

Dengan struktur penulisan seperti ini, memungkinkan mahasiswa mampu memahami setiap teori dengan lebih baik dan dapat menjadi landasan mata kuliah lainnya, serta contoh kasus di kehidupan nyata.

Buku yang dirancang untuk mahasiswa tingkat sarjana (S1) ini tidak membuat bingung, karena lebih berfokus pada asumsi-asumsi dasar dan perbedaan antara satu aliran dengan aliran lain.

Dua materi pembahasan yang menjadi tambahan tentang teori Non-Barat dan menjembatani antara teori dan praktik, diharapkan dapat memfasilitasi mahasiswa untuk mengetahui lebih dalam tentang topik ini.

Hal yang menjadi keuntungan lain dalam mengambil jurusan hubungan internasional adalah mahasiswa akan terbiasa untuk menganalisa dan mengidentifikasi hubungan sebab-akibat, sehingga akan terbentuk kemampuan berpikir kritis.

Buku Teori Hubungan Internasional (Dari Perspektif Klasik sampai Non-Barat) dapat kamu temukan di Gramedia.com atau toko buku Gramedia di kotamu.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Menjawab Dilema Pekerja Hari Ini lewat Buku Mengapa Negara Gagal

Menjawab Dilema Pekerja Hari Ini lewat Buku Mengapa Negara Gagal

buku
Belajar Seni Berelasi melalui Karakter Himmel dan Buku Winning with People 

Belajar Seni Berelasi melalui Karakter Himmel dan Buku Winning with People 

buku
Penulis Certified Hunger Manifesto Menyumbangkan Model Baru Pengembangan SDM di Acara Future of Work Summit 2026

Penulis Certified Hunger Manifesto Menyumbangkan Model Baru Pengembangan SDM di Acara Future of Work Summit 2026

buku
Cuma Pakai 1 Prompt, Bisa Bikin 7 Caption Instagram Sekaligus!

Cuma Pakai 1 Prompt, Bisa Bikin 7 Caption Instagram Sekaligus!

buku
Bingung Pakai AI untuk Bisnis? Ini Panduannya Biar Nggak Salah Pilih

Bingung Pakai AI untuk Bisnis? Ini Panduannya Biar Nggak Salah Pilih

buku
Amalan Bulan Maulid Nabi: Panduan Ibadah untuk Meraih Keberkahan

Amalan Bulan Maulid Nabi: Panduan Ibadah untuk Meraih Keberkahan

buku
Bolehkah Puasa saat Maulid Nabi? Simak Hukum Fikih dan Dalilnya

Bolehkah Puasa saat Maulid Nabi? Simak Hukum Fikih dan Dalilnya

buku
Hikmah Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW: Meneladani Akhlak Mulia dalam Kehidupan

Hikmah Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW: Meneladani Akhlak Mulia dalam Kehidupan

buku
Kisah Maulid Nabi Muhammad: Sejarah Kelahiran dan Tanda-Tanda Kenabian

Kisah Maulid Nabi Muhammad: Sejarah Kelahiran dan Tanda-Tanda Kenabian

buku
Book Haul vs Bookshelf Tour: Kenali Perbedaannya Sebelum Bikin Konten

Book Haul vs Bookshelf Tour: Kenali Perbedaannya Sebelum Bikin Konten

buku
Syarat SDUWHV Terbaru: Checklist Dokumen, Bukti Dana, dan Panduan Daftar

Syarat SDUWHV Terbaru: Checklist Dokumen, Bukti Dana, dan Panduan Daftar

buku
Sejarah Kerajaan Maroko: Perjalanan Dinasti yang Membentuk Negara Modern

Sejarah Kerajaan Maroko: Perjalanan Dinasti yang Membentuk Negara Modern

buku
Fakta Unik Maroko: Tradisi, Kuliner, hingga Ikon Wisata yang Ikonik

Fakta Unik Maroko: Tradisi, Kuliner, hingga Ikon Wisata yang Ikonik

buku
Rajin Networking tapi Sepi Peluang? Ini Penyebabnya

Rajin Networking tapi Sepi Peluang? Ini Penyebabnya

buku
Bahasa Maroko: Bahasa Resmi, Dialek, dan Cara Masyarakat Berkomunikasi

Bahasa Maroko: Bahasa Resmi, Dialek, dan Cara Masyarakat Berkomunikasi

buku
Ide Konten Bookstagram Biar Feed Makin Estetik dan Informatif

Ide Konten Bookstagram Biar Feed Makin Estetik dan Informatif

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau