Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengendalikan Pikiran untuk Menciptakan Hidup yang Lebih Bebas dan Tenteram Melalui Buku Filosofi Teras

Kompas.com, 17 Januari 2022, 20:19 WIB
Sumber Foto: Gramedia.com
Rujukan artikel ini:
Filosofi Teras Edisi Baru-Filsafat Yunani-Romawi…
Pengarang: Henry Manampiring
|
Editor Novia Putri Anindhita

Di era digital seperti saat ini, semua orang seakan berlomba-lomba untuk menunjukkan sisi terbaik dalam hidupnya melalui media sosial.

Tidak jarang hal ini menimbulkan perasaan negatif bagi sebagian besar orang, seperti merasa insecure karena membandingkan pencapaian diri dengan orang lain yang dirasa lebih hebat, menjadi pesimis, dan jadi kurang mensyukuri serta menghargai diri sendiri karena merasa tidak bisa melakukan sesuatu sebaik orang lain.

Jika terus membiarkan pikiran negatif ini menguasai isi kepala, kamu hanya akan semakin menyakiti diri kamu sendiri dan hidup dalam kesengsaraan yang tidak perlu.

Permasalahan ini yang juga dialami oleh Henry Manampiring, bahkan ia didiagnosa mengidap Major Depressive Disorder atau depresi oleh psikiater.

Henry sering kali terganggu dengan pikiran-pikiran mendung di dalam kepalanya yang tidak selalu bisa dijelaskan pemicunya dan kerap membuatnya merasa sedih serta dipenuhi perasaan negatif.

Meskipun telah mencoba berbagai cara untuk mengubah cara berpikirnya, namun tidak ada yang benar-benar berhasil sampai Henry menemukan buku How to be a Stoic karya Massiomo Pigliucci.

Henry merasakan efek perbaikan sikap dan mental yang sangat signifikan setelah mempelajari Stoisisme ini dan mempraktikkannya dalam hidup.

Ia merasa menjadi lebih tenang, damai, dan tidak lagi mudah merasa stres dan marah-marah.

Karena besarnya perubahan hidup yang dirasakan berkat filosofi Stoisisme ini, Henry Manampiring berharap bisa membagikan pengalamannya dan secuil pengantar mengenai filsafat Yunani-Romawi Kuno ini melalui buku Filosofi Teras untuk membantu para pembaca yang mungkin sedang dilanda perasaan khawatir, sering merasa resah dan kecewa dalam kehidupan sehari-hari seperti yang juga ia alami dahulu.

Ulasan atau Review Buku Filosofi Teras

Siapa yang menyangka bahwa filosofi Yunani-Romawi Kuno yang sudah ada sejak 2000 tahun lalu dan digunakan oleh Marcus Aurelius masih relevan serta bisa diterapkan hingga saat ini?

Beliau adalah seorang filsuf yang juga merupakan kaisar dan pemimpin perang, untuk membangun jiwa yang kokoh.

Meskipun buku ini hanya dimaksudkan sebagai pengantar dalam mempelajari filosofi Stoisisme, namun penulis telah berhasil merangkum dan membagikan secuil dari ilmu filsafat ini dengan sangat baik melalui contoh penerapan-penerapannya yang dekat dengan kehidupan generasi saat ini.

Tidak hanya sekadar menyuruh seseorang untuk berpikir positif seperti yang biasa ditemui dalam buku motivasi kekinian, namun filosofi Stoisisme memberikan sudut pandang baru dan segar yang dengan sendirinya akan mengikis pikiran-pikiran negatif yang selama ini menghantui kepala.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Dilengkapi ilustrasi menarik menggambarkan topik yang sedang dipaparkan dalam setiap babnya, penulisan dan penuturan yang ringan dengan diselingi gurauan ala Henry Manampiring, Filosofi Teras menjadi buku pengantar filsafat yang menarik dan menyenangkan untuk dibaca.

Tujuan Utama Filosofi Teras

Tujuan yang ingin dicapai dalam mempelajari Stoisisme dan yang akan kamu dapatkan setelah membaca buku ini adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki kehidupan yang bebas dari emosi negatif, seperti sedih, marah, cemburu, baper, dan lain-lain, serta mendapatkan hidup yang tenteram
  2. Mengasah kebajikan, meliputi kebijaksanaan (kemampuan untuk mengambil keputusan terbaik), keadilan (memperlakukan orang lain dengan adil dan jujur), keberanian (untuk melakukan perbuatan yang benar), dan menahan diri (disiplin, kesederhanaan, dan kontrol diri atas nafsu serta emosi)

Kebahagiaan tidak termasuk ke dalam salah satu tujuan utama yang dicari dalam filosofi ini.

Namun, dapat dipastikan dengan memiliki hidup yang tenteram dan terbebas dari emosi-emosi negatif, serta memiliki keempat kebajikan utama sesuai yang disebutkan di atas, kamu juga akan mendapatkan kebahagiaan sebagai hasil dari penerapan Stoisisme ini.

Dikotomi Kendali

Dikotomi kendali merupakan prinsip dalam Stoisisme yang menyatakan bahwa ada hal-hal di dalam hidup yang bisa kamu kendalikan dan ada yang tidak.

Hal-hal yang tidak berada di bawah kendali seseorang, yaitu meliputi:

  • Tindakan dan opini orang lain
  • Reputasi atau popularitas seseorang
  • Kondisi saat lahir
  • Peristiwa alam seperti cuaca, gempa bumi, dan lain-lain
  • Serta banyak hal lain seperti harga saham, nilai tukar mata uang, dan masih banyak lagi

Sedangkan hal-hal yang bisa kamu kendalikan meliputi:

  • Pertimbangan, opini, atau persepsi diri sendiri
  • Keinginan dan tujuan kamu
  • Segala sesuatu yang merupakan pikiran atau tindakan diri sendiri

Kemampuan untuk mengelompokkan hal-hal apa saja yang berada di luar dan di dalam kendali ini akan memberikan efek signifikan dalam cara berpikir kamu yang juga akan berdampak terhadap perasaan dan emosi yang kamu rasakan.

Sebagai contoh, jika kamu menyadari bahwa tindakan dan opini orang lain terhadap diri kamu merupakan suatu hal yang berada di luar kendali, maka kamu tidak akan lagi mencemaskan atau merasa khawatir akan hal tersebut, sebab kamu telah memahami bahwa terus terobsesi pada hal-hal yang berada di luar kendali hanyalah sebuah kesia-siaan.

Kamu juga jadi lebih fokus untuk mengontrol hal-hal yang bisa kamu kendalikan saja, seperti pikiran, opini dan persepsi diri sendiri serta mengubahnya ke arah yang lebih positif.

Dengan menerapkan dikotomi kendali dalam kehidupan sehari-hari, kamu akan membebaskan diri dari belenggu emosi dan pikiran negatif yang kebanyakan berasal dari hal-hal yang tidak bisa kamu kendalikan dalam hidup.

Kamu bisa mendapatkan buku Filosofi Teras ini dengan mudah melalui online di Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, borong semua buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

buku
Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

buku
7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

buku
Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

buku
Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

buku
Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

buku
7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

buku
Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau