Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Obat Bius Ampuh: Antara Penyalahgunaan dan Pengobatan Medis

Kompas.com, 6 Februari 2025, 18:00 WIB
Obat Bius Ampuh Sumber Gambar: Freepik.com   Obat Bius Ampuh
Rujukan artikel ini:
Pengobatan Tradisional Antara Mitos dan…
Pengarang: dr. Nies Endang Mangunkusumo…
|
Editor Ratih Widiastuty

Obat bius adalah istilah yang sering kali dikaitkan dengan berbagai jenis zat yang digunakan untuk memberikan efek penghilangan rasa sakit, atau bahkan membuat seseorang tidak sadar.

Meskipun sering dipakai dalam konteks medis, istilah ini lebih dikenal dengan konotasi negatif ketika digunakan secara ilegal.

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian, jenis-jenis, penggunaan medis, serta dampak penyalahgunaannya.

Apa Itu Obat Bius?

Obat bius merujuk pada berbagai jenis zat yang memiliki kemampuan untuk menurunkan atau menghilangkan sensasi nyeri, atau dalam beberapa kasus, membuat seseorang tidak sadar selama prosedur medis.

Obat ini dapat berupa gas, cairan, atau padatan yang memiliki efek menenangkan pada sistem saraf pusat sehingga digunakan dalam berbagai prosedur bedah atau untuk meredakan rasa sakit yang luar biasa.

Jenis-Jenis Obat Bius

Obat bius umumnya dibedakan berdasarkan cara kerjanya.

Berikut beberapa jenis yang paling umum digunakan dalam dunia medis:

1. Anestesi Umum

Anestesi umum atau biasa disebut dengan bius total digunakan dalam prosedur bedah besar yang memerlukan pasien untuk tidur total.

Jenis obat ini bekerja dengan menonaktifkan kesadaran pasien sepenuhnya.

Obat ini sering kali diberikan melalui dua cara yaitu melalui inhalasi gas (dihirup) dan disuntikkan ke dalam pembuluh darah.

Pasien yang mendapatkan bius total tidak akan merasakan rasa sakit selama prosedur medis.

2. Anestesi Lokal

Berbeda dengan anestesi umum, anestesi lokal digunakan untuk menghilangkan rasa sakit hanya pada area tubuh tertentu, tanpa mempengaruhi kesadaran pasien.

Obat ini sering kali digunakan pada prosedur kecil, seperti penjahitan luka atau pencabutan gigi.

Lidokain adalah salah satu contoh anestesi lokal yang banyak digunakan.

3. Anestesi Regional

Jenis anestesi ini mempengaruhi area tubuh yang lebih luas, seperti pada bagian bawah tubuh, tanpa memengaruhi kesadaran pasien.

Epidural dan blok saraf adalah jenis anestesi regional yang umum digunakan pada prosedur kelahiran atau operasi di bawah pinggang.

4. Sedatif dan Analgesik

Sedatif seperti diazepam atau midazolam dapat diberikan untuk menenangkan pasien, sementara analgesik seperti morfin digunakan untuk mengurangi rasa sakit yang berat.

Obat-obat ini sering digunakan dalam kombinasi dengan anestesi untuk memberikan kenyamanan lebih pada pasien.

Penggunaan Obat Bius

Obat bius sangat penting dalam dunia medis karena memungkinkan dokter dan tenaga medis untuk melakukan prosedur yang bisa sangat menyakitkan jika dilakukan tanpa penghilang rasa sakit.

Penggunaan anestesi umum, lokal, dan regional memungkinkan pasien untuk menjalani operasi dengan risiko minim terhadap rasa sakit dan trauma mental.

Selain itu, obat bius juga digunakan untuk membantu pasien yang menderita rasa sakit kronis, misalnya akibat kanker atau cedera serius.

Namun, di balik keampuhannya dalam dunia medis, terdapat sisi gelap dari obat bius jika digunakan secara ilegal.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Zat seperti nitrous oxide (gas tertawa), morfin, dan kodein yang seharusnya hanya digunakan di bawah pengawasan medis, sering kali dipakai di luar kontrol yang tepat.

Penggunaan obat bius secara ilegal bisa menyebabkan efek samping yang sangat serius, seperti gangguan pernapasan, kerusakan organ, bahkan kematian.

Selain itu, penyalahgunaan obat bius juga membawa dampak sosial yang besar.

Pengguna obat-obat ini sering terjerat dalam masalah hukum dan sosial, termasuk kecanduan yang bisa merusak kehidupan pribadi, keluarga, dan karir mereka.

Oleh karena itu, dalam dunia medis, pengawasan ketat terhadap dosis dan penggunaan obat bius sangat penting untuk mencegah efek samping berbahaya atau potensi kecanduan.

Dampak Penyalahgunaan Obat Bius

Penyalahgunaan obat bius dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang serius.

Beberapa dampak yang dapat ditimbulkan antara lain:

1. Gangguan Pernapasan

Beberapa jenis obat bius, seperti morfin dan heroin dapat menekan sistem pernapasan yang bisa mengarah pada sesak napas atau bahkan berhenti bernapas.

Kecanduan

Obat-obat bius yang mengandung opioid, seperti morfin dan fentanyl memiliki potensi tinggi untuk menyebabkan kecanduan.

Pengguna yang tergantung pada obat ini sering kali membutuhkan dosis yang semakin tinggi untuk merasakan efek yang sama.

2. Kerusakan Organ

Penyalahgunaan jangka panjang dapat merusak hati, ginjal, dan sistem saraf pusat.

Hal ini mengancam kesehatan tubuh secara keseluruhan.

3. Kematian

Kelebihan dosis obat bius ampuh adalah salah satu penyebab utama kematian akibat overdosis.

Kematian ini sering kali terjadi tanpa peringatan, terutama jika pengguna tidak memiliki pengetahuan mengenai risiko penggunaan obat yang berlebihan.

Obat bius memiliki peran yang sangat penting dalam dunia medis, terutama dalam prosedur bedah dan pengelolaan rasa sakit.

Namun, penyalahgunaannya dapat berisiko tinggi bagi kesehatan fisik dan mental.

Oleh karena itu, pengawasan yang ketat dan pemahaman akan bahaya penyalahgunaan sangat penting untuk menjaga agar obat-obat ini tetap digunakan untuk tujuan medis yang sah.

Selain pengobatan medis, tidak sedikit orang yang memilih pengobatan non-medis atau tradisional sebagai alternatif untuk menghindari konsumsi obat-obatan.

Namun, apakah pengobatan tradisional masih relevan hingga saat ini? Untuk mengetahui jawabannya, buku Pengobatan Tradisional: Antara Mitos dan Fakta karya dr. Nies Endang Mangunkusumo dan DR. dr. Indra Zachreini bisa menjadi bacaan yang tepat.

Buku ini memberikan pemahaman kepada masyarakat seputar pengobatan tradisional yang sudah dijalankan secara turun-temurun, serta melihat dari sisi khasiat dan penyembuhannya, apakah memang terbukti secara medis atau hanya sesuatu yang kebetulan atau mitos yang sering kali dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat mistis atau belum teruji secara ilmiah.

Menarik bukan? Yuk, segera dapatkan buku Pengobatan Tradisional: Antara Mitos dan Fakta di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau