Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal 10 Manfaat Kayu Secang yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Kompas.com, 19 Juni 2023, 10:00 WIB
Manfaat Kayu Secang  Sumber: Kompas.com Manfaat Kayu Secang 
Rujukan artikel ini:
Minuman Tradisional Penguat Kekebalan Tubuh
Pengarang: Endang S. Sunaryo
|
Editor Puteri

Secang merupakan jenis tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Caesalpinia sappan, dan merupakan jenis tumbuhan untuk pengobatan.

Banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh yang ada pada sebatang kayu secang.

Biasanya, masyarakat tradisional akan meraciknya terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya untuk obat kesehatan.

Lantas, apa saja manfaat yang ada di batang kayu secang? Simak terus penjelasan berikut ini.

Manfaat Kayu Secang

1. Mengobati Penyakit Diabetes

Manfaat yang ada pada kayu secang pertama adalah untuk mencegah dan mengobati penyakit diabetes.

Ekstrak dari kayu secang dinilai bagus untuk meningkatkan metabolisme glukosa sehingga dapat mengurangi bertumpuknya gula dalam darah.

Dengan rutin mengonsumsi larutan kayu secang, maka kamu akan terbebas dari penyakit diabetes.

2. Mencegah Jerawat dan Bisul

Manfaat lain yang ada pada olahan kayu secang adalah dapat mencegah datangnya bisul dan jerawat.

Cara mengolahnya yaitu dengan merebus kayu secang hingga warna air terlihat kemerahan, kemudian bisa langsung dikonsumsi.

Khasiat yang akan kamu dapat jika rutin meminumnya adalah dapat membantu membersihkan darah dan mengobati penyakit kulit karena pada kayu secang banyak mengandung bromelain yang mampu melawan bakteri pada kulit.

3. Mencegah Radikal Bebas

Manfaat selanjutnya adalah dapat mencegah radikal bebas pada tubuh.

Radikal bebas merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan bisa menjadi awal dari segala bentuk penyakit pada sel lainnya.

Cara mengolahnya pun sama seperti mencegah jerawat dan bisul, hanya dengan merebus kayu secang kemudian konsumsi dengan rutin, maka khasiatnya akan kamu rasakan setelahnya.

4. Mengobati Infeksi pada Kulit

Kayu secang dapat mengobati dan mencegah infeksi pada kulit karena memiliki kandungan antimikroba dan metanol.

Kandungan antimikroba dan metanol dinilai mampu melawan timbulnya bakteri yang bersarang di kulit dan bisa menyembuhkan infeksi pada kulit itu sendiri.

Dengan rutin mengonsumsi olahan kayu secang, maka kulit akan sehat dan terbebas dari segala macam infeksi yang ada pada kulit.

5. Mencegah Pertumbuhan Sel Tumor

Kayu secang juga dinilai mampu untuk menghambat pertumbuhan sel tumor pada manusia.

Para ahli pengobatan tradisional menjamin 50% bahwa kayu secang terbukti mampu untuk menghambat pertumbuhan tumor dan kanker.

Cara mengolahnya adalah dengan direbus dan dicampur dengan cairan etanol, kemudian dikonsumsi secara rutin pagi dan sore hari.

6. Menurunkan Berat Badan

Kayu secang bisa menjadi alternatif lain bagi kamu yang sedang menjalani program diet.

Kayu secang mengandung glukosa yang mampu mengontrol gula dan dapat membantu menurunkan berat badan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

7. Mencegah Penuaan Dini

Kayu secang memiliki kandungan polifenol yang dinilai ampuh untuk merawat kulit dari kerutan-kerutan akibat terlalu lama terpapar sinar matahari secara langsung.

Bahkan bukan hanya dapat mencegah penuaan diri saja, tetapi juga dapat mencerahkan dan membersihkan wajah, lho.

Rutin mengonsumsi ekstrak kayu secang termasuk cara merawat kulitmu dari dalam.

8. Obat Alternatif untuk Alergi

Alergi memang akan sangat mengganggu jika timbul di waktu-waktu yang tidak kita inginkan.

Kandungan yang terdapat pada kayu secang mampu menjadi obat alternatif untuk mengobati alergi.

Cara mengolahnya pun relatif sama dengan lainnya yaitu hanya dengan merebusnya, kemudian langsung bisa dikonsumsi.

9. Mencegah Diare

Ekstrak kayu secang ternyata dinilai mampu untuk mencegah datangnya diare.

Biasanya diare datang dari bakteri yang ada pada makanan yang biasa kamu konsumsi setiap harinya.

Saat bakteri itu sudah menumpuk di saluran pencernaan, maka diare sudah tidak bisa dihindari lagi.

Tapi kamu tidak perlu khawatir karena dengan rutin mengonsumsi ekstrak kayu secang, maka kamu akan terhindar dari penyakit diare.

10. Menjaga Kesehatan pada Hati

Pada zaman dahulu orang Indonesia sering sekali membuat ramuan-ramuan untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ada.

Salah satunya adalah ekstrak kayu secang yang mampu menjaga kesehatan pada organ hati manusia.

Kayu secang mampu menghambat racun karbon tetraklorida yang bisa merusak hati secara perlahan.

Rutinlah mengonsumsi ekstrak kayu secang agar tubuh terjaga dari segala macam penyakit yang ada.

Nah, itulah 10 manfaat ekstrak kayu secang yang harus kamu ketahui.

Menjaga kesehatan tubuh merupakan kewajiban yang harus ditanggung diri sendiri.

Jangan menunggu terserang penyakit terlebih dahulu, baru kamu bergerak untuk mengobatinya.

Sejatinya kamu bisa mencegah tanpa perlu mengobati penyakit, salah satunya yaitu dengan mengonsumsi minuman tradisional atau wedang dari rempah-rempah.

Seperti yang tertulis dalam buku Minuman Tradisional Penguat Kekebalan Tubuh, bahwa minuman tradisional atau wedang memiliki kandungan rempah-rempah herbal yang mengandung biolavonoid yaitu zat yang berperan dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Minuman wedang rempah ini dipercaya dapat menyehatkan dan secara ilmiah zat aktif yang ada dalam rempah dapat berperan penting untuk antiseptik, antistres, anti peradangan, serta manfaat lain yang baik untuk tubuh.

Berisi enam bab pembahasan, buku ini juga disertai aneka resep wedang lengkap dengan 14 formula khusus yang berkhasiat.

Ingin membaca keseluruhan isi bukunya? Kamu bisa segera membeli buku Minuman Tradisional Penguat Kekebalan Tubuh secara online melalui Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau