Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Cara Mengajari Anak Coding dengan Mudah untuk Mengasah Otak Sejak Dini

Kompas.com - 26/04/2022, 13:00 WIB
Cara Mengajari Anak Coding dengan Mudah Sumber Gambar: Freepik.com Cara Mengajari Anak Coding dengan Mudah
Rujukan artikel ini:
Why? Science - Software &…
Pengarang: Yearim dang
|
Editor Almira Rahma Natasya

Di era digital seperti saat ini di mana kemajuan teknologi berkembang dengan sangat pesat, koding merupakan salah satu hal yang menjanjikan untuk dikuasai sejak dini karena bisa memberikan banyak manfaat.

Coding atau bahasa program secara sederhana bisa diartikan sebagai cara untuk berkomunikasi dengan komputer melalui kode pemrograman yang diolah untuk membuat serangkaian instruksi.

Dengan menguasai coding kamu bisa membuat situs web, aplikasi, game, animasi, menggerakkan robot, menganalisis data, membangun bisnis online, dan lain-lain.

Dalam proses belajar coding pun terdapat berbagai dampak positif yang bisa dirasakan oleh anak, seperti melatih kemampuan dalam memecahkan masalah, mengasah kreativitas dan logika, serta melatih kegigihan dan juga kesabaran.

Selain itu, perkembangan otak anak di usia emas yang lebih cepat menyerap berbagai informas, memungkinkannya untuk bisa menguasai coding dengan lebih mudah bila dilatih sejak dini.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebagai orang tua untuk mengajarkan coding kepada anak dengan mudah di rumah.

Cara Mengajari Anak Coding dengan Mudah

1. Melalui Mainan

Mainan merupakan salah satu media yang bisa digunakan untuk mengenalkan coding kepada anak dengan cara yang menyenangkan.

Mainan-mainan teknis ini akan menguji kreativitas anak dan mendorongnya untuk berpikir logis menemukan bagaimana cara mainan tersebut bisa bekerja.

Salah satu contoh mainan yang bisa kamu berikan untuk anak adalah Cubetto, robot dari kayu yang dikendalikan dengan meletakkan kepingan-kepingan kecil pada sebuah papan untuk bisa memberikan perintah kepada robot tersebut.

Beragam bentuk dan warna dari kepingan ini akan memberikan reaksi yang berbeda pada robot untuk bergerak sesuai dengan kepingan yang diletakkan di papan.

Konsep Cubetto yang sederhana ini memungkinkan anak untuk melatih kemampuan berpikir kritisnya dalam menggerakkan robot sesuai dengan kepingan yang mereka gunakan.

Mainan-mainan teknis lain yang juga bisa mengajarkan konsep coding kepada anak, yaitu littleBits, Lego Mindstorms EV3, Project Bloks, Osmo Coding, Learning Resource Code & Go Robot, dan lain-lain.

2. Bermain Melalui Aplikasi

Setelah bermain dengan mainan teknis, kamu bisa meningkatkan pembelajaran coding anak melalui aplikasi untuk mengenalkan konsep pemrograman dasar dengan cara yang interaktif.

Saat ini terdapat berbagai aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mengajarkan coding kepada anak, mulai dari yang gratis hingga berbayar.

Aplikasi-aplikasi belajar coding yang bisa kamu manfaatkan, di antaranya yaitu Code.org, Code Monster, Khan Academy, Tynker, Kodable, Daisy the Dinosaur, dan Scratch.

Semua aplikasi ini secara umum akan memberikan tutorial visual interaktif yang berfokus pada perubahan yang terjadi pada gambar ketika kodenya diubah.

Beberapa aplikasi mengharuskan anak untuk menjadi kreatif dengan mengetikkan script atau kode secara manual, sedangkan aplikasi lainnya memberi kemudahan dengan fitur drag and drop untuk meletakkan blok-blok kode yang telah disediakan.

Berbagai aplikasi coding ini menyediakan media yang komprehensif dan cocok bagi anak-anak untuk bisa bermain sambil mempelajari bagaimana cara kerja kode dalam pemrograman komputer.

3. Mengikuti Pelatihan

Jika anak kamu memiliki ketertarikan atau potensi dalam coding setelah mencoba berbagai permainan di atas, kamu bisa mempertimbangkan untuk mendaftarkannya mengikuti pelatihan agar anak kamu bisa semakin mahir teknologi.

Dengan mengikuti pelatihan, anak kamu berkesempatan untuk bisa belajar coding dari pengajar-pengajar ahli yang telah menguasai bidang tersebut dan memiliki tahapan-tahapan terstruktur untuk mengajarkannya secara efektif kepada anak.

Salah satu pelatihan koding yang bisa anak kamu ikuti adalah Kodingbean, sebuah akademi koding yang didirikan oleh Silvanie Paulla dan Yudi Yusmawan dengan tujuan untuk mempersiapkan anak Indonesia menjadi generasi high tech di masa depan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Dengan kurikulum teknologi holistik yang disajikan, anak-anak akan mendapatkan pembelajaran eksklusif mencakup dasar-dasar pengkodean, eksplorasi ilmiah, kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, hingga rancangan berpikir.

Melalui berbagai program pembelajaran yang unik, Kodingbean akan membantu anak untuk bisa menggali potensi terbaiknya dengan meningkatkan berbagai keterampilan, seperti pemecahan masalah yang kompleks, kecerdasan emosional, berpikir kritis, kreatif, fleksibilitas, serta kognitif.

Dibimbing langsung oleh pengajar-pengajar berkualitas melalui sesi kelas reguler yang dilakukan secara daring dan private 1 : 1, konsep materi pembelajaran koding yang disampaikan bisa diterima serta dipahami oleh anak dengan lebih optimal.

Tidak hanya memahami teori mengenai koding saja, namun Kodingbean juga akan mendorong anak untuk bisa mengembangkan aplikasi seluler secara nyata, melakukan simulasi ilmiah, serta perangkat keras layaknya ahli teknologi.

Cara Mengajari Anak Coding (Kodingbean) Cara Mengajari Anak Coding (Kodingbean)

Coding bisa menjadi bekal untuk masa depan anak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan mengembangkan soft skill.

Selama anak sudah terbiasa menggunakan gawai dan sudah bisa membaca, yuk ajak si kecil membuat game hingga aplikasinya sendiri bersama Kodingbean!

Kini pendaftaran kelas Kodingbean sudah bisa dilakukan melalui Gramedia.com. Dengan harga spesial dan tambahan diskon 30%, Anda sudah bisa mendaftarkan si kecil ke seluruh kelas di Kodingbean. Langsung klik di sini untuk daftar kelasnya sekarang!

Daftar Kodingbean Sekarang di Gramedia.com! Daftar Kodingbean Sekarang di Gramedia.com!

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kodingbean, bisa baca di sini.

Rekomendasi Buku Belajar Coding untuk Anak

Selain menggunakan cara yang telah disebutkan di atas, kamu juga bisa mengenalkan koding kepada anak melalui buku Why? Science: Software & Coding yang ditulis oleh Yearimdang.

Seri buku Why? yang populer ini akan membahas bagaimana alat-alat dalam kehidupan sehari-hari, seperti robot pembersih, dan drone atau pesawat kendali bisa bergerak berkat adanya perangkat lunak.

Buku ini akan menunjukkan sebuah dunia baru kepada anak di mana mereka bisa menumpahkan kreativitas dengan menyusun perintah dalam bentuk blok untuk bisa memindahkan gambar, mengendalikan pesawat kendali, hingga membuat sebuah lagu.

Dunia pemrograman yang menakjubkan ini akan melatih anak untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang cukup kompleks dan mengembangkan kemampuan kognitifnya.

Buku lain yang tidak kalah menarik untuk mengenalkan anak kepada dunia koding, yaitu Ayo, Cari Tahu! Coding yang ditulis oleh James Floyd Kelly.

Buku ini akan menunjukkan hal-hal dalam kehidupan sekitar yang menggunakan prinsip koding sehingga anak jadi bisa lebih mudah untuk memahaminya.

Buku ini juga dilengkapi dengan fitur "Tanya Ahli" di mana anak seolah-olah bisa bertemu langsung dan bertanya kepada seorang ahli di bidang koding.

Selain itu, terdapat halaman lipat di bagian sampul depan buku yang memuat lini masa perkembangan koding dari waktu ke waktu.

Kamu bisa mendapatkan kedua buku untuk mengenalkan koding kepada anak ini dengan mudah di Gramedia.com.

Ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, borong semua buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.