Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anak Lebih Mandiri Lewat Buku Cerita

Kompas.com, 28 Juli 2026, 08:00 WIB
Seri Aku Anak Mandiri Sumber Gambar: Dok. Bhuana Ilmu Populer  Seri Aku Anak Mandiri
Rujukan artikel ini:
Seri Aku Anak Mandiri: Bima…
Pengarang: NINDIA MAYA & WATIEK…
|
Editor Novia Putri Anindhita

Keterikatan dan ketergantungan anak pada orangtua adalah sesuatu yang wajar karena keluarga merupakan lingkungan primer mereka.

Namun, hal ini dapat menjadi isu ketika anak tidak kunjung memiliki kemandirian sesuai tahapan usianya.

Penyebab Anak Sulit Mandiri

Dirangkum dari berbagai sumber, rupanya ada beberapa penyebab anak sulit mandiri.

Orangtua bisa berada di kutub yang terlalu ekstrem.

Ada dua tipe orangtua.

Tipe orangtua yang terlalu protektif, mereka cenderung membuat anak berada di zona nyaman dalam jangka panjang, atau malah berusaha mengambil alih tanggung jawab dan kewajiban anak karena terlalu tidak sabar menunggu atau ingin cepat beres.

Tipe orangtua kedua yakni yang terlalu pushy justru bersikap terlalu perfeksionis, tidak memberi kebebasan pada anak, memarahi anak saat ia melakukan kesalahan atau melakukan sesuatu yang tidak sesuai.

Sikap ini berujung membuat anak tidak punya solusi atas permasalahan yang ia hadapi atau membuat anak tidak mampu mengambil keputusan sendiri untuk menyelesaikannya.

Anak Bisa Menemukan Solusi Sendiri lewat Contoh dalam Cerita

Mampu mengambil keputusan sendiri atau menemukan solusi atas suatu permasalahan sebetulnya adalah poin penting yang perlu disoroti dalam membangun sifat mandiri anak.

Meski kemandirian bukanlah sesuatu yang dibangun secara instan, ternyata ada banyak cara untuk menumbuhkannya, salah satunya lewat cerita-cerita bertema spesifik.

Seri Aku Anak Mandiri yang terdiri dari 4 judul sangat cocok untuk anak-anak usia 7+ yang sedang membangun kemandirian dalam berbagai aspek.

Mulai dari hal paling sederhana: membangun kebiasaan mandiri di rumah.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Bima Ternyata Bisa memperlihatkan anak yang tadinya mengandalkan orangtuanya, akhirnya belajar mandiri tanpa adegan omelan dari orangtua.

Bima menemukan contoh dari keluarga dekatnya yang jarak usianya tidak jauh.

Isu kedua yang sering dihadapi anak adalah FOMO dan peer pressure.

Apakah jika tidak memiliki barang yang sama artinya tidak kompak? Bolehkah dan bisakah kita sebetulnya menentukan pilihan sendiri sesuai keinginan kita, dan pada akhirnya tetap berteman? Semua dikupas tuntas dalam Jujur Saja, Nara!

Isu lain yang mungkin dihadapi anak adalah disiplin dan bertanggung jawab atas keputusan atau pilihan pribadi.

Lagi-lagi masih berkaitan dengan fenomena FOMO, anak sering kali hanya ikut-ikutan dan pada akhirnya menyalahkan keadaan atas pilihan yang sebenarnya tidak ia sukai, hanya demi mendapatkan kepercayaan teman-temannya.

Coba Lagi, Lina! Menceritakan perjalanan Lina dalam mengikuti les renang yang awalnya hanya ikut-ikutan teman-temannya belaka.

Terakhir, salah satu tanda kemandirian tumbuh adalah mampu menemukan solusi atas suatu masalah.

Ide Bagus, Evan! memperlihatkan bagaimana Evan mampu menyelesaikan problem kecil tanpa bantuan orang dewasa setelah berusaha dengan berbagai cara.

Seri Aku Anak Mandiri sangat redaksi rekomendasikan untuk anak-anak yang sedang membangun kemandirian dalam berbagai aspek.

Sebab, buku ini ditulis dengan bahasa dan POV yang ringan saat membahas masalah sehari-hari yang dekat dengan anak.

Tanpa terasa menggurui karena menonjolkan tokoh anak-anak yang proaktif memperhatikan solusi dari sekitar, anak akan dengan mudah menyerap pesan kemandirian yang ingin disampaikan.

Semua seri Aku Anak Mandiri tersedia di Gramedia.com dan toko buku Gramedia terdekat.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau