Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kata-Kata Sindiran Istri Kecewa dengan Sikap Suami, Nyelekit Banget!

Kompas.com, 24 Desember 2022, 18:00 WIB
Sindiran Istri Kecewa dengan Sikap Suami Sumber Gambar: Freepik.com Sindiran Istri Kecewa dengan Sikap Suami
Rujukan artikel ini:
Kamulah Wanita Tangguh Itu!
Pengarang: ARUM FAIZA, DKK
Penulis Hana Sjafei
|
Editor Ratih Widiastuty

Kata-kata sindiran istri yang kecewa dengan sikap suami terkadang diperlukan untuk menyadarkan sang suami.

Bukan cuma sekadar menjadi ajang ngambek, hal ini juga bisa dikatakan sebagai ungkapan perasaan yang sebenarnya perlu didengar.

Akan tetapi, sering kali, kata-kata sindiran istri yang kecewa dengan sikap suami selalu berisi luapan kesedihan yang menggebu-gebu dan menyakiti suami.

Hal ini sebenarnya adalah hal yang wajar mengingat tidak semua hal di dalam rumah tangga akan berjalan mulus.

Terkadang di perjalanan rumah tangga, pasangan kita memberikan bumbu-bumbu keseruan seperti sindiran kekecewaan.

Berikut ini beberapa kata-kata sindiran istri kecewa dengan sikap suami.

Kata-Kata Sindiran Istri Kecewa dengan Sikap Suami

  • Kamu bisa menutup matamu dari suatu hal yang mungkin tak bisa kamu lihat. Namun, kamu tak bisa menutup hatimu dari suatu hal yang tak ingin kau rasakan.
  • Diamnya seorang istri bukan berarti membiarkanmu berbuat semakin menyakitiku dan semaumu, sungguh aku tak mengerti dengan jalan pikiranmu wahai suamiku.
  • Setiap kali aku sedang menangis, kamu selalu membuatku seolah dia bisa mengubah dunia agar nggak menyakitiku. Namun, kini aku menangis dan kamu tak ada disampingku lagi.
  • Rasanya aku sudah lelah dengan perilakumu akhir-akhir ini. Bagaimanapun aku berusaha untuk tetap mempercayaimu, namun sayang aku tak bisa menahan rasa kecewaku padamu.
  • Ketika kamu pernah memberikan perhatian terhadap seseorang secara berlebihan, maka kamu akan mendapat sakit yang lebih sakit dari apa yang seharusnya kamu dapatkan.
  • Biarlah bila memang apa yang telah kamu lakukan itu kamu anggap baik, aku hanya bisa berusaha tak berburuk sangka padamu.
  • Aku tahu aku tak secantik dan semenarik waktu dulu, tapi rasa sayang dan cintaku padamu mengalahkan rasa lelah membesarkan buah cinta dari kamu.
  • Beberapa luka lama tak sepenuhnya sembuh. Mereka dapat berdarah lagi hanya karena ucapan yang enteng.
  • Ada dua arti ketika seseorang itu tersenyum, pertama tanda dia bahagia yang sesungguhnya. Kedua, bisa jadi dia sebenarnya kecewa dan hancur, namun senyumnya hanya sebuah pemanis saja.
  • Saat ini juga aku tak akan bertanya di mana dan bagaimana kamu daripada aku harus menerima kekecewaan karenamu.
  • Sempatkanlah dirimu sesekali menemani istri ketika ia membaca buku tentang pendidikan anak sambil mendengarkan keluhan dan kesulitan istri dalam mengurus anak.
  • Terus saja perhatianmu pada pekerjaan dan pekerjaan, maka semua yang ada padamu saat ini tak tersisa.
  • Orang sibuk pasti selalu meluangkan waktu. Tapi kalau orang yang sok sibuk, sepertinya mereka tidak akan punya waktu.
  • Jangan jadikan kesibukanmu melupakan seseorang yang membutuhkan perhatianmu.
  • Sebagai seorang istri, aku sangat iri dengan semua wanita yang bekerja sekantor denganmu. Karena setidaknya mereka bisa menghabiskan seharian bekerja bersama pria paling tampan di dunia ini.
  • Hormatilah keinginan serta temani istri dan anak-anakmu. Karena mereka adalah insan yang paling punya hak atas kebaikanmu.
  • Seandainya kamu bisa menurunkan sikap egoismu. Itu kata paling indah di dunia ini.
  • Kalau beneran sayang, buatlah dia selalu tertawa, peduli dengan perasaan dia, dan berjuang.
  • Seberapa mahal harga sebuah bantal, tidak akan menggantikan tenang dan nyaman bahu seorang suami.
  • Perhatikanlah istrimu seperti engkau memperhatikannya sewaktu berpacaran dulu.
  • Memperhatikan istri tidak hanya dengan membelikan barang-barang dan kemudian tidak melakukan apa-apa lagi. Justru perhatian adalah tindakan-tindakan kecil untuk memperlihatkan rasa cintanya pada istri yang dilakukan setiap hari.
  • Kesetiaan itu indah, maka janganlah kamu dustakan nikmat Tuhan dengan membodohkan diri menghamba kepada penipu.
  • Aku memang sering bersabar, namun alangkah baiknya jika kamu tidak menguji kesabaranku.
  • Suka dan gembira kemudian bisa menjadi duka. Begitu pula dengan kekaguman kemudian bisa menjadi kekecewaan.
  • Kamu pikir semua wanita itu tegar. Padahal menangis adalah salah satu cara untuk mengungkapkan rasa kecewa.
  • Kejujuran tidak mengorbankan apapun, namun kebohongan akan menghabiskan segalanya.
  • Beberapa orang terlalu berusaha untuk menjadi apa yang diinginkan, itu sebab mengapa terjadi kebohongan.
  • Berbohong itu hak setiap orang. Tapi, kalau sudah nggak dipercaya lagi dan mulai dijauhin, ya jangan menyesal.
  • Jika kau ingin dipercaya, maka jujurlah. Jika kau ingin jujur, maka jangan berbohong. Jika kau tak ingin berbohong, jadilah dirimu sendiri.
  • Cinta itu seutuhnya bukan sebutuhnya. Cinta itu tentang memiliki dan mempertahankan bukan memiliki dan ditinggalkan.

Demikian kata-kata sindiran kecewa yang bisa kamu ungkapkan ke pasangan terutama oleh seorang istri yang kecewa pada suami.

Selain kata-kata sindiran di atas, sebenarnya kamu juga bisa mengkomunikasikan perasaan dengan cara yang lebih baik dibanding memberikan sindiran.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Caranya adalah dengan saling memahami satu sama lain.

Pengertian adalah kunci dari segala masalah.

Kamu dan pasangan bisa lebih saling mengerti satu sama lain melalui buku Kamulah Wanita Tangguh Itu yang ditulis Arum Faiza.

Buku ini mengulas tentang berbagai peran wanita saat urus rumah tangga dan berkarier.

Buku ini menguatkan kaum hawa agar lebih kuat menghadapi tantangan.

Segera dapatkan bukunya di Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

Promo Diskon Promo Diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau