5 Tanaman yang Cepat Panen dan Pelajari Cara Menanamnya dengan Mudah Lewat Buku

Kompas.com - 02/12/2021, 11:00 WIB
Sumber Gambar : Freepik
Rujukan artikel ini:
Hidroponik Wick System: Cara Paling…
Pengarang: Tintondp
|
Editor Ratih Widiastuty

Lahan yang kecil dan terbatas di belakang rumah ternyata dapat dimanfaatkan untuk berkebun ketimbang dibiarkan terbengkalai dan tidak produktif.

Beberapa tanaman sayur bisa kita tanam di belakang rumah, karena memiliki perawatan yang mudah, murah, dan hasil panen yang tergolong cepat, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Berkebun di rumah selain bisa mempercantik lahan, tapi juga dapat menjadi terapi dan solusi untuk bersantai sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan.

Dengan menanam sayur mayur sendiri, kita pun jadi lebih tahu akan apa yang kita konsumsi, sehingga selain dapat menghemat pengeluaran, tubuh pun menjadi jauh lebih sehat.

Berikut lima jenis tanaman sayur yang bisa dipanen dengan cepat dan ditanam di belakang rumah, serta dapat menjadi kegiatan baru selama di rumah saja.

5 Tanaman Sayur yang Cepat Panen

1. Kangkung

Siapa yang tidak kenal dan tidak suka dengan sayuran yang satu ini, selain memiliki harga yang tergolong ramah di kantong, kangkung juga memiliki cita rasa yang sedap dan mudah untuk diolah menjadi berbagai macam hidangan.

Kangkung mengandung serat yang tinggi, sehingga dapat melancarkan pencernaan. Tidak hanya itu, kangkung juga bisa meredakan insomnia karena mempunyai kandungan zinc dan selenium yang bisa mengundang rasa kantuk.

Menanam kangkung di rumah pun terbilang mudah karena tanaman yang satu ini mudah tumbuh dan sudah dapat dipanen saat usianya tiga minggu.

Media tanam kangkung yang fleksibel yaitu di tanah ataupun air memungkinkan kita menggunakan sistem hidroponik untuk menanamnya, sehingga bisa menghemat tempat dan biaya.

2. Cabai

Rasanya kurang lengkap dan nikmat jika makan tidak menggunakan sambal atau rasa pedas di dalamnya, sehingga cabai menjadi bahan makanan yang wajib ada di dalam kulkas.

Zat capsaicin yang terkandung dalam cabai dipercaya dapat membakar lemak dalam tubuh dengan lebih cepat dan selama tidak dikonsumsi secara berlebihan, cabai ternyata bisa memelihara kesehatan pencernaan karena bisa menghasilkan anandamide saat dikonsumsi.

Biji cabai yang akan ditanam, sebaiknya disemai terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke media tanam hidroponik.

Cabai baru bisa dipanen setelah berusia 80 hingga 90 hari, tapi setelah itu, cabai bisa dipanen kembali setiap satu minggu sekali.

3. Sawi Hijau

Sawi hijau kerap hadir saat membuat mie instan.

Sayuran yang satu ini amat baik dikonsumsi karena mengandung banyak serat, vitamin A, dan vitamin C yang baik untuk kesehatan mata, saluran pernapasan, hingga usus.

Selain memiliki segudang manfaat, sawi hijau juga sangat mudah untuk dibudidayakan di rumah karena tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, cukup memakai pot, kita sudah bisa menanamnya.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Jika telah mencapai usia 25 hingga 30 hari, tanaman ini sudah dapat dipanen dan bisa menjadi bahan pangan yang stoknya dapat selalu tersedia di rumah.

4. Selada

Tanaman sayuran yang satu ini paling cocok untuk dijadikan lalapan saat menyantap ayam goreng yang dipadukan dengan sambal yang pedas.

Selada bisa membantu mencegah tubuh terhindar dari dehidrasi karena kandungan air dalam selada sangat tinggi, selain itu selada juga mengandung mineral, vitamin, dan serat yang baik bagi tubuh.

Hanya dengan bermodalkan pot, polybag, atau metode hidroponik, kita sudah dapat membudidayakan tanaman sayuran yang satu ini tanpa perlu lahan yang luas.

Dalam kurun waktu 2 sampai 3 bulan, selada yang kita tanam sudah dapat dipanen serta dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

5. Pakcoy

Sama seperti sawi hijau, pakcoy pun kerap dijadikan bahan pendamping saat membuat mie instan.

Pakcoy bisa juga dibuat jus dan lalapan yang akan menambah nafsu makan.

Kandungan serat, mineral, antioksidan, dan vitamin yang terdapat dalam pakcoy dapat meningkatkan kesehatan tubuh karena rendah kalori.

Pakcoy bisa ditanam dengan metode hidroponik sehingga bisa memanfaatkan sisa lahan di belakang rumah yang tidak terpakai untuk membudidayakan tanaman sayuran yang satu ini.

Pakcoy tidak memerlukan waktu yang terlalu lama untuk segera dipanen, hanya dalam 40 sampai 50 hari, sayuran ini sudah bisa dikonsumsi.

Kelima tanaman sayuran ini bisa kamu budidayakan sendiri di rumah dengan metode hidroponik, tapi jika kamu masih bingung dengan metode hidroponik, berikut ada satu rekomendasi buku yang bisa dibaca.

Hidroponik Wick System: Cara Paling Praktis Pasti Panen adalah buku pegangan yang cocok untuk pemula dalam memulai berkebun sayuran di rumah.

Metode hidroponik yang dijabarkan dalam buku ini akan membantu kamu dalam menyiasati lahan yang terbatas dan kesibukan sehari-hari, sehingga tidak menyita banyak waktu dan perhatian.

Metode wick system adalah metode hidroponik yang paling mudah untuk diterapkan bahkan bagi pemula sekalipun, sehingga tidak akan memakan banyak waktu dan tenaga.

Tidak hanya metode wick system saja yang dibahas, buku ini juga turut menjelaskan berbagai macam jenis tanaman, cara merawatnya, memanen, hingga solusi dari berbagai masalah yang mungkin akan muncul.

Buku ini bisa kamu beli dan dapatkan di Gramedia.com.


Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.