Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Jenis Plastik Kemasan Makanan Ringan yang Paling Umum Digunakan

Kompas.com, 11 Januari 2023, 10:00 WIB
 Jenis Plastik Kemasan Makanan Ringan Sumber Gambar: Freepik.com Jenis Plastik Kemasan Makanan Ringan
Rujukan artikel ini:
Renyah Serba Kriuk
Pengarang: Sufi Sy Snack
|
Editor Puteri

Jenis plastik kemasan makanan ringan harus dicari tahu jika ingin memulai bisnis snack yang tentunya memerlukan bungkus produk untuk menjaga kualitasnya tetap aman hingga ke tangan konsumen.

Selain berfungsi untuk menjaga produk makanan tetap aman dan higienis, plastik kemasan juga dibutuhkan sebagai nilai jual yang akan menarik minat konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan.

Bahan plastik memang sudah banyak digunakan dalam berbagai industri karena selain mempunyai harga yang ekonomis, bentuknya pun dapat dibuat sefleksibel mungkin sesuai dengan kebutuhan.

Kemasan makanan ringan yang terbuat dari plastik juga akan menjaga kualitas produk yang menyebabkan budget produksi dapat menjadi jauh lebih murah dengan kualitas yang terjamin.

Namun, sebelum menentukan jenis plastik yang dibutuhkan, kita juga harus mengetahui produk dan target konsumen seperti apa yang akan membelinya.

Ini untuk menyesuaikan plastik kemasan makanan ringan yang cocok sesuai dengan produk dan target pasar, sehingga bisa lebih efektif dan efisien.

Lalu, jenis plastik kemasan makanan ringan seperti apa saja yang bisa digunakan? Simak jawabannya berikut ini.

5 Jenis Plastik Kemasan Makanan Ringan

1. Poli Etilen Tereftalat (PET)

Poli Etilen Tereftalat atau yang lebih dikenal dengan plastik PET adalah termoplastik bening dengan performa tinggi, sehingga mampu memberikan perlindungan yang kuat, stabilitas yang menunjang di berbagai suhu, dan daya serap air yang rendah.

Jenis plastik ini juga mempunyai beban yang ringan dengan tekstur semi kaku dan biasanya hanya bisa digunakan sekali pakai saja.

Meskipun hanya dapat digunakan sekali pakai saja, tapi plastik PET masih bisa didaur ulang.

Plastik PET biasanya digunakan untuk produk-produk, seperti botol air mineral, soft drink, botol saus tomat, minyak sayur, selai roti, hingga vitamin.

2. Polivinil Klorida (PVC)

Polivinil klorida atau plastik PVC adalah plastik kemasan yang terbuat dari klorin dan sangat tahan, baik secara biologi maupun kimia, dengan ciri tembus pandang.

Akibat karakternya ini, plastik PVC akan dapat menjaga kualitas produk di dalamnya dengan baik.

Plastik PVC sendiri memiliki konstruksi yang keras, stabilitas dimensi yang baik, dan bisa berguna sebagai penghalang minyak serta lemak.

Jenis plastik kemasan ini biasanya digunakan untuk membungkus botol air mineral, jus, minyak goreng, hingga mentega.

3. Polipropylene (PP)

Polipropylene atau plastik PP adalah jenis plastik kemasan makanan ringan lainnya yang banyak dipilih sebagai bungkus produk.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Plastik ini mempunyai struktur yang agak kaku serta tidak gampang rapuh jika dibandingkan dengan jenis plastik lainnya.

Tidak seperti plastik PET, plastik PP sendiri dibuat tidak tembus pandang dan mempunyai warna yang buram saat diproduksi.

Plastik PP biasanya digunakan sebagai kemasan produk, seperti yogurt, krim keju, atau sirup maple.

4. Standing Pouch

Jenis plastik yang satu ini menawarkan berbagai pilihan warna serta ukuran yang pastinya sudah tidak asing lagi dapat ditemukan di mana-mana.

Persis seperti namanya, kemasan plastik ini memang bisa ditaruh dalam posisi berdiri, sehingga sangat pas ditaruh sebagai display produk jika dibandingkan jenis plastik lainnya.

Pada standing pouch biasanya terdapat zip lock di bagian atas yang akan memudahkan konsumen untuk membuka dan menutup produk.

Karena sifatnya yang kedap udara, standing pouch biasanya digunakan sebagai kemasan makanan ringan yang kriuk dan renyah.

5. Low Density Polyethylene (LDPE)

Boleh dibilang plastik LDPE adalah plastik dengan harga paling ekonomis dibandingkan plastik pembungkus makanan ringan lainnya.

Plastik LDPE mempunyai tingkat ketebalan yang lebih rendah dan sangat tipis jika dibandingkan dengan jenis plastik pembungkus makanan ringan lainnya.

Akan tetapi, plastik LDPE mempunyai struktur yang fleksibel, transparan, mengilap, lembut, dan tidak mudah robek.

Plastik ini biasanya digunakan sebagai kantong plastik untuk buah dan sayur, tapi juga dipakai untuk kemasan roti dan frozen food.

Setelah tahu jenis-jenis plastiknya pembungkus makanan ringan, kini saatnya mencari makanan ringan apa yang bisa dibuat sebagai produknya.

Buku Snack Renyah Serba Kriuk dapat memberikan beberapa referensi resep camilan kering renyah yang akhir-akhir ini menjadi snack yang banyak diminati.

Buku ini terdiri dari resep-resep camilan kriuk pilihan, mulai dari yang klasik hingga yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menciptakan camilan renyah yang tidak hanya bercita rasa nikmat, tapi juga khas dan unik.

30 resep di dalam buku ini juga disertai dengan foto-foto camilan yang siap santap beserta cara pembuatannya yang semakin menambah selera siapa saja untuk segera membuatnya.

Tunggu apalagi, langsung pesan dan beli bukunya di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau