Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Manfaat Membaca Cerita Fiksi, Menjadikan Kamu Berempati Tinggi dan Kreatif

Kompas.com, 23 November 2021, 19:00 WIB
Sumber foto: Pexels
Rujukan artikel ini:
Perempuan yang Menangis Kepada Bulan…
Pengarang: Dian Purnomo
|
Editor Almira Rahma Natasya

Pernahkah kamu merasakan masalah seperti tekanan sosial, masalah keuangan, atau konflik pribadi?

Apakah kamu bertanya-tanya bagaimana cara mengembangkan dan meningkatkan pemahaman kita tentang dunia?

Cara paling mudah dan paling sederhana untuk memperoleh jawaban dari hal-hal tersebut adalah dengan membaca buku.

Melalui buku terutama cerita fiksi, akan memberi kita paparan tentang hal tersebut dan kita dapat belajar banyak tentang apapun di sekeling kita maupun di dunia.

Tetapi, ketika kita berbicara tentang membaca buku, ada saja asumsi umum bahwa buku nonfiksi memainkan peran yang lebih baik dan lebih penting dalam pengembangan keterampilan daripada buku fiksi.

Ada juga anggapan bahwa membaca buku cerita fiksi hanya menjadi pelarian semata dan hanya membuang-buang yang berharga.

Ditambah lagi stigma bahwa cerita fiksi hanya membawa kita ke dunia imajiner yang tidak ada hubungannya dengan dunia nyata.

Padahal, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa ketika orang membaca cerita fiksi, mereka mampu mengembangkan kemampuan kognitif sosial, teori pikiran, dan pemikiran kritis.

Apakah benar? Simak manfaat membaca cerita fiksi berikut ini.

Manfaat Baca Cerita Fiksi

1. Meningkatkan Kreativitas dan Penilaian

Ada banyak manfaat kesehatan dan psikologis dari membaca fiksi, yaitu membuat kita kreatif dan rasional.

Menurut penelitian yang dilakukan di University of Toronto, pembaca buku fiksi adalah pemikir yang lebih kreatif dan berpikiran terbuka daripada pembaca nonfiksi.

Membaca fiksi membantu mereka dalam pengambilan keputusan dan penilaian yang lebih baik.

Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa membaca buku fiksi dapat mengarah pada prosedur pemrosesan informasi yang lebih baik secara umum, termasuk kreativitas.

Membaca cerita fiksi juga membuka kesempatan untuk mengintip ke dalam jiwa orang lain dan mengamati bagaimana mereka menemukan solusi untuk masalah mereka.

Lewat cara ini, membaca cerita fiksi memberi kita lensa baru untuk melihat berbagai kehidupan yang tak kita rasakan di dunia nyata.

2. Meningkatkan Daya Imajinasi

Salah satu manfaat utama membaca fiksi adalah memperluas imajinasi dan proses berpikir kita.

Buku fiksi membawa kita ke dunia lain, membuka pikiran kita terhadap ide, dan kemungkinan baru yang membantu kita mengalami serta menganalisis dunia melalui kehidupan orang lain.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Buku fiksi memicu imajinasi yang memungkinkan kita terbawa ke dunia imajiner. Baca selengkapnya terkait Jenis Cerita Fiksi.

Kalimat-kalimat dalam cerita fiksi akan menimbulkan gambar karakter, tempat, dan bangunan tertentu dalam pikiran kita.

Latihan ini sangat memperkuat pikiran kita dan juga mendorong kreativitas di mana hal inilah yang membuat orang mampu memunculkan ide, teori, dan penemuan hebat.

3. Menumbuhkan Empati Mendalam

Empati adalah perasaan peduli yang timbul pada diri seseorang dengan mencoba memasuki dan merasakan sendiri berada di posisi orang lain.

Dalam dunia yang penuh dengan kepentingan pribadi, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kemampuan berempati.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa fiksi memiliki kemampuan untuk mendorong empati.

Hal itu membuat orang melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain dan memungkinkan mereka untuk memahami dan berbagi perasaan orang lain.

Studi dari Keith Oatley, seorang novelis dan profesor di University of Toronto menunjukkan bahwa orang yang membaca buku fiksi memiliki tingkat empati yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pembaca nonfiksi.

Orang yang membaca cerita fiksi memiliki pemahaman yang lebih baik tentang orang lain.

Kita bisa merasakan diri sebagai jenis kelamin, etnis, budaya, usia, atau profesi yang berbeda dari kehidupan pribadi kita sendiri hanya dari membaca buku.

Kemampuan untuk berempati dari karakter dan cerita juga memupuk hubungan sosial kita dan meningkatkan kecerdasan emosional.

Salah satu buku fiksi yang dapat membantu mendorong kecerdasan emosional kamu adalah “Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam” karya Dian Purnomo.

Buku ini bercerita tentang Magi Diela yang menjadi korban penculikan dari tradisi kawin tangkap di Sumba.

Magi Diela diculik dan diperlakukan seperti binatang, hingga musnah sudah seluruh mimpi yang dimilikinya.

Untuk melawan tradisi bengis ini, ia harus melawan orangtua, seisi kampung, dan adat yang merenggut kemerdekaannya sebagai perempuan.

Membaca buku ini akan membuat kamu merasakan bagaimana sulitnya melawan tradisi budaya yang mendarah daging namun menyalahi hak asasi terutama bagi perempuan.

Penasaran bagaimana kisah perjuangan Magi Diela? Segera dapatkan bukunya hanya di Gramedia.com!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau