Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

INFP Cocok dengan Siapa? Apakah Tipe Kepribadian Kamu Salah Satunya?

Kompas.com, 26 Juli 2022, 12:00 WIB
INFP Cocok dengan Siapa Sumber Gambar: Tumblr dan Canva INFP Cocok dengan Siapa
Rujukan artikel ini:
Understand-Inc People 2.0: Cara Menjadi…
Pengarang: Erwin Parengkuan
Penulis Renny Novita
|
Editor Ratih Widiastuty

Tipe kepribadian INFP yang mempunyai dua sebutan “The Healer” atau penyembuh dan juga “The Idealist” atau idealis, sering digambarkan sebagai kepribadian "idealistis" yang imajinatif.

Untuk seorang healer, mempunyai kemungkinan dan harapan itu penting.

INFP selalu melihat potensi masa depan yang lebih cerah dan berusaha mewujudkannya dengan dipandu oleh nilai dan keyakinan yang mereka miliki.

Tipe kepribadian INFP

Orang dengan tipe kepribadian ini cenderung introvert, idealis, kreatif, dan didorong oleh nilai-nilai yang tinggi.

Menghargai pemikiran orang lain dan tidak memihak, INFP percaya bahwa setiap orang harus menemukan jalannya sendiri.

INFP sensitif, peduli, dan berbelas kasih, dan sangat peduli dengan pertumbuhan pribadi diri mereka sendiri dan orang lain.

Mereka tidak hanya ingin mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri dan bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan dunia, tetapi juga bagaimana mereka dapat membantu orang lain dengan sebaik-baiknya.

Oleh karena itu, INFP juga memiliki minat yang kuat untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.


Baca juga: Teori Kepribadian


Seberapa Umumkah Tipe Kepribadian INFP

INFP adalah tipe kepribadian paling umum kesembilan dalam populasi.

Mereka membentuk 4% dari populasi umum dengan 5% wanita dan 4% pria.

Ini merupakan pertanda baik karena dunia membutuhkan banyak INFP yang membantu orang lain

Pandangan Orang Lain Terhadap INFP

INFP yang seorang introver, menyimpan pikiran dan perasaan mereka yang paling otentik untuk orang yang mereka kenal dengan baik.

Walau begitu mereka mempunyai pemikiran yang terbuka, dan sebagai seorang healer, mereka terus menerus mencari pemahaman yang lebih dalam tentang diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.

Orang yang memiliki tipe INFP mempunyai komitmen terhadap keyakinan mereka.

INFP juga dikenal dengan orang yang sensitif dan mempunyai empati yang tinggi.

Mereka biasanya menerima orang lain apa adanya dan tidak membuat penilaian.

Mereka juga sangat tertarik pada sudut pandang orang lain yang tidak biasa.

Umumnya orang INFP tertarik dengan seni, karena mereka mengekspresikan diri dengan konsep-konsep baru yang unik.

INFP Cocok dengan Siapa?

INFP adalah idealis, sehingga mereka cenderung memiliki harapan yang tinggi, bahkan dalam hubungan.

Mereka mungkin memiliki gambaran ideal dalam pikiran mereka tentang pasangan sempurna mereka, yang dapat menjadi peran yang sulit bagi setiap individu.

Orang dengan tipe kepribadian ini sangat menghargai orang lain, tetapi sebagai introver, mereka sulit dikenali karena sangat tertutup.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Mereka cenderung sangat setia kepada lingkaran dekat teman dan keluarga mereka, dan sangat mementingkan perasaan serta emosi orang yang mereka cintai.

Mereka adalah tipe yang tidak menyukai konflik dan berusaha menghindarinya.

Mereka tidak dapat menerima kritik dan konflik dengan baik karena terlalu emosional atau bahkan tidak rasional.

Tetapi jika di dalam sebuah konflik, INFP ditempatkan sebagai mediator, mereka bisa membantu para pihak yang terlibat dalam konflik untuk mengidentifikasi dan mengekspresikan perasaannya.

INFP mempunyai pasangan ideal dengan mereka yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert ENFJ yang seorang “The Advisor” dan ENTJ “The Director”.

Selain itu, mereka bisa menjalin hubungan baik dengan sesama INFP, ENFP “The Champion”, INFJ “The Mentor/The Advocate”, INTJ “The Architect”, INTP “The Thinker”, dan ENTP “The Debater”.

Di luar tipe kepribadian MBTI yang sudah disebutkan di atas, INFP bisa mempunyai potensi untuk memiliki konflik.

Memahami Orang Lain

Salah satu super power dari tipe INFP adalah kemampuan mereka untuk memahami orang lain.

Kemampuan ini bisa kita adopsi dan miliki selamanya dengan latihan yang benar dan konsistensi melakukannya.

Kalau kita sudah mengenal 16 tipe kepribadian MBTI, kita pasti mengetahui bahwa setiap orang tidak sama dan mereka memiliki kepribadian yang condong pada beberapa sifat dan karakteristik tertentu, yang jika ini dipelajari lebih lanjut dapat membuat kita lebih mudah memahami lawan bicara, bahkan yang terpenting, mengenali kepribadian kita sendiri terlebih dahulu.

Buku Understand-Inc People 2.0: Cara Menjadi Ambivert dengan Menavigasi 4 Tipe Kepribadian yang ditulis oleh pakar komunikasi, Erwin Parengkuan membahas tentang rahasia dari teknik kemampuan memahami orang lain dan diri sendiri.

Mengapa harus memahami diri sendiri?

Erwin menulis bahwa untuk mengenali diri sendiri, sekaligus kelemahan dan keunggulan kita merupakan pondasi penting dalam hidup, yang bisa menjadi dasar untuk memahami orang lain.

Di era new normal di mana hidup berdampingan dengan COVID-19, kita perlu me-reset diri kita sendiri dan mengembangkan diri menjadi pribadi yang hangat, dapat diandalkan, dan menyenangkan.

Senjata yang digunakan oleh Erwin di dalam buku Understand-Inc People 2.0: Cara Menjadi Ambivert dengan Menavigasi 4 Tipe Kepribadian adalah empat kepribadian yang dikembangkan oleh filsuf terkenal Hippocrates.

Empat kepribadian itu antara lain Sangunis, Korelis, Melankolis dan Plegmatis.

Agar lebih mudah dipahami oleh pembaca, Erwin menyusun sebuah instrumen yang mengubungkan antara kepribadian dengan gaya komunikasi, yaitu GKRD (si Gesit, si Kuat, si Rinci, dan si Damai).

GKRD ini diformulasikan oleh penulis karena dia menyadari bahwa setiap tipe kepribadian memiliki gaya komunikasi yang sangat berbeda, dan seringkali dia menjadi fasilitator untuk menjembatani gap komunikasi, baik secara individu maupun organisasi.

Buku Understand-Inc People 2.0: Cara Menjadi Ambivert dengan Menavigasi 4 Tipe Kepribadian adalah buku yang wajib kamu miliki untuk melihat dunia kamu dan orang lain dengan cara yang berbeda.

Kamu bisa mendapatkan buku Understand-Inc People 2.0: Cara Menjadi Ambivert dengan Menavigasi 4 Tipe Kepribadian di toko buku Gramedia atau dengan lebih mudah ditemuin langsung melalui Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

buku
Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

buku
Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

buku
Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

buku
Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

buku
How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

buku
Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau