Naoki Urasawa adalah salah satu komikus paling berpengaruh dan dihormati di dunia manga.
Lahir pada 2 Januari 1960 di Fuchū, Tokyo, Jepang, Urasawa telah menciptakan beberapa karya yang tidak hanya populer di Jepang, tetapi juga di seluruh dunia.
Dengan gaya narasi yang kompleks dan karakter yang mendalam, Urasawa telah memenangkan hati banyak pembaca dan mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi.
Urasawa memulai karier profesionalnya pada tahun 1983 dengan debut manga berjudul "BETA".
Namun, karya yang benar-benar melambungkan namanya adalah "Yawara!" yang diterbitkan dari tahun 1986 hingga 1993.
Manga ini mengisahkan tentang seorang gadis judo yang ingin menjalani kehidupan normal seperti remaja lainnya, tetapi harus menghadapi tekanan dari kakeknya yang ingin dia menjadi juara judo.
"Yawara!" memenangkan Penghargaan Manga Shogakukan pada tahun 1989.
Setelah kesuksesan "Yawara!", Urasawa melanjutkan dengan karya-karya lain yang juga mendapatkan pengakuan luas.
"Master Keaton" (1988-1994), yang ditulis bersama Hokusei Katsushika, adalah salah satu karya terkenal lainnya.
Manga ini berkisah tentang Taichi Hiraga-Keaton, seorang pria dengan latar belakang seorang arkeolog paruh waktu, mantan anggota SAS (Special Air Service), pasukan khusus Inggris, detektif investigasi asuransi, lulusan Universitas Oxford dan keturunan campuran Jepang-Inggris.
"Master Keaton" menggabungkan elemen misteri, petualangan, sejarah, dan drama manusiawi.
Di setiap babnya pembaca dibawa ke berbagai lokasi di seluruh dunia, untuk mengungkap kisah-kisah yang kaya akan budaya dan sejarah
Dua karya Urasawa yang paling terkenal dan diakui secara internasional adalah "Monster" dan "20th Century Boys".
"Monster" (1994-2001) adalah thriller psikologis yang mengisahkan tentang seorang dokter bedah yang terlibat dalam serangkaian pembunuhan misterius setelah menyelamatkan nyawa seorang anak yang ternyata adalah pembunuh berantai.
Manga ini mendapatkan pujian luas karena plotnya yang rumit dan karakter yang mendalam.
"20th Century Boys" (1999-2006) adalah manga fiksi ilmiah yang mengisahkan tentang sekelompok teman masa kecil yang harus menghadapi ancaman global yang mereka prediksi saat masih anak-anak.
Manga ini memenangkan berbagai penghargaan, seperti Shogakukan Manga Award Ke-48 tahun 2002, Kodansha Manga Award Ke-25 tahun 2001, Japan Media Arts Festival Ke-6 tahun 2022, dan lain-lain.
Ada juga komik Pluto yang merupakan adaptasi bebas dari arc "The Greatest Robot on Earth" dalam Astro Boy (Atom) karya Osamu Tezuka, tapi dengan pendekatan yang lebih detail dan kompleks.
Ceritanya mengangkat tema kedalaman manusia, moralitas, dan pencarian identitas melalui misteri pembunuhan terhadap robot-robot terhebat di dunia.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Dengan gaya gambar yang ekspresif dan dunia futuristik yang mendalam, Urasawa menggambarkan robot bukan hanya sebagai mesin, tetapi sebagai entitas dengan emosi dan kesadaran.
Melalui karakter seperti detektif robot Gesicht, Pluto mengeksplorasi pertanyaan tentang kehidupan, kematian, dan hak eksistensi, memberikan sebuah kisah yang penuh intrik, emosi, dan refleksi filosofis.
Komik ini mendapatkan pujian luas karena kedalaman ceritanya, desain visual yang menakjubkan, dan pengaruh yang kuat dari karya-karya manga klasik.
Urasawa dikenal karena gaya narasinya yang kompleks dan multi-layered.
Dia sering menggunakan alur cerita yang saling terkait dan karakter yang berkembang dengan baik.
Karyanya sering kali mencerminkan pengaruh dari Osamu Tezuka, salah satu pahlawan masa kecilnya.
Urasawa juga dikenal karena sering menggunakan setting dan karakter dari Jerman dalam karyanya, yang menambah keunikan dan daya tarik tersendiri.
Selain sebagai komikus, Urasawa juga seorang musisi.
Dia adalah vokalis dan gitaris dari sebuah band rock, dan telah merilis beberapa album dan single.
Kecintaannya pada musik sering kali tercermin dalam karyanya, di mana dia menggunakan elemen musik untuk memperkaya narasi.
Selama kariernya, Urasawa telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Penghargaan Manga Shogakukan tiga kali, Penghargaan Budaya Osamu Tezuka dua kali, dan Penghargaan Manga Kodansha satu kali.
Karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan dinikmati oleh pembaca di seluruh dunia.
Pada tahun 2008, pemenang Pulitzer Prize untuk fiksi, Junot Díaz, memuji seri "Monster" dan menyebut Urasawa sebagai "harta nasional Jepang".
Naoki Urasawa adalah seorang maestro manga yang telah memberikan kontribusi besar dalam dunia komik Jepang.
Dengan gaya narasi yang unik dan karakter yang mendalam, dia telah menciptakan karya-karya yang tidak hanya menghibur tetapi juga menginspirasi banyak orang.
Karyanya akan terus dikenang dan dinikmati oleh generasi mendatang.
Karya-karya Naoki Urasawa seperti Monster, Pluto, dan 20th Century Boys kini telah bisa dinikmati pecinta komik di Indonesia melalui terbitan terbaru dari Penerbit M&C dan Elex Komputindo.
Dengan spesifikasi yang mendekati versi aslinya, komik-komik tersebut menjadi bacaan yang sangat layak dibaca dan dikoleksi.
Kamu bisa dapatkan semua komiknya di Gramedia.com!