Gejala Anxiety Disorder Apa kamu pernah merasa cemas tanpa tahu apa penyebabnya, seolah ada sesuatu yang salah meski semuanya terlihat baik-baik saja?
Tuntutan pekerjaan, masalah keuangan, hubungan sosial, hingga derasnya informasi dari media sosial tanpa jeda sering kali menjadi pemicu munculnya rasa khawatir yang berlebihan.
Meski wajar merasa khawatir sesekali, kecemasan yang muncul terus-menerus, terasa intens, dan sulit dikendalikan bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang mengalami anxiety disorder atau gangguan kecemasan.
Sayangnya, gejala seperti ini sering dianggap sebagai stres biasa atau sekadar sifat sensitif.
Padahal, gejala anxiety disorder dapat berkembang dan mengganggu aktivitas harian jika diabaikan.
Dampaknya bisa memengaruhi kualitas hidup secara signifikan, baik secara fisik, mental, maupun sosial.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala anxiety disorder sejak dini agar penanganannya bisa dilakukan lebih tepat dan efektif.
Secara sederhana, anxiety disorder adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan rasa cemas berlebihan, menetap, dan sulit dikendalikan hingga mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari.
Rasa cemas pada anxiety disorder tidak lagi muncul sebagai respons wajar terhadap situasi tertentu, tetapi hadir secara terus-menerus, bahkan tanpa pemicu yang jelas.
Berbeda dengan kecemasan normal yang bersifat sementara dan dapat mereda setelah situasi berlalu, anxiety disorder berlangsung dalam jangka waktu lama, biasanya lebih dari enam bulan, serta menimbulkan dampak nyata pada pekerjaan, hubungan sosial, dan kesehatan tubuh.
Gejala anxiety disorder dapat muncul dalam berbagai bentuk, baik fisik, psikologis, maupun perilaku.
Berikut penjelasannya:
Banyak orang tidak menyadari bahwa gangguan kecemasan juga memunculkan keluhan fisik.
Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:
Gejala fisik ini sering kali membuat penderitanya mengira sedang mengalami penyakit tertentu, padahal pemicunya berasal dari kecemasan berlebihan.
Dari sisi mental dan emosi, gejala anxiety disorder umumnya meliputi:
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Pikiran yang dipenuhi kekhawatiran ini sering muncul bahkan saat situasi sebenarnya aman.
Kecemasan yang terus-menerus juga mempengaruhi perilaku seseorang, seperti:
Semakin lama dibiarkan, pola perilaku ini dapat membatasi ruang gerak seseorang secara signifikan.
Namun perlu diingat, tetap dibutuhkan bantuan profesional dari psikolog atau psikiater yang memiliki kompetensi untuk menilai kondisi mental secara menyeluruh.
Tidak ada satu penyebab tunggal yang dapat menjelaskan munculnya anxiety disorder.
Gangguan kecemasan ini umumnya terjadi akibat kombinasi berbagai faktor yang saling berkaitan, baik dari sisi biologis, psikologis, maupun lingkungan.
Berikut beberapa faktor utama yang paling sering menjadi penyebab anxiety disorder:
Apabila dibiarkan tanpa penanganan, anxiety disorder dapat menimbulkan berbagai dampak serius, antara lain:
Segera pertimbangkan untuk mencari bantuan psikolog atau psikiater jika:
Mencari bantuan profesional bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.
Selain bantuan profesional, membaca buku juga bisa menjadi salah satu sarana yang membantu dalam memahami diri, mengelola pikiran, serta meredakan kecemasan secara perlahan.
Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat karya Mark Manson juga dapat menjadi bacaan yang membantu kamu belajar melepaskan beban mental.
Dengan gaya bahasa yang lugas, jujur, dan realistis, buku ini mengajak pembaca untuk lebih selektif dalam peduli terhadap masalah hidup.
Buku ini juga menekankan bahwa sumber kecemasan sering kali berasal dari terlalu banyak memikirkan hal yang tidak esensial.
Melalui buku ini, pembaca diajak untuk menerima ketidaksempurnaan hidup sehingga beban mental dan tekanan akibat ekspektasi sosial yang berlebihan dapat berkurang.
Yuk, baca dan dapatkan bukunya segera dengan pesan di Gramedia.com.