Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menguak Hewan Mitologis yang Melegenda, Apakah Mereka Benar Ada?

Kompas.com, 3 September 2023, 09:00 WIB
Novel The Extincts Sumber Gambar: Bhuana Ilmu Populer Novel The Extincts
Rujukan artikel ini:
The Extincts
Pengarang: VERONICA COSSANTELI
Penulis Ani Syahara
|
Editor Ratih Widiastuty

Kita pasti sudah sering dengar tentang naga, unikorn, centaur, dan hewan-hewan mitologis lainnya.

Hewan mitologis biasanya digambarkan memiliki kekuatan dan kemampuan khusus.

Makhluk-makhluk ini biasanya muncul dalam mitos, legenda, dongeng, atau cerita rakyat dari berbagai budaya, yang menyimpan berbagai makna atau simbol.

Hal ini mungkin saja berbeda di tiap tradisi.

Naga, misalnya.

Di Tiongkok, naga dianggap sebagai simbol kekuatan, keberuntungan, dan kebijaksanaan.

Sementara di Eropa, naga jusru dihubungkan dengan kekuatan jahat.

Ada pula unikorn.

Kuda bertanduk tunggal ini sering dianggap sebagai lambang kecantikan dan kekuatan.

Di sisi lain, centaur—manusia setengah kuda—kerap dimaknai sebagai simbol nafsu yang tak terkekang, tetapi juga melambangkan kehormatan.

Selain hewan-hewan di atas, ternyata masih banyak hewan mitologis yang menarik lainnya.

Yuk, kenalan!

Hewan-Hewan Mitologis

1. Basilisk

Penggemar Harry Potter mungkin sudah tidak asing lagi dengan makhluk yang satu ini.

Digambarkan sebagai ular besar dengan mahkota duri di kepalanya, hewan ini dikatakan punya kekuatan yang mematikan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Hanya dengan melihat matanya, seseorang bisa langsung meninggal dunia.

2. Griffin

Griffin atau gryphon adalah makhluk mitologis yang merupakan gabungan antara tubuh singa dan kepala dan sayap burung, biasanya elang atau rajawali.

Perpaduan dua hewan tersebut membuat griffin dijuluki sebagai “raja hewan buas dan penguasa udara”.

Menjadi simbol kekuatan dan keberanian, sosok griffin seringkali digambarkan sebagai pelindung harta-harta berharga.

3. Kraken

Monster laut raksasa dengan tentakel besar dan kuat ini merupakan salah satu mimpi buruk di luasnya lautan.

Dengan tentakelnya, ia akan menggapai dan menghancurkan kapal-kapal dan makhluk-makhluk di dalamnya.

Hingga kini, kraken pun masih kerap diperdebatkan keberadaannya di dunia nyata.

Hewan-hewan mitologis di atas tidak hanya mencerminkan imajinasi manusia, tetapi juga nilai budaya dan moral.

Bahkan hingga kini masih banyak literatur yang mengangkat hewan mitologis karena daya tariknya.

Salah satunya adalah novel The Extincts karya Veronica Cossanteli.

Demi mendapatkan uang untuk membeli sepeda baru, George melamar pekerjaan di Peternakan Wormestall, yang ternyata bukan peternakan biasa.

Di sana ada berbagai makhluk yang telah punah atau hanya dianggap mitos: burung dodo, unicorn, naga, hingga Ichthyosaurus.

Novel ini menggabungkan unsur fantasi, petualangan, dan persahabatan yang cocok dibaca oleh anak-anak dan remaja.

Tidak hanya menyajikan kisah yang unik dan menarik, novel ini pun menyiratkan pesan mendalam tentang pentingnya merawat dan menjaga alam, dan tentunya, jadi makin tertarik dengan hewan-hewan mitologis!

Baca dan dapatkan novel The Extincts di Toko buku Gramedia atau secara online melalui Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau