Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Penerapan Profil Pelajar Pancasila di Kehidupan Sehari-hari

Kompas.com, 17 Februari 2023, 10:30 WIB
penerapan profil pelajar pancasila Sumber: pixabay penerapan profil pelajar pancasila
Rujukan artikel ini:
Super Modul Berbasis Profil Pelajar…
Pengarang: Hadi Nurdiansyah Dkk.
|
Editor Rahmad

Kemajuan suatu bangsa tergantung kepada generasinya saat ini atau para generasi muda. Sehingga, generasi muda ini perlu diberi bekal dengan penanaman karakter yang baik.

Sesuai dengan visi misi Indonesia Maju tahun 2045, anak-anak Indonesia generasi yang ada saat ini, memegang peranan strategis.

Maka dari itu, diharapkan anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi emas yang unggul, cerdas, sehat, berkarakter, dan juga bersendikan pada nilai-nilai moral yang kuat.

Sebagai salah satu pihak yang mengampu bidang Pendidikan, maka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga sudah mencanangkan suatu program dalam penguatan para peserta didik melalui proyek Profil Pelajar Pancasila.

Mungkin Sebagian dari kita tidak asing bahkan sudah mengetahui tentang profil Pelajar Pancasila ini, serta memahami nilai-nilai yang ada dalam Profil Pelajar Pancasila. Terdapat 6 Profil Pelajar Pancasila. Bagaimana cara penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Berikut ini contoh penerapan sikap yang menggambarkan nilai-nilai yang ada di dalam Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan Profil Pelajar Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari

penerapan profil pelajar pancasila penerapan profil pelajar pancasila

1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan memiliki akhlak yang mulia

Elemen kunci dari beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia meliputi akhlak agama, akhlak kepada manusia lain, akhlak pribadi, akhlak kepada alam, dan juga akhlak dalam bernegara.

Contoh sikap yang bisa dilakukan ke dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan cara menjalankan seluruh perintah agama, di antaranya bersikap sopan, ramah, dan juga mampu menghargai sesama manusia.

Selain itu juga, mencintai serta menjaga kelestarian lingkungan yang ada di sekitar, dan juga bertingkah sebagai warga negara yang baik dan juga tidak melanggar hukum yang berlaku.

2. Berkebhinekaan global

Sebagai bagian dari warga dunia, maka setiap pelajar juga harus mengenal serta menghargai kebudayaan lain, bisa berkomunikasi interkultural dalam interaksi dengan sesama, dan juga merefleksi serta bertanggung jawab pada pengamalan kebhinekaan.

Contoh sikap yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan cara mencoba untuk mengenal serta menghargai teman dari asal suku yang berbeda.

Kemudian, menggali cara komunikasi yang dirasa efektif dengan teman dari suku yang berbeda.

3. Gotong royong

Gotong royong adalah salah satu nilai luhur yang dipegang teguh oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, elemen kuncinya adalah kepedulian, kolaborasi, serta berbagi.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Jadi, setiap pelajar harus bisa berkolaborasi dengan orang lain, menanamkan rasa kepedulian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan bersama.

4. Mandiri

Mandiri menjadi salah satu nilai yang penting untuk dimiliki oleh Profil Pelajar Pancasila dalam bertanggung jawab atas segara proses dan hasil belajar yang ditempuh.

Sikap mandiri ini bisa diwujudkan dengan cara memiliki kesadaran akan diri serta situasi yang dihadapi, dan juga memiliki regulasi diri.

Contoh penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah jika dihadapkan pada sebuah situasi yang sulit, maka setiap pelajar bisa dengan tenang mencari solusi sendiri dan mampu menghadapi situasi dengan cara yang bijak.

5. Bernalar kritis

Kemampuan nalar kritis ini menjadi kemampuan yang dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di abad 21.

Contoh penerapannya adalah bagaimana para pelajar mampu memperoleh dan memproses informasi serta gagasan, menganalisis dan juga mengevaluasi proses penalaran yang ada di dalam pikiran, dan juga mengambil keputusan sebagai sebuah hasil dari proses berpikir itu sendiri.

6. Kreatif

Profil Pelajar Pancasila ditandai dengan sikap kreatifnya, di mana merek amampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, orisinil, dan memiliki dampak yang baik.

Contohnya adalah selalu memiliki ide yang berbeda dengan teman-teman yang lain dalam suatu proyek, bisa mengolah sebuah informasi yang ada kemudian melahirkan sebuah gagasan yang baru.

Nah, itulah contoh penerapan Profil Pelajar Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari. Untuk lebih mematangkan konsep materi Profil Pelajar Pancasila yang didapatkan dari sekolah, siswa bisa mempelajarinya melalui buku Super Modul Berbasis Profil Pelajar Pancasila untuk SMP/MTs Kelas 9.

Sesuai dengan judulnya, buku ini dikhususkan untuk pelajar SMP/MTS kelas 9. Buku yang terdiri dari lima mata pelajaran ini terdiri dari pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA dan juga IPS.

Buku ini hadir sebagai tutorial mandiri untuk para peserta didik, sehingga mereka mampu lebih percaya diri dalam mengikuti pembelajaran di sekolah.

Materi pelajaran yang ada di dalam buku ini dibuat dalam bentuk pertemuan yang telah disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang ada di sekolah.

Selain itu, buku ini memberi ringkasan materi serta soal dalam bentuk soal pengantar, pemahaman, serta review. Buku ini sangat lengkap, bukan?

Buku ini bisa langsung kamu pesan dan beli buku ini melalui gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

7 Tips Bikin Rumah Jadi Minimalis dan Modern 

7 Tips Bikin Rumah Jadi Minimalis dan Modern 

buku
Panduan Mitigasi Bencana Tsunami: Kenali Tanda Alam dan Jalur Evakuasi

Panduan Mitigasi Bencana Tsunami: Kenali Tanda Alam dan Jalur Evakuasi

buku
Apa Arti dari Proses Bulking? Yuk, Cari Tahu Artinya di Sini

Apa Arti dari Proses Bulking? Yuk, Cari Tahu Artinya di Sini

buku
Panduan Mengatasi Hewan Kecil di Tembok Lembab agar Rumah Sehat

Panduan Mengatasi Hewan Kecil di Tembok Lembab agar Rumah Sehat

buku
4 Alasan Pentingnya Melakukan Sugar Cutting Diet untuk Kesehatan

4 Alasan Pentingnya Melakukan Sugar Cutting Diet untuk Kesehatan

buku
Panduan Mitigasi Bencana Gempa Bumi: Pra, Saat, dan Pasca Kejadian

Panduan Mitigasi Bencana Gempa Bumi: Pra, Saat, dan Pasca Kejadian

buku
Mengenal Apa Itu Inner Child dan Panduan Langkah Pemulihannya

Mengenal Apa Itu Inner Child dan Panduan Langkah Pemulihannya

buku
Kenali Hukum dan Syarat-Syarat Wakaf yang Sah dalam Islam

Kenali Hukum dan Syarat-Syarat Wakaf yang Sah dalam Islam

buku
Makanan yang Mengandung Vitamin D untuk Tulang Kuat dan Daya Tahan Tubuh

Makanan yang Mengandung Vitamin D untuk Tulang Kuat dan Daya Tahan Tubuh

buku
Urutan Siklus Manajemen Bencana yang Benar dan Wajib Dipahami

Urutan Siklus Manajemen Bencana yang Benar dan Wajib Dipahami

buku
Mengajarkan Spiritualitas kepada Generasi Alpha: Lebih dari Sekadar Hafalan

Mengajarkan Spiritualitas kepada Generasi Alpha: Lebih dari Sekadar Hafalan

buku
Mitigasi Bencana Banjir: Langkah Penting Mengurangi Risiko dan Dampaknya

Mitigasi Bencana Banjir: Langkah Penting Mengurangi Risiko dan Dampaknya

buku
Daftar Makanan yang Mengandung Vitamin A dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Daftar Makanan yang Mengandung Vitamin A dan Manfaatnya untuk Kesehatan

buku
Wakaf Al-Qur’an adalah Amal Jariah untuk Investasi Akhirat, Berikut Penjelasannya

Wakaf Al-Qur’an adalah Amal Jariah untuk Investasi Akhirat, Berikut Penjelasannya

buku
Mengenal Inner Child yang Terluka dan Pengaruhnya pada Kesehatan Mental

Mengenal Inner Child yang Terluka dan Pengaruhnya pada Kesehatan Mental

buku
6 Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan Kulit, Apa Saja?

6 Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan Kulit, Apa Saja?

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau