Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengulik Strategi Karier lewat Buku “The Art of Omong Kosong”

Kompas.com, 23 Januari 2026, 15:06 WIB
The Art of Omong Kosong  Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo The Art of Omong Kosong 
Rujukan artikel ini:
The Art of Omong Kosong:…
Pengarang: Hasto Suprayogo
|
Editor Novia Putri Anindhita

Dalam kehidupan kerja dan bisnis, kita sering diajarkan untuk selalu serius, fokus pada target, dan bekerja sekeras mungkin.

Namun kenyataannya, kerja keras saja tidak selalu berbanding lurus dengan kemajuan karier.

Menjawab kegelisahan tersebut, Monety, Gramedia menghadirkan acara Book Launch The Art of Omong Kosong, yang digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026 di Gramedia Jalma.

Acara ini menjadi momentum peluncuran buku terbaru karya Hasto Suprayogo berjudul The Art of Omong Kosong, sebuah buku reflektif sekaligus praktis yang mengajak pembaca melihat sisi lain dari dunia kerja dan bisnis, yaitu sisi yang sering dialami, tetapi jarang dibahas secara terbuka.

Omong Kosong yang Ternyata Punya Arti Penting

Melalui buku ini, Hasto Suprayogo mengangkat satu pertanyaan sederhana namun relevan: mengapa karier seseorang bisa stagnan meski sudah bekerja keras?

Jawabannya, menurut buku ini, sering kali tersembunyi dalam dinamika relasi, komunikasi informal, dan apa yang kerap disebut sebagai “omong kosong”.

Alih-alih memandang obrolan ringan, candaan, atau percakapan di luar forum resmi sebagai hal remeh, The Art of Omong Kosong justru menunjukkan bahwa momen-momen tersebut sering menjadi ruang penting untuk membaca situasi, membangun pengaruh, dan memahami politik kantor.

Buku ini tidak mengglorifikasi gosip atau intrik, tetapi mengajak pembaca bersikap lebih sadar dan cerdas dalam menyikapi realitas organisasi.

Diskusi Bersama Penulis dan Praktisi Bisnis

Acara peluncuran buku ini menghadirkan Hasto Suprayogo sebagai penulis, didampingi oleh Sachin Vijaya Gopalan sebagai narasumber.

Sachin dikenal sebagai serial entrepreneur serta Founder dan CEO Indonesia Economic Forum.

Ia juga menjabat sebagai Chairman ASEAN Economic Forum (Singapore), co-founder Orbit Future Academy, dan terlibat dalam berbagai inisiatif bisnis lainnya.

Diskusi yang berlangsung membuka perspektif tentang bagaimana komunikasi informal dan pemahaman politik kantor bukan sekadar “permainan”, melainkan bagian dari strategi bertahan dan berkembang di dunia profesional.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Peserta diajak melihat bahwa membaca konteks, membangun relasi, dan memahami peta kekuasaan adalah keterampilan yang sama pentingnya dengan kompetensi teknis.

Buku yang Lahir dari Pengalaman Nyata

Berbeda dari buku motivasi pada umumnya, The Art of Omong Kosong tidak dibangun dari teori kosong.

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman panjang Hasto Suprayogo di berbagai perusahaan nasional dan multinasional.

Dengan gaya bahasa yang jenaka namun tajam, pembaca diajak merenungkan berbagai situasi yang mungkin terasa akrab, misalkan rapat yang penuh basa-basi, percakapan santai yang ternyata menentukan, hingga keputusan penting yang tidak selalu dibuat di ruang formal.

Buku ini tidak bertujuan menjadikan pembaca sebagai oportunis.

Sebaliknya, buku ini membantu pembaca memahami kenyataan dunia kerja dengan lebih jernih sehingga mampu bersikap lebih strategis, terarah, dan realistis.

Pesan yang disampaikan tegas namun membumi: di dunia kerja, tidak ada promosi tanpa politik, dan tidak ada “makan siang gratis”.

Relevan untuk Profesional dan Pebisnis Masa Kini

Dengan pendekatan reflektif dan praktis, The Art of Omong Kosong relevan bagi berbagai kalangan, mulai dari profesional muda, manajer, hingga pelaku bisnis.

Buku ini mengajak pembaca meninggalkan idealisme naif tanpa harus kehilangan integritas, serta belajar membaca medan dengan lebih cerdas.

Melalui acara ini, Monety ingin membuka ruang diskusi yang jujur dan relevan, sekaligus mendorong pembaca untuk melihat komunikasi sebagai seni yang memiliki dampak nyata dalam perjalanan karier dan bisnis.

Buku The Art of Omong Kosong karya Hasto Suprayogo sudah tersedia dan dapat Anda beli melalui Gramedia.com, Gramedia Digital, dan Toko Gramedia terdekat.

Untuk terus mendapatkan konten seputar bisnis, keuangan, dan teknologi, serta bahasan lifestyle, news update, dan rekomendasi buku untuk upgrade skill, ikuti Monety melalui: Instagram @monety.id, YouTube Monety Official, Website www.monety.id.

Monety adalah platform belajar bagi Milenial dan Gen Z yang ingin memahami dunia kerja dan bisnis secara lebih relevan, praktis, dan kontekstual.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Kamu sedang mengakses Arsip Premium
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat