Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Phases of the Heart: Mengenal Kecemasan dan Depresi

Kompas.com, 20 Desember 2021, 18:05 WIB
Sumber Gambar : Dok. Elex Media Komputindo
Rujukan artikel ini:
Phases of the Heart
Pengarang: Riliv
|
Editor Ratih Widiastuty

Kecemasan (anxiety) dan depresi (depression)adalah dua gangguan dalam kesehatan jiwa yang banyak dialami manusia sejak lama tetapi lebih sering dipendam oleh para penderitanya sehingga terkadang sudah terlalu terlambat untuk mencapai pemulihan diri. Apakah yang sebenarnya dimaksud dengan kecemasan dan depresi?

Pengertian Kecemasan dan Depresi

Kecemasan (Anxiety)

Pada kondisi-kondisi tertentu, wajar saja jika kita merasa cemas, tetapi jika kecemasan yang timbul di dalam diri tidak bisa kita jelaskan alasannya dan semakin lama semakin memburuk dan tidak terkendali sampai-sampai membuat kita kesulitan menjalani rutinitas sehari-hari mungkin saja itu merupakan gejala bahwa kita mengalami gangguan kecemasan umum, atau biasa dikenal sebagai anxiety.

Depresi (Depression)

Kita semua pastinya pernah tenggelam dalam kesedihan mendalam, terpuruk, merasa tak berguna, atau kehilangan harapan, tetapi jika setelah berminggu-minggu perasaan-perasaan tersebut tak kunjung surut bisa jadi itu merupakan gejala depresi (depression) yang tidak boleh dianggap enteng, sebab seperti halnya gangguan pada raga, jika kita membiarkan gangguan pada jiwa berlangsung hingga berlarut-larut pada akhirnya dapat berdampak buruk terhadap kehidupan kita sehingga berakibat fatal, bahkan banyak kasus depresi dan kecemasan yang berujung pada tindakan bunuh diri seperti yang terjadi pada selebritas dunia Robin Williams, Leslie Cheung, Chester Bennington, Goo Hara, Kate Spade, Anthony Bourdain, dan masih banyak lagi.

Jasa Konseling Untuk Mengobati Kecemasan dan Depresi

Dahulu, ketika seseorang ditangani oleh psikolog atau psikiater acap kali masyarakat sekitar memberinya cap negatif, bahkan langsung memvonis bahwa orang tersebut gila.

Padahal, gangguan kesehatan jiwa yang paling umum, yaitu kecemasan dan depresi, cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

Beruntung sekarang ini stigma buruk tersebut sudah berkurang seiring dengan semakin mudahnya kita mengakses informasi tentang kesehatan jiwa, khususnya yang berkenaan dengan kecemasan dan depresi.

Dan yang lebih penting lagi, kini kita dapat lebih mudah mendapat konseling dari tenaga profesional, seperti psikolog dan psikiater di rumah sakit atau klinik, bahkan ada juga perusahaan-perusahaan yang menyediakan jasa konseling psikolog gratis bagi para karyawannya.

Tetapi, pada era digital ini, terutama dengan adanya pandemi yang membuat kita semua mengurangi mobilitas demi melandaikan kurva kasus Covid-19, ada satu solusi jitu yaitu konseling melalui aplikasi daring.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Salah satu aplikasi konseling daring yang banyak digunakan di Indonesia adalah Riliv; sebuah aplikasi yang tidak hanya menawarkan jasa konseling, tetapi juga menawarkan fitur bimbingan meditasi sebagai salah satu bentuk terapi untuk membantu penggunanya hidup dengan lebih tenang, rileks, dan bahagia.

Mengatasi Kecemasan Lewat Buku

Untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa, Riliv telah menyusun kumpulan cerita yang ditulis berdasarkan kisah nyata dari klien-klien mereka yang memberanikan diri mencari bantuan profesional demi kesehatan jiwa mereka.

Dengan bimbingan Riliv, para klien—yang terdiri dari siswa menengah, mahasiswa, dan generasi muda yang baru berkecimpung di dunia kerja—ini menjalani proses penyembuhan yang tidak mudah tetapi sangat berarti untuk kehidupan mereka pada masa depan.

Bertajuk Phases of the Heart, buku dengan ukuran saku ini diterbitkan oleh Penerbit Elex Media Komputindo pada tahun 2020.

Di dalamnya, terdapat total sembilan belas kisah; sembilan kisah bertemakan kecemasan dan sepuluh kisah bertemakan depresi.

Berhubung topik yang diangkat cukup berat, buku ini sengaja dikemas dengan tutur kata yang ringan dan desain sampul serta ilustrasi-ilustrasi yang menarik sehingga mudah diterima oleh pembaca muda.

Melalui Phases of the Heart, kita akan mengenali juga memahami penderitaan serta perjuangan para tokoh dalam menghadapi kecemasan dan depresi.

Setiap kisahnya membawa pesan bahwa selalu ada harapan, meskipun berat janganlah malu untuk meminta bantuan karena semua orang berhak untuk bahagia.

Tertarik memiliki buku ini? Segera dapatkan Phases of the Heart dalam format cetak di Gramedia.com dan jika kamu lebih nyaman membaca dalam format eBook, yuk langsung diunduh di Gramedia Digital.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

buku
Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

buku
Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

buku
Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

buku
How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

buku
Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

buku
7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau