Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Contoh Pantun Jenaka yang Menghibur Beserta Makna yang Ada di Dalamnya

Kompas.com, 30 Juni 2023, 09:30 WIB
contoh pantun jenaka Sumber: pixabay/Engin_Akyurt contoh pantun jenaka
Rujukan artikel ini:
Buku Pintar Majas Pantun Dan…
Pengarang: Deandra Alifiana A.F.
|
Editor Rahmad

Pantun merupakan suatu karya sastra yang kerap digunakan untuk bisa mengungkapkan suatu perasaan dengan menggunakan kata-kata yang menarik untuk didengar dan juga dibaca.

Pantun berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu pantuntun, yang diartikan sebagai penuntun.

Biasanya, pantun terdiri dari empat baris dengan sajak a-b-a-b yang terdiri dari 8-12 suku kata.

Pada baris pertama dan kedua adalah sampiran, sedangkan pada baris ketiga dan keempat adalah isi.

Seiring dengan berjalannya waktu, pantun pun mempunyai jenis yang beragam, salah satunya adalah pantun jenaka. Pantun jenaka sifatnya adalah menghibur karena berisikan humor yang lucu.

Penasaran seperti apa contoh dari pantun jenaka? Simak contoh pantun jenaka beserta maknanya berikut ini, ya!

Contoh Pantun Jenaka Beserta Makna Di Dalamnya

1. Contoh pantun jenaka untuk anak kecil

  • Buai-buai dalam buaian,

Buaian dari rotan saga

Panjang benar janggut tuan,

Mari buat tali timba.

Makna yang terkandung di dalam pantun jenaka tersebut adalah sebuah candaan tentang seseorang yang memiliki jenggot panjang. Saking panjangnya jenggot yang dimiliki orang itu, kita sampai bisa membuatnya menjadi tali limba.

  • Sang arjuna membawa gandewa,

Menunggang kuda berwarna hitam,

Sungguh ku tak bisa tahan tawa,

Melihat kakek berkacamata hitam.

Makna yang terkandung dalam pantun jenaka tersebut adalah bagi anak-anak, ada banyak hal yang bisa dianggap lucu.

Pantun jenaka di atas memiliki makna candaan pada saat mereka melihat kakek-kakek yang bagi mereka itu terlihat sangat lucu pada saat kakek tersebut sedang memakai kacamata hitam.

2. Contoh pantun jenaka untuk sahabat

  • Ke mall beli boneka cucu

Eh di sana ada petasan tablo

Aku punya sahabat baik dan lucu

Tapi sayang, masih jomblo

Makna yang terkandung dalam pantun jenaka di atas adalah sebuah pantun ledekan sekaligus juga pujian untuk seorang sahabat yang baik.

Sahabat tersebut memiliki kepribadian yang menyenangkan dan juga lucu, tapi sayangnya sampai saat ini dirinya belum memiliki pasangan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

  • Ada lomba makan kerupuk

Minum susu bikin badan sehat

Siapa bilang sahabatku gemuk?

Itu supaya lebih gampang dilihat

Makna yang ada pada pantun jenaka di atas adalah sebuah candaan yang berfungsi untuk menghibur seorang sahabat yang sedang merasa sedih karena merasa kalau berat badannya naik, sehingga membuat dirinya terasa gemuk.

3. Contoh pantun jenaka gombal

  • Nasi uduk dimakan pas banget

Membelinya di tepi jalan

Yang lagi duduk manis banget

Boleh dong minta kenalan

Makna yang terdapat pada contoh pantun jenaka tersebut adalah gombalan yang bertujuan untuk mengajak kenalan seseorang yang manis, yang sedang duduk sendirian tanpa ada teman di sampingnya.

  • Hewan-hewan menangis tersedu

Mendengar musik yang sedang diputar

Senyummu manis bagai madu

Membuat hati abang bergetar

Makna yang ada di dalam pantun jenaka tersebut adalah gombalan saat melihat seorang gebetan yang sedang tersenyum kepada kita. Nah, pantun ini cocok untuk kamu yang ingin membuat gebetan kamu tertawa.

Untuk membuat suasana menjadi cair, pantun jenaka memang bisa kamu gunakan sebagai bentuk candaan singkat bersama dengan teman-teman kamu.

Tentunya, pantun jenaka ini juga mempunyai banyak tema yang bisa kamu lontarkan sesuai dengan suasana yang kamu alami saat itu.

Untuk kamu yang ingin mempelajari tentang pantun jenaka, kamu bisa mempelajarinya melalui buku karya Deandra Alifiana A.F. yang berjudul Buku Pintar Majas Pantun Dan Puisi Terbaru & Terlengkap.

Buku ini hadir untuk membantu para pembaca dalam mengenali beragam jenis majas, pantun, dan juga puisi lama serta puisi baru.

Penjelasan yang disajikan di dalam buku ini sangat ringkas sehingga bisa dengan mudah dipahami oleh para pembacanya. Jadi, cocok untuk kamu yang ingin belajar pantun secara otodidak. Buku ini sangat cocok sebagai pegangan bagi siswa, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

Materi di dalam buku ini berisi tentang penjelasan lengkap tentang majas, pantun, dan juga puisi. Selain itu, juga terdapat puluhan jenis majas, pantun, dan puisi.

Tidak lupa dilengkapi juga dengan contoh beserta penjelasan di dalamnya. Lengkap bukan?

Pokoknya, buku ini sangat cocok untuk kamu yang ingin menambah wawasan lebih luas lagi tentang kesusastraan Indonesia. Buku ini bisa langsung kamu pesan dan beli melalui gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau