Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Lho, Caranya Menghitung Persentase Untung dan Rugi Investasi, Sudah Pernah Coba?

Kompas.com, 22 Agustus 2022, 09:30 WIB
cara menghitung persentase keuntungan investasi Sumber: interpreneur.com cara menghitung persentase keuntungan investasi
Rujukan artikel ini:
Strategi Manajemen Portofolio Investasi Saham
Pengarang: Raymond Budiman
|
Editor Rahmad

Apakah kamu baru memulai usaha dan sedang memikirkan berapa persentase keuntungan yang bisa kamu dapatkan? Bagi seorang investor, menghitung persentase untung dan rugi dalam investasi sangatlah penting untuk dilakukan. Hal itu bisa menunjukkan seberapa banyak yang akan kita terima dibandingkan dengan jumlah yang harus kita butuhkan dalam mencapai keuntungan.

Cara menghitung persen ini tidaklah sesulit yang dibayangkan, kamu hanya perlu mengetahui rumus-rumusnya dengan tepat.

Rumus Menghitung Persentase Untung Rugi

Rumus Menghitung Persentase Untung Rugi Rumus Menghitung Persentase Untung Rugi

Cara menghitung persentase untung dan rugi ditentukan dari modal awal atau harga saat membeli di awal. Caranya, harga jual investasi dikurangi dari harga saat pembelian untuk mendapatkan nilai untung atau rugi dalam investasi. Setelah itu, ambil nilai untung atau rugi yang sudah didapat dari investasi dan bagilah dengan jumlah asli dari harga investasi atau saat pembelian pertama. Terakhir, kalikan hasil tersebut dengan 100 untuk mendapatkan persentase perubahan dalam investasi.

Harga jual – harga pembelian X 100 : Harga beli

Jika hasil perhitungan yang didapatkan hasilnya negatif, berarti ada kerugian dalam investasi yang kamu lakukan. Hal ini juga bisa disebut dengan biaya dasar investasi. Namun, jika hasilnya positif, maka artinya ada keuntungan dari nilai pasar atau dari harga jual.

Nah, dari rumus di atas, terdapat tiga skenario yang bisa terjadi.

Pertama, perhitungan persentase untung dan rugi akan menghasilkan jumlah uang yang setara dengan untung dan rugi dalam sebuah pembilang.

Yang kedua, jumlah uang yang berasal dari keuntungan dan kerugian akan dibagi dengan harga beli awal untuk membuat desimal. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan banyaknya keuntungan yang diwakili dibandingkan dengan berapa banyak yang diinvestasikan di awal.

Dan yang ketiga, mengalikan desimal dengan 100 supaya hasilnya berubah ke dalam bentuk persen. Dengan begitu, kita dapat mengetahui keuntungan ataupun kerugian dibandingkan dengan jumlah investasi di awal yang sebenarnya.

Contoh Menghitung Persentase Untung dan Rugi

Rumus cara menghitung persentase untung dan rugi ini bisa kamu aplikasikan ke dalam berbagai perhitungan jenis investasi. Berikut contohnya.

1. Saham

Misalnya, kamu seorang investor yang membeli saham sebanyak 100 lembar, dengan harga satuannya 30 dolar per saham. Artinya, harga investasi awalnya adalah 30 dolar dikali 100 atau sejumlah 3000 dolar.

Lalu, saham tersebut dijual dengan harga 38 dolar per lembar. Total, biaya penjualannya adalah 3.800 dolar. Maka, nilai keuntungannya adalah 3.800 dikurangi dengan 3000 atau nilainya adalah sebesar 800 dolar. Sedangkan cara menghitung persentase dari keuntungannya adalah sebagai berikut

Harga jual – harga beli X 100 : Harga beli=

38-30 x 100 : 30 = 26,67%

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

2. Indeks

Kamu merupakan seorang investor yang ingin menentukan performa dari Dow Jones Industrial Average (DJIA) dalam beberapa tahun terakhir ini. Dow adalah salah satu indeks yang bisa melacak 30 saham perusahaan paling mapan yang ada di Amerika Serikat.

Misalnya, Dow Jones dibuka pada 24.000 dan ditutup dengan 24.480 di akhir minggu. Maka, cara menghitung persentase untung dan ruginya adalah dengan cara:

(24.480 – 24.000) / 24.000 = 0.2 x 100 = 2%

Ada sebuah pertimbangan khusus ketika menghitung dividen. Investasi tidak akan datang tanpa adanya biaya, dan hal ini juga harus tercermin dalam menghitung persentase untung dan rugi.

Perlu diingat juga, kedua contoh perhitungan di atas tanpa mempertimbangkan biaya perantara dan komisi maupun biaya pajak.

Biaya transaksi bisa dihitung dengan cara mengurangi keuntungan dengan biaya investasi. Misalnya seorang investor dikenakan biaya 75 dolar dari brokernya, maka cara menghitung persentase untung ruginya adalah dengan cara:

((3.800 – 3000) – 75) x 100 : 3000 = 24,16%

3. Dividen

Dividen merupakan pembayaran tunai yang dibayarkan kepada para pemegang saham dan dikonfigurasikan berdasarkan setiap sahamnya. Jika menggunakan model contoh yang pertama, maka perhitungannya adalah perusahaan akan membayarkan dividen sebesar 2 dolar untuk setiap saham yang dimiliki. Sehingga, para investor akan mendapatkan dividen sebesar 2 dolar dikali 100 lembar atau sama dengan 200 dolar.

Maka, perhitungan persentase keuntungannya adalah

((3.800 – 3000 + 200) x 100 : 3000 = 33,33%

Dengan memasukkan biaya komisi, transaksi, dan juga dividen, maka perhitungan persentase untung rugi investasi kamu akan jauh lebih akurat.

Jika kamu ingin mempelajari tentang investasi serta strategi dalam mengelola portofolio, kamu bisa membaca buku Strategi Manajemen Portofolio Investasi Saham yang ditulis oleh Raymond Budiman. Buku ini akan memandu kamu secara mendalam selangkah demi selangkah tentang bagaimana strategi manajemen portofolio dalam melakukan investasi saham.

Raymond Budiman sendiri merupakan seorang profesional dalam industri pasar modal seperti Asset Management, pengelolaan investasi dan sekuritas. Maka, dengan membaca buku ini kamu bisa mendapatkan banyak ilmu serta wawasan tentang manajemen portofolio investasi secara profesional. Karena informasi yang ada di dalam buku ini berdasarkan pada pengalaman praktikal.

Kamu bisa langsung memesan buku ini di https://www.gramedia.com/

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

buku
Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

buku
7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

buku
Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

buku
Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

buku
Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

buku
7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

buku
Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau