Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dari Remaja hingga Dewasa: Menghadapi Perubahan dengan Semangat A.DAP.TA.SI

Kompas.com, 8 Agustus 2023, 15:10 WIB
Buku A.DAP.TA.SI: Life in Transition Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo  Buku A.DAP.TA.SI: Life in Transition
Rujukan artikel ini:
A.dap.ta.si
Pengarang: Nisrina Putri Utami, M.Psi.,…
|
Editor Puteri

Setiap langkah dalam kehidupan membawa perubahan, seperti bumi yang terus berputar, takdir kita akan selalu dihadapkan pada berbagai perubahan.

Tak bisa dipungkiri, momen transisi dalam hidup sering kali membingungkan, terutama bagi generasi muda.

Lalu, apa yang harus dilakukan generasi muda agar dapat menemukan inspirasi dan motivasi untuk melewati masa-masa sulit dengan penuh keyakinan?

Cara Menghadapi Perubahan dengan Percaya Diri

1. Mengasah Ketangguhan Batin

Perubahan tak jarang menyulitkan jiwa dan pikiran.

Namun, dengan terus belajar dan mengasah ketangguhan batin, kita akan mampu menghadapi ketidakpastian dengan tabah dan membangun sikap positif dalam menyongsong setiap tantangan.

Kamu bisa mengasah ketangguhan batin dengan melakukan mindfulness atau self-reflection.

2. Memandang Perubahan sebagai Proses Alami

Merasa cemas menghadapi perubahan itu wajar, namun perubahan adalah bagian alami dari kehidupan.

Dengan pandangan yang benar seperti itu, kita akan dapat lebih mudah merangkai perubahan sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

3. Bijak Menyikapi Rasa Takut dan Kegagalan

Kegagalan dan takut selalu mengintai, tetapi kita bisa menyikapi hal tersebut dengan bijaksana.

Caranya adalah dengan menghadapinya dengan penuh kesadaran, mengidentifikasi akar penyebabnya, belajar dari pengalaman, fokus pada proses daripada hasil, dan selalu mengingat bahwa kegagalan adalah bagian normal dari perjalanan menuju kesuksesan.

4. Membangun Rencana Masa Depan yang Bijaksana

Menetapkan tujuan dan ambisi yang jelas akan membantu kita menghadapi setiap perubahan dengan percaya diri.

Membangun rencana masa depan yang bijaksana membutuhkan dedikasi, ketekunan, dan komitmen untuk terus berusaha mencapai tujuan yang kita tetapkan.

Dengan merencanakan dengan hati-hati dan bijaksana, kita dapat meraih masa depan yang penuh potensi dan kebahagiaan.

Selain hal-hal di atas, kamu juga bisa melengkapi perjalanan adaptasimu dengan buku A.DAP.TA.SI: Life in Transition karya Nisrina P. Utami, M.Psi., Psikolog terbitan YOI Books, Elex Media Komputindo.

Buku ini memberikan panduan praktis dan semangat yang membantu kita para generasi muda untuk menjalani perubahan hidup dengan lebih baik.

Melalui buku ini, para pembaca diingatkan akan esensi dari menghadapi perubahan dengan bijaksana dan menjadi sahabat bagi mereka yang tengah berada dalam fase adaptasi.

Dapatkan bukunya di toko Gramedia seluruh Indonesia atau Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

buku
Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

buku
8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

buku
Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

buku
4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

buku
8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

buku
7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

buku
Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

buku
Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

buku
Sejarah Hubungan Korea Selatan dan Jepang hingga Masa Modern

Sejarah Hubungan Korea Selatan dan Jepang hingga Masa Modern

buku
Siapa Pencetus Tanam Paksa? Ini Tokoh, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

Siapa Pencetus Tanam Paksa? Ini Tokoh, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Sistem Ekonomi Kolonial Belanda: Kebijakan dan Praktiknya di Indonesia

Sistem Ekonomi Kolonial Belanda: Kebijakan dan Praktiknya di Indonesia

buku
Fakta Penjajahan Belanda di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

Fakta Penjajahan Belanda di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

buku
Kenapa Belanda Menjajah Indonesia? Ini Alasan dan Sejarahnya

Kenapa Belanda Menjajah Indonesia? Ini Alasan dan Sejarahnya

buku
Hukum Gacha dalam Islam, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya

Hukum Gacha dalam Islam, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau