Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Kompas.com, 23 Juni 2026, 16:00 WIB
Legenda Kalimantan Sumber Gambar: Kompas.com Legenda Kalimantan
Rujukan artikel ini:
Kumpulan Legenda Nusantara: Kalimantan
Pengarang: Nur Astri Damayanti
Penulis Nadia
|
Editor Novia Putri Anindhita

Kalimantan tidak hanya dikenal karena hutan hujan tropisnya yang luas dan kekayaan alamnya yang melimpah, tetapi juga karena beragam cerita rakyat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Di balik setiap legenda, tersimpan kisah tentang kehidupan masyarakat, kepercayaan, hingga nilai-nilai moral yang masih relevan hingga saat ini.

Beberapa legenda dari Kalimantan bahkan sangat populer di berbagai daerah Indonesia.

Mulai dari kisah Batu Menangis yang mengajarkan pentingnya berbakti kepada orang tua, hingga cerita Putri Junjung Buih yang menjadi bagian dari sejarah dan budaya masyarakat Banjar.

Lalu, legenda apa saja yang berasal dari Kalimantan dan pesan moral apa yang terkandung di dalamnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Asal Usul dan Perkembangan Legenda Kalimantan

Sebagai pulau terbesar di Indonesia, Kalimantan menyimpan banyak cerita rakyat yang lahir dari kehidupan masyarakatnya yang dekat dengan alam.

Dari hutan lebat, sungai-sungai besar, hingga kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri, semuanya menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya berbagai legenda yang masih dikenal hingga sekarang.

Setiap daerah di Kalimantan memiliki cerita khasnya sendiri.

Ada legenda yang menceritakan asal-usul suatu tempat, ada pula yang berkisah tentang tokoh-tokoh sakti, putri kerajaan, hingga peristiwa yang dipercaya pernah terjadi di masa lampau.

Meski berbeda-beda, cerita-cerita tersebut memiliki satu kesamaan, yakni menjadi sarana untuk mewariskan nilai budaya dan kearifan lokal kepada generasi berikutnya.

Ciri khas legenda Kalimantan dapat dilihat dari beberapa unsur berikut:

1. Kental dengan Budaya Lokal

Legenda Kalimantan banyak dipengaruhi oleh tradisi dan kepercayaan masyarakat setempat sehingga setiap cerita mencerminkan karakter budaya daerah asalnya.

2. Mengangkat Hubungan Manusia dengan Alam

Sungai, hutan, dan berbagai unsur alam sering menjadi latar utama cerita.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya alam dalam kehidupan masyarakat Kalimantan sejak dahulu.

3. Memadukan Sejarah dan Mitologi

Beberapa legenda berakar dari peristiwa atau tokoh yang diyakini pernah ada, lalu berkembang dengan tambahan unsur mitos dan keajaiban.

4. Menjadi Media Penyampaian Nilai Kehidupan

Di balik kisah yang menarik, legenda-legenda ini mengajarkan berbagai nilai seperti kejujuran, kerja keras, rasa hormat kepada orang tua, dan kepedulian terhadap sesama.

5. Tetap Lestari di Era Modern

Meski berasal dari tradisi lisan, banyak legenda Kalimantan yang kini didokumentasikan dalam buku, karya sastra, hingga media digital sehingga dapat dinikmati oleh generasi masa kini.

Karena itulah, legenda Kalimantan tidak hanya dipandang sebagai cerita rakyat biasa.

Cerita-cerita ini juga menjadi bagian penting dari warisan budaya yang memperlihatkan kekayaan sejarah, tradisi, dan cara pandang masyarakat Kalimantan terhadap kehidupan.

Legenda Kalimantan yang Populer dan Masih Dikenang

Kalimantan memiliki banyak legenda yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Sebagian cerita menjelaskan asal usul suatu tempat, sementara yang lain berkisah tentang tokoh-tokoh legendaris yang dipercaya pernah hidup pada masa lampau.

Meski telah berusia ratusan tahun, kisah-kisah ini masih sering diceritakan karena mengandung nilai budaya dan pesan moral yang kuat.

Berikut beberapa legenda Kalimantan yang paling populer dan masih dikenal hingga saat ini:

1. Batu Menangis

Legenda Batu Menangis berasal dari Kalimantan Barat.

Cerita ini mengisahkan seorang gadis cantik yang malu mengakui ibunya yang miskin.

Karena sikapnya yang durhaka, sang gadis akhirnya dikutuk menjadi batu.

Kisah ini dikenal luas sebagai pengingat akan pentingnya menghormati dan menyayangi orang tua.

2. Putri Junjung Buih

Putri Junjung Buih merupakan legenda yang sangat terkenal di Kalimantan Selatan.

Dikisahkan bahwa seorang putri cantik muncul dari buih di permukaan sungai dan kemudian menjadi tokoh penting dalam sejarah Kerajaan Banjar.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Hingga kini, cerita tersebut masih menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Banjar.

3. Naga Karang Intan

Legenda ini berasal dari daerah Karang Intan, Kalimantan Selatan.

Ceritanya berkaitan dengan seekor naga yang dipercaya menjaga wilayah tersebut.

Selain menjadi cerita rakyat yang menarik, legenda ini juga sering dikaitkan dengan asal usul nama suatu daerah.

4. Hantu Kuwung

Hantu Kuwung adalah salah satu cerita rakyat yang berkembang di kalangan masyarakat Dayak.

Sosok ini digambarkan sebagai makhluk gaib yang sering muncul di kawasan hutan.

Meski bernuansa mistis, cerita ini juga mengandung pesan agar masyarakat selalu berhati-hati dan menghormati alam.

5. Datu Ayuh dan Bambang Siwara

Legenda dari Kalimantan Selatan ini mengisahkan persahabatan dua tokoh dengan latar belakang yang berbeda.

Ceritanya sarat dengan nilai kebijaksanaan, kejujuran, dan pentingnya saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat.

Keberagaman legenda tersebut menunjukkan betapa kayanya budaya Kalimantan.

Setiap cerita memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi tokoh, latar, maupun pesan yang ingin disampaikan.

Melalui legenda-legenda inilah, berbagai nilai kehidupan dan kearifan lokal terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pesan Moral dalam Legenda Kalimantan

Di balik kisah-kisah yang penuh keajaiban dan tokoh legendaris, legenda Kalimantan menyimpan banyak pelajaran hidup yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai tersebut diwariskan secara turun-temurun sebagai cara untuk mengajarkan etika, kebijaksanaan, dan hubungan yang baik dengan sesama maupun lingkungan sekitar.

Setiap legenda mungkin memiliki alur cerita yang berbeda, tetapi banyak di antaranya menyampaikan pesan moral yang serupa, seperti:

1. Menghormati dan Berbakti Kepada Orang Tua

Pesan ini terlihat jelas dalam legenda Batu Menangis.

Kisah tersebut mengingatkan bahwa sikap durhaka dan tidak menghargai orang tua dapat membawa penyesalan dan akibat yang buruk.

2. Menjaga Kejujuran dalam Setiap Tindakan

Banyak tokoh dalam legenda Kalimantan digambarkan memperoleh kebahagiaan karena bersikap jujur, sementara kebohongan sering kali berujung pada masalah dan kerugian.

3. Tidak Sombong terhadap Kelebihan yang Dimiliki

Beberapa cerita rakyat Kalimantan menunjukkan bahwa kesombongan dapat membuat seseorang kehilangan rasa hormat dari orang lain dan membawa dampak negatif bagi dirinya sendiri.

4. Menghargai Adat dan Tradisi

Sebagai bagian dari warisan budaya, legenda Kalimantan mengajarkan pentingnya menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur agar tetap lestari.

5. Berani Menghadapi Tantangan dan Kesulitan

Tokoh-tokoh dalam legenda sering digambarkan harus melewati berbagai rintangan untuk mencapai tujuan mereka.

Hal ini mengajarkan pentingnya ketekunan dan keberanian dalam menghadapi masalah.

6. Menjaga Hubungan Harmonis dengan Alam

Karena banyak legenda berlatar hutan, sungai, dan lingkungan alam lainnya, cerita-cerita ini juga mengingatkan manusia untuk menghormati serta menjaga kelestarian alam tempat mereka hidup.

Legenda Kalimantan membuktikan bahwa setiap daerah di Indonesia punya cerita unik yang tak hanya seru untuk dibaca, tetapi juga kaya akan pesan moral dan nilai budaya.

Dari kisah Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih, setiap legenda menyimpan pelajaran hidup yang tetap relevan hingga saat ini.

Masih penasaran dengan legenda lainnya dari Kalimantan? Yuk, lanjutkan petualanganmu dengan membaca e-book Kumpulan Legenda Nusantara: Kalimantan.

Melalui berbagai legenda tentang asal usul tempat-tempat indah di Kalimantan, kamu akan diajak mengenal kekayaan budaya Nusantara dengan cara yang menyenangkan.

Dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik dan mudah dipahami, buku ini menjadi bacaan yang seru sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Temukan berbagai kisah legendaris lainnya hanya di Gramedia Digital.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

Cash Stuffing vs Budgeting Digital: Mana yang Lebih Ampuh?

buku
Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

Weton Tulang Wangi dalam Hubungan Asmara: Daya Pikat dan Tantangannya

buku
7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

7 Cara Berhenti Belanja Impulsif: Panduan Psikologi dan Finansial

buku
Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

Apa Itu Cash Stuffing? Berikut Panduan Dasar, Contoh Kategori, dan Trik Suksesnya

buku
Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

Yuk, Bertualang Bersama Para Pangeran yang Penuh Inspirasi Melalui Seri The Prince!

buku
Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

buku
7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

buku
Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau