Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berikut 6 Tips agar Tidak Ngantuk yang Ampuh untuk Kamu Terapkan

Kompas.com, 3 Januari 2022, 20:09 WIB
Sumber Gambar : Freepik.com
Rujukan artikel ini:
Atomic Habits: Perubahan Kecil yang…
Pengarang: James Clear
|
Editor Novia Putri Anindhita

Rasa kantuk sering kali dirasakan saat kamu tengah bekerja, belajar, maupun saat mengikuti pelajaran atau mata kuliah di kelas.

Rasa kantuk ini dapat mengganggu aktivitas yang kamu lakukan karena menyebabkan kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi.

Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya yaitu kurangnya tidur, stres, dehidrasi, jarang bergerak, dan lain-lain.

Oleh karena itu, penting untuk membuat tubuh kamu agar tetap segar saat melakukan kegiatan.

Berikut adalah enam tips agar tidak ngantuk yang ampuh untuk kamu terapkan.

6 Tips agar Tidak Ngantuk

1. Tetap Aktif Saat Bekerja

Terlalu lama duduk dapat menyebabkan perasaan penat dan bosan yang selanjutnya bisa membuat kamu merasakan kantuk.

Luangkan waktu sejenak di sela-sela aktivitas kamu untuk berdiri dan meregangkan otot.

Kamu bisa berjalan-jalan selama beberapa menit, pergi ke toilet, mengambil minum, ataupun melakukan stretching jika memungkinkan.

Dengan begitu, otak dan tubuh kamu jadi lebih fresh dan siap untuk melanjutkan aktivitas yang kamu kerjakan.

2. Minum Air Putih

Salah satu penyebab datangnya rasa kantuk adalah tubuh kamu yang dehidrasi.

Oleh sebab itu, jangan lupa untuk minum air putih secara teratur dan berkala.

Kamu bisa meletakkan botol air minum di samping meja tempat kamu bekerja atau belajar agar tidak lupa.

3. Istirahat Sejenak dari Layar

Jika kamu bekerja atau belajar menggunakan perangkat elektronik seperti laptop atau komputer, penting untuk meluangkan waktu sejenak selama beberapa saat untuk mengistirahatkan mata dari menatap layar.

Kamu bisa mengalihkan pandangan dengan menatap ke luar jendela atau dengan membaca buku.

Kamu juga bisa meletakkan tanaman hias yang lucu di samping meja tempat kamu bekerja atau belajar untuk menyejukkan mata.

4. Mengonsumsi Camilan

Selain minum air putih, mengonsumsi camilan juga bisa menambah energi dan membuat tubuh kembali segar.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Kamu bisa mengonsumsi camilan ringan seperti snack, buah-buahan, yoghurt, biskuit, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Lebih baik untuk makan camilan dalam porsi kecil dalam beberapa kurun waktu, karena jika mengonsumsi camilan dalam porsi besar dan berlebihan justru akan menyebabkan kamu merasakan kantuk.

5. Maksimalkan Tidur di Malam Hari

Salah satu penyebab utama kamu merasakan kantuk saat melakukan kegiatan adalah karena kurangnya tidur di malam hari.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memaksimalkan waktu istirahat kamu yang satu ini dengan tidak tidur terlalu larut dan dengan waktu yang cukup, yaitu selama 6 – 7 jam.

Dengan pola tidur yang baik akan berdampak besar terhadap kesegaran pikiran dan tubuh kamu keesokan harinya.

6. Mengelola Stres dengan Baik

Stres memiliki banyak dampak buruk, salah satunya yaitu bisa membuat kamu malas, sulit berkonsentrasi, dan juga menyebabkan rasa kantuk yang berlebih.

Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa sangat sulit untuk menghindari stres karena masalah yang kita hadapi setiap harinya.

Oleh sebab itu, pengelolaan stres yang baik adalah kunci agar kamu bisa terus aktif dan produktif.

Kamu bisa mengatasinya dengan meluangkan waktu untuk melakukan meditasi, yoga atau berolahraga di pagi hari sebelum memulai aktivitas.

Nah, itulah keenam tips agar tidak ngantuk yang ampuh untuk kamu terapkan.

Selain dengan menghindari rasa kantuk, kamu juga bisa meningkatkan produktivitas kamu setiap hari dengan membaca buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear.

Melalui bukunya, penulis ingin memberikan sudut pandang baru bahwa untuk memberikan perubahan besar tidak selalu hanya dengan melakukan hal-hal yang besar pula.

Sebaliknya, perubahan kecil dalam membangun kebiasaan yang sering kali dianggap remeh dan disepelekan, dapat terakumulasi menjadi jauh lebih besar daripada yang pernah kamu bayangkan sebelumnya, dan dalam kurun waktu tertentu akan menghasilkan perubahan yang signifikan.

Dengan penjelasan yang ringan dan mudah dimengerti, beserta contoh yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, kamu akan diperkenalkan pada empat kaidah perubahan perilaku yang meliputi hukum petunjuk, gairah, tanggapan, dan ganjaran.

Dengan mengikuti keempat hukum ini, kamu bisa menciptakan kebiasaan baik yang ingin kamu bangun maupun untuk membongkar kebiasaan buruk yang ingin kamu hilangkan.

Buku ini akan sangat cocok kamu baca jika kamu memiliki banyak resolusi atau tujuan yang ingin kamu capai, khususnya dalam menyambut tahun baru yang akan datang.

Yuk, jangan sampai ketinggalan untuk membaca buku yang telah mengubah hidup banyak orang ini dengan membelinya dengan mudah melalui online di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau