Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Lengkap Declutter Google Drive untuk Bersihkan Memori 

Kompas.com, 21 Juli 2026, 08:02 WIB
Declutter Google Drive Sumber Gambar: Magnific.com Declutter Google Drive
Rujukan artikel ini:
Sistem Komputer
Pengarang: Hermawaty, S.T., S.Kom, M.Kom.,…
Penulis Adnan
|
Editor Novia Putri Anindhita

Google Drive sering menjadi tempat menyimpan berbagai jenis file, mulai dari dokumen kerja, foto, video, hingga salinan berkas lama yang sudah jarang dibuka.

Jika tidak dikelola secara berkala, ruang penyimpanan dapat cepat penuh dan membuat pencarian file penting menjadi lebih sulit.

Melakukan declutter Google Drive membantu kamu menata ulang penyimpanan digital agar file yang tersisa benar-benar masih dibutuhkan.

Cara ini juga berguna untuk mengoptimalkan kuota akun Google karena kapasitas penyimpanan gratis Google dibagi bersama Google Drive, Gmail, dan Google Photos.

Apa itu Declutter Google Drive?

Declutter Google Drive adalah proses meninjau, mengatur ulang, dan menghapus file yang sudah tidak diperlukan dari penyimpanan awan Google.

Langkah ini bertujuan membuat ruang penyimpanan lebih efisien sekaligus membantu kamu menemukan file penting dengan lebih cepat.

Setiap akun Google mendapatkan kapasitas penyimpanan hingga 15 GB yang digunakan bersama oleh Google Drive, Gmail, dan Google Photos.

Jika kapasitas tersebut hampir penuh, kamu dapat menghapus file besar, membersihkan item yang tidak diperlukan, atau menambah ruang melalui layanan Google One.

Berbeda dengan sekadar menghapus file secara acak, declutter berfokus pada proses audit penyimpanan.

Kamu perlu mengenali file yang masih berguna, memindahkan data penting ke folder yang tepat, lalu menghapus berkas yang hanya memenuhi ruang tanpa memberikan manfaat.

5 Langkah Declutter Google Drive

Kamu bisa memulai proses declutter secara bertahap agar tidak ada file penting yang ikut terhapus.

Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan berdasarkan fitur resmi Google Drive.

1. Gunakan Storage Manager untuk Memilah Berkas Berukuran Besar

Buka halaman Google Storage atau Storage Manager, lalu tinjau file yang paling banyak memakan ruang penyimpanan.

Google juga menampilkan kategori penyimpanan dari Google Drive, Gmail, dan Google Photos sehingga kamu bisa menentukan prioritas pembersihan.

2. Temukan Unorganized Files (File Tanpa Folder Induk)

Ketik is:unorganized pada kolom pencarian Google Drive untuk menemukan file yang tidak lagi berada di dalam folder.

Setelah menemukannya, pindahkan ke folder yang sesuai atau hapus jika sudah tidak diperlukan.

3. Bersihkan Hidden App Data dari Aplikasi yang Sudah Tidak Digunakan

Beberapa aplikasi menyimpan Hidden App Data di Google Drive, misalnya data konfigurasi atau cadangan aplikasi.

Periksa menu Settings → Manage Apps, lalu hapus data aplikasi yang sudah tidak digunakan apabila ukurannya cukup besar dan memang tidak lagi diperlukan.

4. Kosongkan Trash agar File Terhapus Permanen

File yang berada di Trash masih menggunakan kuota penyimpanan hingga dihapus permanen atau terhapus otomatis setelah 30 hari.

Jika kamu sudah yakin tidak membutuhkannya lagi, kosongkan Trash untuk segera membebaskan ruang penyimpanan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

5. Audit Tab Shared with me dan Hapus Salinan yang Tidak Diperlukan

File pada tab Shared with me tidak menggunakan kuota akunmu karena tetap dihitung sebagai penyimpanan milik pemilik file.

Namun, salinan (copy) yang kamu buat, file yang kamu unggah ke folder bersama, atau file yang kepemilikannya telah dipindahkan kepadamu akan menggunakan kuota akunmu sehingga sebaiknya ditinjau dan dihapus jika sudah tidak diperlukan.

Membuat Folder Google Drive yang Minimalis dan Efisien

Struktur folder yang sederhana akan memudahkan kamu menemukan file tanpa harus membuka terlalu banyak subfolder.

Google juga menyarankan penggunaan nama yang jelas, folder yang mudah dipahami, serta sistem penandaan seperti warna dan bintang (Starred) agar pengelolaan file lebih efisien.

1. Terapkan Prinsip Folder Maksimal 3 Tingkat (3-Tier Folder Hierarchy)

Usahakan struktur folder tidak lebih dari tiga tingkat, misalnya Proyek → Klien → Dokumen atau Pekerjaan → 2026 → Laporan.

Struktur yang terlalu dalam justru membuat file lebih sulit ditemukan, sedangkan Google menyarankan memulai dengan hierarki sederhana dan menyesuaikannya sesuai kebutuhan.

2. Gunakan Sistem Penamaan File Berbasis Tanggal dan Status Proyek

Beri nama file secara konsisten menggunakan format seperti 2026-07_Laporan-Proyek_Final.pdf atau 2026-07-14_Notulen-Rapat_Draft.docx.

Google merekomendasikan nama file yang singkat, jelas, dan dapat memuat tanggal maupun kata kunci agar proses pencarian menjadi lebih cepat.

3. Manfaatkan Kode Warna (Color Coding) untuk Menandai Prioritas

Gunakan warna folder untuk membedakan kategori atau tingkat prioritas, misalnya merah untuk pekerjaan mendesak, biru untuk arsip, dan hijau untuk proyek aktif.

Fitur perubahan warna folder tersedia langsung di Google Drive dan dapat membantu kamu mengenali kategori file secara visual tanpa harus membuka setiap folder.

Cara Mendeteksi File Tidak Diperlukan dengan Google Drive Search Operator

Selain mengurutkan file secara manual, kamu juga bisa memanfaatkan search operator bawaan Google Drive untuk menemukan file tertentu dalam hitungan detik.

Operator ini didukung langsung oleh Google sehingga hasil pencariannya lebih spesifik dibandingkan pencarian menggunakan kata kunci biasa.

Search Operator Fungsi
is:unorganized Menemukan file yang tidak lagi berada di dalam folder (unorganized files).
owner:me Menampilkan file yang kamu miliki sehingga lebih mudah diaudit atau dihapus.
type:pdf Menampilkan seluruh file PDF agar mudah ditinjau satu per satu.
type:video Menemukan file video yang umumnya berukuran besar dan paling banyak menghabiskan kuota.
before:2024-01-01 Menampilkan file yang terakhir dimodifikasi sebelum tanggal tertentu sehingga cocok untuk mengarsipkan file lama.
after:2025-01-01 Menampilkan file yang dimodifikasi setelah tanggal tertentu untuk meninjau dokumen terbaru.
is:trashed Menampilkan seluruh file yang berada di Trash dan masih menunggu penghapusan permanen.
is:starred Menampilkan file yang telah diberi tanda bintang agar tidak ikut terhapus saat proses declutter.

Kamu juga dapat menggabungkan beberapa operator sekaligus agar hasil pencarian semakin spesifik.

Misalnya, gunakan type:video before:2024-01-01 owner:me untuk menemukan video lama milikmu atau is:unorganized owner:me untuk mencari file tanpa folder yang kamu miliki.

Google mendukung penggunaan beberapa operator dalam satu pencarian selama sintaksnya sesuai.

Setelah file berhasil ditemukan, tinjau kembali apakah file tersebut masih dibutuhkan.

Jika sudah tidak memiliki nilai guna, pindahkan ke Trash, lalu kosongkan Trash agar ruang penyimpanan benar-benar kembali tersedia.

Buku Sistem Komputer karya Hermawaty, Suharsono, dan Sri Tria Siska. membantu kamu memahami bagaimana perangkat keras, perangkat lunak, sistem operasi, hingga pengelolaan data bekerja sebagai satu kesatuan.

Bekal tersebut membuat proses mengatur penyimpanan digital tidak hanya berdasarkan kebiasaan, tetapi juga pemahaman yang lebih mendasar.

Setelah memahami konsepnya, kamu akan lebih mudah menentukan file mana yang perlu disimpan, dipindahkan, diarsipkan, maupun dihapus agar sistem tetap rapi dan efisien tanpa mengorbankan data penting.

Kalau ingin memperdalam dasar-dasar sistem komputer sekaligus membangun kebiasaan mengelola data digital secara lebih terstruktur, kamu bisa mendapatkan buku Sistem Komputer melalui Gramedia Digital.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

buku
Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

buku
8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

buku
Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

buku
4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

buku
8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

buku
7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

buku
Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

buku
Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

buku
Sejarah Hubungan Korea Selatan dan Jepang hingga Masa Modern

Sejarah Hubungan Korea Selatan dan Jepang hingga Masa Modern

buku
Siapa Pencetus Tanam Paksa? Ini Tokoh, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

Siapa Pencetus Tanam Paksa? Ini Tokoh, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Sistem Ekonomi Kolonial Belanda: Kebijakan dan Praktiknya di Indonesia

Sistem Ekonomi Kolonial Belanda: Kebijakan dan Praktiknya di Indonesia

buku
Fakta Penjajahan Belanda di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

Fakta Penjajahan Belanda di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

buku
Kenapa Belanda Menjajah Indonesia? Ini Alasan dan Sejarahnya

Kenapa Belanda Menjajah Indonesia? Ini Alasan dan Sejarahnya

buku
Hukum Gacha dalam Islam, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya

Hukum Gacha dalam Islam, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau