Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bikin Merinding, Berikut 10 Rekomendasi Novel Horor di Bulan November 2023

Kompas.com - 19/11/2023, 09:00 WIB
10 Novel Horror Rekomendasi November 2023 Sumber Gambar: Freepik.com 10 Novel Horror Rekomendasi November 2023
Rujukan artikel ini:
Tulah Desa Rimau
Pengarang: GUNTUR ALAM
|
Editor Ratih Widiastuty

Selain dapat dinikmati dalam format film, cerita horor juga akan sangat menarik bila dinikmati dalam bentuk tulisan pada sebuah novel.

Novel horor akan membuat para pembacanya untuk berimajinasi membayangkan kengerian yang disajikan, dan tentunya akan terasa jauh lebih menantang.

Apa saja novel horor yang mampu membuat bulu kuduk merinding? Berikut 10 rekomendasi novel horor yang bisa dinikmati.

10 Rekomendasi Novel Horor

1. Tulah Desa Rimau – Guntur Alam

Menceritakan sekelompok pemuda yang merupakan konten kreator yang tengah galau akibat kanal YouTube mereka sepi penonton sejak beberapa bulan belakangan.

Konten-konten yang mereka unggah tidak banyak ditonton jika dibandingkan dengan kompetitor yang jumlah penontonnya semakin membludak.

Sampai suatu ketika, ketua kelompok tersebut menemukan berita mengenai mitos kutukan pengantin harimau di suatu desa terpencil.

Kutukan tersebut menyeret gadis berumur 18 tahun dengan ciri fisik tertentu yang menghilang tanpa jejak di sebuah hutan terlarang.

Maka sekelompok pemuda tersebut berniat untuk membuat konten tentang mitos yang melibatkan siluman harimau.

2. Perjamuan Arwah – Wicak Hidayat

Mengalami masalah akibat terjebak tagihan pinjaman online yang menggunung, membuat Mira mencari bantuan adiknya, Jay, yang mempunyai pekerjaan yang lebih stabil.

Akan tetapi, sang adik secara mendadak menghilang entah ke mana.

Pada akhirnya hal ini membawa Mira pada upaya pencarian yang justru malah membuatnya terperangkap dalam sebuah ritual gelap sehubungan dengan kejahatan masa lalu.

Di atas meja perjamuan ritual tersebut, masing-masing orang memiliki keinginan terpendam yang mesti diwujudkan.

Untuk memenuhinya, terdapat harga yang mesti dibayar.

Mampukah Mira menanggung konsekuensi agar dapat menemukan kembali adiknya?

3. Pak Djoko – Arin T.

Baru tiga hari menempati rumah baru, kakak-beradik, Bintang dan Gilang diperlihatkan penampakan berbagai wujud ‘makhluk penunggu’ di penjuru rumah.

Tidak cuma interaksi intens dengan makhluk astral, rumor tak menyenangkan yang beredar di kalangan warga sekitar tentang wisma yang saat ini mereka tempati.

Hal ini semakin mendesak Bintang untuk mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi.

Hingga fakta yang ditemukan pun menyadarkannya akan awal mula malapetaka yang terus menimpa keluarganya setelah menempati rumah tersebut.

Apalagi ketika musibah menimpa salah satu anggota keluarganya menjadi pertanda bahaya.

4. Ngunduh Jiwo – Restu Wiraatmadja

Pak Sumardi dan Bu Sumi menemukan keanehan yang terus menghantui pilihan mereka sesudah mengurus jenazah pengantin yang tewas secara tragis.

Arwah korban gentayangan, menebar teror kepada keluarganya, namun di sisi lain juga meminta pertolongan.

Menurut rumor yang beredar, kematian itu disebabkan oleh kutukan ngunduh jiwo yang dilakukan oleh perias pengantin.

Akan tetapi, ada yang menyebutkan jika kejadian itu dilakukan seorang ustaz yang mempunyai ambisi balas dendam.

Entah mana yang benar, Pak Sumardi dan Bu Sumi bertekad mencari petunjuk melalui orangtua pengantin korban ngunduh jiwo.

Mereka harus bertindak supaya tidak banyak korban jiwa yang berjatuhan, meskipun nyawa sendiri taruhannya.

5. Sekala dan Hantu Tanpa Kepala – Dadan Erlangga

Hidup Sekala sudah cukup rumit dengan banyaknya masalah yang dialaminya.

Kini, masalah Sekala tambah pelik tatkala pada hari ulang tahunnya yang ke-17.

Sekala memperoleh hadiah istimewa dari leluhurnya, yakni kemampuan melihat makhluk halus.

Makhluk-makhluk halus yang menampakkan diri ini membuat Sekala frustrasi.

Apalagi sosok hantu tanpa kepala yang terus muncul dan mengikuti Sekala ke mana pun dirinya pergi.

Anehnya, kemunculan hantu tanpa kepala itu juga bertepatan dengan menghilangnya sahabat Sekala, Raphael.

Postur tubuh hantu tersebut juga sangat mirip dengan Raphael.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Hingga suatu ketika aplikasi JanganDiklik terinstal pada ponsel Sekala dan mulai memberikan petunjuk mengenai sosok hantu tanpa kepala.

6. Mereka Sudah Mati – Arumi E.

Suster Violet melihat anak-anak yang tengah bernyanyi dengan gembira, berlarian tak kenal lelah, sama sekali tidak tampak seperti anak-anak yang sedang sakit.

Akan tetapi, suster lainnya melihat hal yang berbeda.

Anak-anak itu tampak sangat menyeramkan dengan tangan gelap berkuku panjang yang mampu mencengkeram dengan kuat sampai membuat lebam-lebam.

Seorang dokter magang bernama Bian, dan seorang dokter spesialis bernama Tama, juga terpaksa mesti mengakui terdapat sesuatu yang mistis di rumah sakit ketika mereka juga turut merasakan cengkeraman supranatural.

Suster Violet yang bisa melihat hal-hal gaib merasa memiliki tanggung jawab untuk mencari tahu penyebab dari kemunculan makhluk-makhluk gaib tersebut.

7. Waru – Aji Fauzi, Rudi Utomo & Mahya Bil Qisti

Sebagai seorang pengusaha yang tengah menjajal dunia politik, karier Adrian terbilang lancar.

Berbanding terbalik dengan kondisi rumahnya, istri Adrian dikurung di ruang bawah tanah akibat gangguan jiwa.

Ditambah lagi putranya tengah koma setelah terlibat tragedi misterius yang mengorbankan nyawa orang lain.

Seakan belum cukup mengerikan, keluarganya mulai diteror oleh sesosok hantu perempuan.

Peristiwa tersebut mengantarkan Adrian pada kilas balik masa lalu.

Jauh sebelum memperoleh kesuksesan, kehidupannya pernah sangat menderita.

Saat hampir menyerah, sebuah pertolongan hadir.

Menghubungkannya pada sebuah pohon waru keramat yang ternyata tidak memberi semua kesuksesan kepada Adrian secara cuma-cuma, tapi ada harga yang harus dibayar.

8. Hotel Mooi Indie – Sekar Ayu Asmara

Bimo adalah seorang sutradara film horor.

Tatiana seorang foodie yang memiliki siniar mengenai makanan.

Dirga merupakan mahasiswa sastra Jawa yang bertekad untuk membangkitkan popularitas bahasa hanacaraka.

Serta Ketut seorang dokter yang tengah mendalami ortopedi.

Mereka tidak saling mengenal, tapi mereka memiliki satu kesamaan, yaitu mengkhianati cinta pasangan masing-masing.

Perselingkuhan mereka seolah membuka pintu untuk sebuah kutukan masa lalu menjelma menjadi nyata.

Sebuah tuntutan balas dendam penari topeng yang ingin membunuh suaminya yang selingkuh.

Kekuatan hitam menjebak mereka semua.

Tepat di tanggal yang sama saat tragedi perselingkuhan dulu pernah terjadi di Hotel Mooi Indie.

9. Hilang dalam Dekapan Semeru – Fajar Aditya

Harapan semua pendaki, khususnya bagi mereka yang masih pemula, adalah dapat mencapai puncak gunung dengan selamat.

Lelah selama perjalanan akan hilang seketika tatkala melihat keindahan alam ciptaan Tuhan yang bisa dinikmati di atas ketinggian.

Akan tetapi, siapa yang menyangka jika niat awal mendaki gunung malah tersesat dan masuk menjelajahi kehidupan dunia lain.

Inilah persisnya yang dialami oleh sebagian besar tokoh dalam novel ini yang akan membawa pembaca pada sensasi horor yang bikin merinding.

10. Malam Seribu Jahanam – Intan Paramaditha

Pada tahun 1991, Hajjah Victoria binti Haji Tjek Sun meramal ketiga cucunya; satu cucu akan pergi berkelana, satu menjaga, dan satu lagi menjadi pengantin.

Saat salah seorang berkhianat, dara yang tersisa terjebak serta menoleh ke belakang, menelusuri dapur berisi kuali-kuali raksasa dan sumur terlarang di rumah Victoria.

Novel ini mengolah cerita-cerita Islami serta mitos Nusantara, yang merupakan dongeng gelap mengenai malu, sesal, dan hantu.

Sebuah renungan mengenai praktik beragama, retakan dan reruntuhan kelas menengah, serta rapuhnya persaudaraan.

Semua novel horor ini bisa langsung dipesan di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com