Film di Netflix yang Sedih Menonton film sedih sering kali menjadi cara paling ampuh untuk melepas penat atau merilis emosi setelah melalui hari yang berat.
Ada kepuasan tersendiri saat kita larut mengikuti alur cerita yang menyentuh hati dan mengaduk perasaan.
Netflix sebagai layanan streaming menyimpan koleksi drama melankolis yang siap menemani momen menontonmu.
Namun, banyaknya pilihan sering kali membuat kita bingung menentukan mana yang benar-benar layak ditonton dan sesuai dengan suasana hati.
Apakah sedang ingin menangisi kisah cinta yang tragis, atau justru merenungi hangatnya hubungan keluarga yang retak?
Berikut rekomendasi film di Netflix yang sedih dari berbagai genre yang bisa kamu jadikan pilihan.
Hubungan darah sering kali menyimpan konflik paling tajam namun juga kasih sayang paling tulus yang bisa dirasakan manusia.
Berikut adalah rekomendasi film bertema keluarga yang dijamin akan membuat mata sembap.
Film ini mengisahkan perjuangan seorang ayah dengan disabilitas intelektual yang dituduh melakukan kejahatan yang tidak pernah ia perbuat.
Hubungan murni antara ayah dan anak perempuannya yang menyelinap ke dalam sel penjara akan meremukkan hati penonton berkali-kali.
Adaptasi versi Indonesia ini menghadirkan kedekatan budaya dan emosi yang lebih personal berkat akting luar biasa Vino G. Bastian.
Anthony Hopkins memerankan seorang pria tua yang harus bergelut dengan demensia yang perlahan menggerogoti ingatannya yang berharga.
Penonton diajak merasakan kebingungan dan ketakutan yang dialami penderita demensia melalui sudut pandang yang unik dan membingungkan.
Rasa frustrasi sang anak yang diperankan Olivia Colman menambah lapisan kesedihan realistik tentang merawat orang tua yang menua.
Film ini mengangkat dinamika keluarga Batak yang terlihat harmonis di luar namun menyimpan keretakan komunikasi yang mendalam di dalamnya.
Skenario yang dibangun sangat dekat dengan realita banyak keluarga di Indonesia yang gengsi mengungkapkan rasa sayang secara verbal.
Momen ledakan emosi di meja makan menjadi puncak konflik yang akan membuat siapa pun merindukan orang tuanya di kampung.
Cerita film ini berpusat pada duka mendalam seorang ibu muda yang kehilangan bayinya sesaat setelah proses persalinan di rumah.
Film ini menggambarkan bagaimana sebuah tragedi kematian dapat menghancurkan hubungan suami istri dan keluarga besar secara perlahan.
Vanessa Kirby memberikan penampilan hening yang justru berteriak lantang tentang betapa beratnya proses berdamai dengan kehilangan.
Kisah nyata perjuangan Chris Gardner yang harus menjadi gelandangan bersama putra kecilnya demi mengejar karier di pasar saham.
Adegan saat mereka terpaksa tidur di toilet stasiun kereta bawah tanah adalah momen paling menyayat hati dalam sejarah sinema.
Film ini mengajarkan tentang keteguhan hati seorang ayah yang rela melakukan apa saja demi melindungi senyum anaknya.
Cinta tidak selamanya berakhir bahagia, terkadang perpisahan dan kematian justru menjadi penutup yang membuat sebuah kisah menjadi abadi.
Berikut beberapa film romansa yang jauh dari kata happy ending.
Film Korea ini membawa nuansa nostalgia tahun 90-an tentang cinta pertama yang manis, lugu, namun berakhir dengan kejutan menyakitkan.
Kisah persahabatan yang tulus berpadu dengan romansa remaja yang tidak terduga membuat plot twist di akhir terasa sangat memukul.
Siapkan mentalmu karena pada paruh kedua film, cerita berkembang menjadi semakin emosional dan menguras air mata.
Scarlett Johansson dan Adam Driver memerankan pasangan suami istri yang harus menghadapi proses perceraian yang panjang dan melelahkan mental.
Dialog-dialog tajam dalam film ini terasa sangat nyata dan menyakitkan karena menggambarkan bagaimana cinta bisa berubah menjadi kebencian.
Tidak ada peran antagonis di sini, hanya dua manusia yang pernah saling mencintai namun tidak lagi bisa berjalan beriringan.
Sinema asal Tiongkok ini menceritakan tentang dua orang asing yang bertemu di kereta saat mudik Imlek, jatuh cinta dan menjalin hubungan bertahun-tahun.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Penggambaran realita ekonomi yang keras sering kali menjadi penghalang terbesar bagi cinta tulus yang mereka miliki satu sama lain.
Film ini mengajarkan bahwa terkadang kita bisa memiliki segalanya di masa depan, kecuali orang yang menemani kita saat merintisnya.
Dua remaja dengan luka batin masing-masing mencoba saling menyembuhkan dan menemukan alasan untuk tetap hidup di tengah depresi.
Film ini mengangkat isu kesehatan mental dengan cara yang lembut namun menohok, memperlihatkan sisi gelap trauma masa lalu.
Akhir cerita yang tidak terduga memberikan pesan kuat tentang dampak kehadiran seseorang dalam hidup kita, sekecil apa pun itu.
Kisah sepasang kekasih yang telah bersama sejak kecil harus menghadapi kenyataan pahit ketika salah satunya didiagnosis kanker stadium akhir.
Sang wanita berusaha mencarikan pasangan baru untuk tunangannya sebelum ia meninggal agar kekasihnya tidak kesepian nantinya.
Premis yang terdengar konyol ini justru dieksekusi dengan sangat emosional dan mengajarkan arti melepaskan demi kebahagiaan orang lain.
Terkadang, kesedihan terbesar datang dari ketidakadilan dunia, perang, dan perjuangan manusia untuk sekadar bertahan hidup.
Berikut adalah rekomendasi film yang mengangkat tema kemanusiaan yang mengiris hati.
Karya hitam putih Steven Spielberg ini merekam kekejaman Holocaust dan upaya seorang pengusaha menyelamatkan ribuan nyawa Yahudi.
Setiap adegan dirancang untuk memperlihatkan sisi tergelap manusia sekaligus harapan yang muncul di tengah keputusasaan massal.
Gambar gadis kecil berjas merah di tengah visual hitam putih menjadi simbol kepolosan yang terenggut oleh perang.
Persahabatan murni terjalin antara anak komandan Nazi dan seorang bocah Yahudi yang terkurung di balik kawat berduri kamp konsentrasi.
Ketidaktahuan mereka akan kekejaman dunia orang dewasa justru mengantarkan keduanya pada takdir akhir yang sangat tragis dan traumatis.
Film ini memberikan tamparan keras tentang bagaimana prasangka dan kebencian warisan dapat menghancurkan generasi yang tidak berdosa.
Film anti-perang ini menelanjangi ilusi kepahlawanan dan memperlihatkan kengerian nyata yang dialami tentara muda di parit Perang Dunia I.
Tidak ada kemenangan yang dirayakan di sini, hanya kematian sia-sia dan trauma mental yang menghantui para penyintas selamanya.
Visual yang brutal dan mencekam memaksa penonton merenungi kembali harga mahal yang harus dibayar untuk sebuah ego negara.
Angelina Jolie mengarahkan film yang diangkat dari kisah nyata seorang anak perempuan yang bertahan hidup di era rezim Khmer Merah Kamboja.
Penonton diajak melihat kehancuran sebuah negara dan keluarga melalui mata polos seorang anak yang dipaksa menjadi tentara cilik.
Adegan perpisahan paksa dengan orang tua di kamp kerja paksa adalah momen yang akan meninggalkan bekas luka di hati penonton.
Berlatar di Meksiko tahun 1970-an, film ini mengikuti kehidupan seorang asisten rumah tangga yang menghadapi kehamilan tak diinginkan.
Visual hitam putih yang artistik justru memperkuat emosi sunyi dan ketabahan seorang wanita dalam menghadapi badai kehidupan yang bertubi-tubi.
Adegan persalinan dan penyelamatan di pantai adalah dua sekuens paling emosional yang digambarkan dengan sangat natural dan menyentuh.
Menonton deretan film di atas mungkin akan menguras air mata, namun juga memberikan perspektif baru tentang ketangguhan manusia.
Namun, pengalaman menyelami emosi mendalam tidak hanya bisa didapatkan melalui layar kaca.
Jika kamu menyukai narasi yang mengaduk emosi tentang cinta yang terhalang restu dan status sosial, maka novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck adalah bacaan yang tepat untuk kamu baca.
Novel karya Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) ini mengangkat persoalan adat Minangkabau di Sumatera Barat, termasuk diskriminasi sosial yang mengakar kuat pada masanya.
Selain masalah adat, dalam novel ini juga digambarkan tentang adanya diskriminasi yang terjadi di masyarakat Minangkabau pada waktu itu, membuat perjuangan tokoh utamanya terasa begitu nyata dan menyakitkan.
Perbedaan latar belakang dan status sosial juga menjadi penghalang cinta antara Zainudin dan Hayati, hingga kisah mereka berujung pada tragedi tenggelamnya sebuah kapal.
Novel ini tersedia di Gramedia.com dan Gramedia Digital untuk versi E-book!