Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Arti Istilah Sefrekuensi dalam Memiliki Hubungan dengan Orang Lain

Kompas.com, 29 Mei 2022, 19:00 WIB
Sefrekuensi Sumber Gambar: Freepik.com Sefrekuensi
Rujukan artikel ini:
Novel Negeri 5 Menara
Pengarang: Ahmad Fuadi
|
Editor Ratih Widiastuty

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah "sefrekuensi" yang sering diucapkan oleh banyak orang untuk mendeskripsikan hubungan yang dimilikinya, baik dengan teman, saudara, atau pasangan.

Namun, apakah kamu sudah memahami apa maksud dari hubungan yang sefrekuensi ini?

Bagaimana cara untuk mengetahui apakah kamu memiliki hubungan yang sefrekuensi dengan orang lain?

Jika kamu penasaran, berikut adalah penjelasan mengenai arti kata "sefrekuensi" dan tanda jika kamu memiliki hubungan yang sefrekuensi dengan orang terdekat kamu.

Arti Kata Sefrekuensi dalam Hubungan dengan Orang Lain

Sefrekuensi merupakan salah satu istilah gaul kekinian yang kerap digunakan untuk menggambarkan kecocokan yang dimiliki oleh dua atau beberapa orang.

Kecocokan ini bisa berupa kesamaan dalam hobi, pola pikir, prinsip hidup, selera musik atau film, makanan kesukaan, dan lain-lain, yang membuat dua atau beberapa orang tersebut memiliki hubungan yang erat dengan satu sama lain.

Memiliki hubungan yang sefrekuensi berarti kamu bisa dengan nyaman membicarakan berbagai macam hal bersama dengan teman atau pasangan kamu, karena merasa "nyambung" terlepas dari apapun topik yang akan kalian bahas.

Tidak hanya merasakan keseruan dengan membahas obrolan yang ringan saja, namun kamu juga kerap merasa lebih santai untuk bisa terbuka dan saling bertukar pikiran bersama dengan teman atau pasangan yang sefrekuensi.

Karena memiliki banyak kecocokan, kamu jadi merasa lebih nyaman untuk membagikan masalah-masalah personal karena mengetahui jika mereka akan memahami kamu tanpa ada perasaan menghakimi.

Memiliki hubungan yang sefrekuensi dengan orang lain memang merupakan suatu hal yang menyenangkan dan didambakan oleh banyak orang.

Namun, terkadang bukanlah hal yang mudah untuk bisa menemukan seseorang yang benar-benar klop atau sefrekuensi dengan kamu.

Berikut ini beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan untuk mengetahui apakah kamu memiliki hubungan yang sefrekuensi dengan orang di sekitar kamu.

Ciri Hubungan yang Sefrekuensi

1. Perasaan Nyaman dan Terhubung

Tanda pertama yang akan kamu rasakan ketika memiliki hubungan sefrekuensi dengan seseorang adalah perasaan nyaman dan koneksi yang mendalam saat bersama dengan orang tersebut.

Kamu bisa dengan bebas membicarakan apa saja dengan mereka dan seolah obrolan di antara kalian dapat mengalir dengan begitu mudah tanpa bersusah payah memikirkan topik tertentu yang akan dibahas.

Obrolan kalian pun terasa menyenangkan karena semua pihak memiliki ketertarikan dan antusias yang sama, sehingga kamu tidak akan pernah merasa terasing ketika sedang bersama dengan mereka.

2. Tidak Merasakan Gengsi

Masih berhubungan dengan ciri sebelumnya, perasaan nyaman dan koneksi mendalam yang kamu rasakan tersebut juga akan membuat kamu jadi lebih bebas untuk mengekspresikan diri tanpa perlu merasa gengsi ataupun minder.

Kamu benar-benar merasa bisa menjadi diri kamu yang sesungguhnya ketika berada di sekitar mereka, tanpa perlu berpura-pura menjadi orang lain.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Sebaliknya, kamu pun juga tetap merasa nyaman dan dapat memahami tingkah laku mereka, meskipun mungkin terkadang aneh dan sedikit menyebalkan.

3. Mudah Berbaikan

Meskipun memiliki hubungan yang sefrekuensi berarti kalian cenderung memiliki minat serta pola pikir yang sama, namun bukan berarti jika hubungan kalian akan selalu berjalan dengan lancar tanpa adanya konflik atau perdebatan.

Tetapi jika menyangkut orang-orang yang sefrekuensi dengan kamu, maka segala konflik serta masalah tersebut bisa kalian atasi dengan mudah dan tidak berlarut-larut.

Hal ini dikarenakan kamu akan merasakan perasaan kehilangan yang lebih mendominasi dibandingkan dengan rasa kesal atau marah, sehingga kamu jadi lebih mudah untuk memaafkan dan berbaikan dengan mereka.


Baca juga: Kata-kata Bijak Berkelas


4. Saling Mendukung Satu Sama Lain

Memiliki hubungan yang sefrekuensi dengan teman atau pasangan berarti kalian akan selalu ada untuk satu sama lain, baik dalam keadaan suka maupun duka.

Mereka dapat dengan mudah memahami apa yang kamu rasakan ketika kamu sedang berbagi keluh kesah dan tak lupa untuk memberikan dukungan agar kamu bisa kembali ceria.

Sebaliknya, jika orang terdekat kamu menceritakan masalahnya, kamu pun turut merasakan kesedihan dan ingin membantu mereka, agar bisa bangkit dan bersemangat kembali seperti sebelumnya.

Nah, itulah arti dari kata sefrekuensi dan beberapa ciri yang bisa menjadi tanda bahwa kamu telah menemukan seseorang yang sefrekuensi dengan kamu.

Memiliki teman yang sefrekuensi memang bisa menjadi kebahagiaan tersendiri yang tak akan bisa tergantikan dengan jenis kebahagiaan lainnya.

Itulah yang juga dirasakan oleh Alif Fikri Chaniago dan kawan-kawan dalam buku Negeri 5 Menara yang ditulis oleh Ahmad Fuadi.

Keenam orang sahabat yang berasal dari berbagai macam daerah ini dipertemukan ketika sama-sama menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren bernama Pondok Madani yang terletak di Ponorogo, Jawa Timur.

Kegemaran mereka yang senang duduk-duduk di bawah menara Pondok Madani membuat persahabatan mereka kian erat dan memiliki julukan sebagai Sahibul Menara.

Tidak hanya memiliki kegemaran yang sama, namun keenam orang sahabat ini juga mempunyai kepercayaan yang sama terhadap impian dan bersama-sama ingin mewujudkannya melalui doa serta ikhtiar.

Kamu bisa mengikuti keseruan kisah Alif, Raja, Said, Atang, Dulmajid, dan Baso ini dengan mendapatkan buku Negeri 5 Menara di Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau