Kreatifafa Penerbit Juz Amma for Little Ones Hadiri Istanbul Publishing Fellowship Industri kreatif Indonesia kembali menorehkan langkah di panggung internasional.
Ibu Fatchul Hidayah selaku CEO Kreatifafa, penerbit buku pop-up anak asal Indonesia secara resmi menghadiri Istanbul Publishing Fellowship Program.
Salah satu karyanya yang diterbitkan oleh penerbit m&c! Gramedia adalah Juz 'Amma for Little Ones.
Istanbul Publishing Fellowship Program merupakan forum global bergengsi yang mempertemukan para pemimpin, inovator, dan kreator dari berbagai negara untuk membangun kolaborasi lintas budaya serta masa depan pendidikan dunia.
Istanbul Publishing Fellowship dikenal sebagai forum kelas dunia yang menjadi tempat bertemunya ide-ide besar, kolaborasi lintas budaya, serta jaringan global dari berbagai bidang.
Acara yang berlangsung pada tanggal 10–12 Februari ini menghadirkan diskusi inspiratif, sesi networking tingkat internasional, serta pengalaman budaya yang berkesan.
Kehadiran Ibu Fatchul Hidayah di forum ini menjadi langkah penting bagi Indonesia, khususnya dalam memperkenalkan potensi industri kreatif Tanah Air ke tingkat global.
Melalui Kreatifafa, Ibu Fatchul selama ini konsisten menghadirkan buku pop-up anak yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat nilai edukasi dan kreativitas.
Momentum kehadiran Kreatifafa di Istanbul semakin kuat karena bertepatan dengan peluncuran karya terbarunya Juz ‘Amma for Little Ones yang baru saja resmi diterbitkan dan didistribusikan oleh m&c! Gramedia dengan imprint Qanza.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Kolaborasi ini menjadi pencapaian penting bagi Kreatifafa sekaligus menandai kepercayaan penerbit nasional terbesar terhadap karya kreatif lokal.
Peluncuran Juz ‘Amma ini menghadirkan pendekatan baru dalam pembelajaran Al-Qur’an untuk anak.
Dilengkapi dengan asbabun nuzul serta visual interaktif yang dirancang agar anak lebih mudah memahami, mencintai, dan dekat dengan nilai-nilai spiritual sejak dini.
Ibu Fatchul Hidayah membawa misi besar pada forum ini dengan memperkenalkan karya anak bangsa sekaligus membuka peluang kerja sama global di bidang literasi dan pendidikan anak.
“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk bertemu dengan banyak tokoh dari berbagai negara dan berbagi cerita tentang Indonesia. Istanbul Fellowship menjadi langkah strategis untuk membuktikan bahwa karya anak bangsa memiliki standar kualitas yang setara, bahkan mampu bersaing di pasar global,” ungkap Ibu Fatchul Hidayah.
Partisipasi ini menjadi bukti bahwa pelaku industri kreatif Indonesia mampu tampil percaya diri di panggung internasional.
Lebih dari sekadar menghadiri acara, kehadiran Kreatifafa di Istanbul Publishing Fellowship membuka peluang kolaborasi internasional yang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi dunia pendidikan anak di Indonesia.
Partisipasi ini diharapkan mampu memicu semangat para kreator lokal bahwa industri penerbitan Indonesia memiliki daya tawar yang tinggi.
Dengan membawa bendera Kreatifafa, Ibu Fatchul Hidayah memposisikan Indonesia bukan lagi sebagai konsumen konten asing, melainkan sebagai produsen konten berkualitas yang layak dikonsumsi dunia.