Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waktu yang Tepat untuk Meditasi agar Manfaatnya Lebih Optimal

Kompas.com, 30 Januari 2026, 15:30 WIB
Waktu yang Tepat untuk Meditasi  Sumber Gambar: Freepik.com Waktu yang Tepat untuk Meditasi 
Rujukan artikel ini:
Jalan Hening: 101 Pintu Memasuki…
Pengarang: Nyogen Senzaki
Penulis Nadia
|
Editor Novia Putri Anindhita

Meditasi dikenal sebagai salah satu cara efektif untuk menenangkan pikiran, mengelola stres, dan menjaga kesehatan mental.

Namun, meski terlihat sederhana, masih banyak orang bertanya-tanya: kapan waktu yang tepat untuk meditasi agar hasilnya benar-benar terasa? Apakah harus pagi hari, siang, atau justru malam sebelum tidur?

Faktanya, meditasi bisa dilakukan kapan saja.

Tetapi, waktu tertentu dapat memberikan manfaat yang berbeda, tergantung tujuan dan kondisi tubuh.

Memahami hal ini akan membantu kamu membangun kebiasaan meditasi yang lebih konsisten dan efektif.

Mengapa Waktu Meditasi Itu Penting?

Meditasi bukan hanya soal teknik pernapasan atau posisi duduk, tetapi juga tentang kondisi mental dan fisik saat melakukannya.

Waktu meditasi berpengaruh pada tingkat fokus, kesiapan pikiran, serta respons tubuh terhadap relaksasi.

Pada waktu tertentu, pikiran lebih jernih dan mudah diajak fokus.

Di waktu lain, meditasi berfungsi sebagai pelepas stres atau sarana transisi sebelum beristirahat.

Oleh karena itu, memilih waktu yang tepat akan membuat meditasi terasa lebih alami, bukan sebagai kewajiban yang dipaksakan.

Meditasi Pagi Hari: Awal yang Tenang untuk Menjalani Hari

Bagi banyak praktisi, pagi hari sering dianggap sebagai waktu terbaik untuk meditasi.

Saat bangun tidur, pikiran masih relatif bersih dari distraksi dan emosi yang kompleks.

Manfaat meditasi pagi antara lain:

  • Membantu mengatur niat dan emosi sebelum memulai aktivitas
  • Meningkatkan fokus dan kesadaran diri sepanjang hari
  • Membuat pikiran lebih siap menghadapi tekanan pekerjaan atau studi
  • Meditasi pagi cocok bagi kamu yang ingin membangun rutinitas dan memulai hari dengan perasaan lebih stabil.

Bahkan meditasi singkat 5 sampai 10 menit sudah cukup untuk memberi efek positif.

Meditasi Siang Hari: Mengembalikan Fokus di Tengah Kesibukan

Tidak sedikit orang merasa lelah, cemas, atau kehilangan konsentrasi di tengah hari.

Meditasi siang hari dapat menjadi jeda yang membantu tubuh dan pikiran kembali seimbang.

Beberapa manfaat meditasi di siang hari meliputi:

  • Mengurangi stres akibat pekerjaan atau aktivitas padat
  • Menenangkan pikiran yang mulai penuh
  • Membantu meningkatkan produktivitas setelahnya
  • Meditasi siang tidak perlu lama.

Duduk tenang selama beberapa menit, fokus pada napas, dan melepaskan ketegangan sudah cukup untuk memberi efek menyegarkan.

Meditasi Sore atau Malam Hari: Melepaskan Beban Emosi

Bagi sebagian orang, meditasi malam hari justru terasa paling efektif.

Setelah seharian beraktivitas, tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk beralih ke mode istirahat.

Manfaat meditasi sore atau malam antara lain:

  • Membantu melepaskan emosi negatif yang menumpuk
  • Mengurangi overthinking sebelum tidur
  • Meningkatkan kualitas tidur

Meditasi malam cocok dilakukan dengan teknik yang lembut dan menenangkan, seperti mindfulness atau pernapasan perlahan.

Hindari meditasi yang terlalu energik karena bisa membuat tubuh kembali terjaga.

Waktu yang Tepat untuk Meditasi Berdasarkan Tujuan

Waktu meditasi yang tepat sangat dipengaruhi oleh tujuan pribadi yang ingin kamu capai karena setiap orang memiliki kebutuhan dan kondisi mental yang berbeda.

Untuk memudahkan pemahaman, berikut gambaran sederhananya:

  • Untuk menenangkan pikiran, meditasi bisa dilakukan saat sore atau malam hari.
  • Untuk meningkatkan fokus dan produktivitas bisa dilakukan saat pagi atau siang hari.
  • Untuk mengelola kecemasan, bisa kapan pun saat emosi mulai terasa berat.
  • Untuk membantu tidur, sebaiknya dilakukan 30-60 menit sebelum tidur.

Dengan memahami tujuan pribadi dari meditasi, kamu bisa lebih fleksibel menentukan waktu yang paling sesuai dengan ritme dan kebutuhan diri sendiri.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Apakah Meditasi Harus Dilakukan di Jam Tertentu?

Tidak ada aturan baku bahwa meditasi harus dilakukan di jam tertentu.

Waktu terbaik untuk meditasi adalah waktu yang bisa kamu jalani secara konsisten.

Konsistensi jauh lebih penting dibanding memilih jam yang “ideal” tetapi sulit dilakukan.

Bagi pemula, lebih baik memilih waktu yang paling realistis, meskipun hanya beberapa menit.

Seiring waktu, durasi dan kedalaman meditasi akan berkembang dengan sendirinya.

Tanda Kamu Sudah Menemukan Waktu Meditasi yang Tepat

Kamu bisa mengenali waktu meditasi yang paling cocok dengan kebutuhan dan ritme tubuhmu melalui beberapa tanda sederhana berikut:

  1. Meditasi terasa ringan, bukan beban
  2. Pikiran lebih mudah tenang
  3. Kamu jarang melewatkannya
  4. Ada perubahan positif pada suasana hati atau fokus

Jika meditasi selalu terasa berat, sulit dilakukan dengan konsisten, atau sering tertunda karena berbagai alasan.

Hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa waktu meditasi yang dipilih belum sesuai dengan ritme dan kebutuhan harianmu sehingga perlu dievaluasi dan disesuaikan kembali.

Kesalahan Umum dalam Menentukan Waktu Meditasi

Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam menentukan waktu meditasi, terutama ketika dilakukan tanpa menyesuaikan dengan ritme tubuh dan rutinitas harian masing-masing individu, antara lain:

  1. Memaksakan meditasi pagi padahal sulit bangun
  2. Bermeditasi saat tubuh terlalu lelah atau mengantuk
  3. Menargetkan durasi terlalu lama di awal
  4. Menyalahkan diri sendiri ketika tidak konsisten

Meditasi seharusnya menjadi ruang aman untuk menenangkan pikiran dan mengenali diri sendiri, bukan justru berubah menjadi sumber tekanan baru yang membuat seseorang merasa terbebani oleh tuntutan atau ekspektasi yang berlebihan.

Tips Menyesuaikan Meditasi dengan Rutinitas Harian

Agar meditasi lebih mudah dijalani dan tidak terasa membebani, kamu bisa menyesuaikannya dengan rutinitas harian yang sudah ada.

Beberapa tips sederhana yang dapat diterapkan antara lain:

  1. Memulai dari 3-5 menit
  2. Mengaitkan meditasi dengan kebiasaan lain (setelah bangun atau sebelum tidur)
  3. Tidak menuntut hasil instan
  4. Memberi ruang fleksibilitas pada jadwal

Dengan menyesuaikan meditasi pada pola hidup sehari-hari, kebiasaan ini akan terasa lebih alami dan berpeluang bertahan dalam jangka panjang.

Pertanyaan Umum Seputar Waktu Meditasi

Kapan waktu terbaik untuk meditasi?

Waktu terbaik untuk meditasi adalah saat kamu merasa paling bisa fokus dan mampu melakukannya secara konsisten.

Tidak ada jam yang benar atau salah karena efektivitas meditasi lebih ditentukan oleh keteraturan daripada waktu pelaksanaannya.

Apakah meditasi malam hari aman?

Meditasi di malam hari aman dilakukan, selama menggunakan teknik yang bersifat relaksasi dan menenangkan.

Hindari metode yang terlalu merangsang energi agar meditasi tidak mengganggu kualitas tidur.

Berapa menit meditasi yang ideal?

Bagi pemula, durasi 5–10 menit sudah cukup untuk merasakan manfaat meditasi.

Yang terpenting adalah melakukannya secara rutin dan bertahap, bukan memaksakan durasi yang terlalu lama sejak awal.

Mendalami meditasi tidak hanya soal menentukan waktu yang tepat, tetapi juga memahami makna keheningan dan kesadaran itu sendiri.

Buku Jalan Hening: 101 Pintu Memasuki Meditasi Zen karya Nyogen Senzaki menghadirkan pendekatan sederhana namun mendalam untuk mengenal meditasi Zen melalui refleksi, kisah, dan panduan yang relevan bagi pemula maupun praktisi.

Melalui buku ini, pembaca dapat memperkaya pengalaman meditasi dan menemukan ritme yang lebih selaras dengan kebutuhan batin.

Buku ini tersedia dan dapat dibeli melalui Gramedia.com sehingga kamu bisa mulai perjalanan meditasi dengan referensi yang tepercaya dan inspiratif.

Meditasi bukan tentang mengikuti aturan kaku, melainkan tentang mengenali kebutuhan diri.

Waktu yang tepat untuk meditasi adalah waktu yang membuatmu merasa lebih hadir, lebih tenang, dan lebih terhubung dengan diri sendiri.

Dengan mendengarkan tubuh dan pikiran, meditasi bisa menjadi kebiasaan yang benar-benar memberi manfaat jangka panjang.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau