Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Grand Blue Dreaming: Komedi Absurd dari Lembaran Baru di Kota Pesisir

Kompas.com, 23 Februari 2026, 12:00 WIB
Komik Grand Blue Dreaming Sumber Gambar: Gramedia.com Komik Grand Blue Dreaming
Rujukan artikel ini:
Akasha : Grand Blue Dreaming…
Pengarang: Inoue Kenji, Yosioka Kimitake
|
Editor Novia Putri Anindhita

Impian kehidupan kuliah di kota pesisir yang cemerlang berubah jadi mimpi buruk penuh pesta dan kekacauan.

Selamat datang di dunia diving yang lebih banyak minum daripada menyelam!

Sinopsis “Grand Blue Dreaming

Setelah lulus dari sekolah, Iori Kitahara pindah untuk melanjutkan kuliah di sebuah kota pesisir.

Ia bersemangat untuk memulai babak baru dalam hidupnya.

Dia tinggal di sebuah toko selam milik pamannya, penuh dengan impian untuk mengubah dirinya, bertemu gadis-gadis cantik, dan menikmati masa mudanya.

Namun, debut kuliah Iori tidak seindah yang ia rencanakan! Bisakah Iori bertahan dengan kehidupan barunya di klub selam?

Kehidupan di Kota Pesisir yang di Luar Ekspektasi

Alih-alih menjalani kehidupan kampus yang tenang dan romantis seperti yang ia dambakan, Iori justru terjebak dengan senior-senior klub selam yang eksentrik dan hobi berpesta.

Hari-harinya dipenuhi minuman keras, kehebohan tanpa arah, dan situasi memalukan yang datang silih berganti.

Contohnya ketika ia terpaksa datang hanya mengenakan celana dalam pada saat hari pertama kuliahnya karena malam sebelumnya ia terjebak pesta minum-minum bersama para seniornya.

Klub selam yang ia bayangkan penuh suasana pantai yang indah ternyata menyimpan sisi “liar” yang tak terduga.

Volume pertama ini menjadi pembuka yang kuat untuk petualangan kampus Iori.

Ceritanya ringan, cepat, dan penuh punchline tak terduga.

Pembaca akan dibuat tertawa sekaligus penasaran dengan kekacauan apa lagi yang menanti di halaman berikutnya.

Bukan Sekedar Komedi Kosong

Di balik komedinya yang absurd, seri ini menyimpan momen-momen yang cukup menyentuh dan memotivasi.

Iori yang awalnya takut air dan tidak bisa berenang, bahkan enggan bergabung dengan klub selam, perlahan mulai didorong oleh sepupunya dan para seniornya untuk mencoba.

Mereka tidak secara langsung memaksa, tetapi terus membujuknya agar berani melangkah keluar dari zona nyaman melalui tindakan-tindakan di luar nalar yang menjadi komedi tersendiri.

Dari situ, pembaca bisa melihat sisi pertumbuhan Iori sebagai karakter.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Seri ini juga menyelipkan dinamika pertemanan yang hangat.

Interaksi Iori dengan sepupunya, Chisa dan Nanaka, serta para senior dan teman-teman barunya yang kerap menghadirkan momen kocak sekaligus menggemaskan.

Tingkah laku para karakter sering kali berlebihan, tetapi justru itulah daya tarik utamanya.

Ada Adaptasi Animenya Lho!

Grand Blue Dreaming merupakan seri manga karya Kenji Inoue dan Kimitake Yoshioka yang pertama kali dirilis di Jepang pada tahun 2014 oleh penerbit Kodansha.

Seri ini masih berlanjut dengan total 25 volume di Jepang, dan dikenal sebagai salah satu manga komedi dewasa yang cukup populer dalam satu dekade terakhir.

Selain populer sebagai manga, cerita ini juga mendapatkan adaptasi anime berjudul Grand Blue, yang tayang pada tahun 2018.

Adaptasi animenya berhasil membawa humor absurd dan karakter-karakter nyeleneh ke layar dengan energi yang sama kocaknya.

Banyak penggemar anime yang awalnya tidak membaca komiknya kemudian jatuh cinta pada seri ini karena gaya komedinya yang unik dan tempo yang cepat.

Daya tarik utamanya terletak pada kombinasi komedi over-the-top dan ilustrasi ekspresif yang sangat mendukung lelucon visualnya.

Ekspresi wajah para karakter yang ekstrem menjadi ciri khas yang membuat pembaca sulit menahan tawa.

Selain itu, latar kota pesisir dan dunia diving memberikan nuansa segar yang jarang diangkat dalam komik komedi kampus.

Sangat Relatable dengan Kehidupan Anak Kampus!

Grand Blue Dreaming dikenal karena humor yang tak kenal ampun dan kejadian-kejadian yang sering membuat pembaca terpingkal.

Para penggemar sering memuji bagaimana komik ini mampu menangkap kegilaan dunia kampus, dari pesta minum-minum, persahabatan, hingga momen-momen canggung yang sangat relate dengan kehidupan anak muda.

Tidak sedikit yang mengatakan bahwa volume pertama saja sudah cukup untuk membuat mereka ketagihan dan terus mengikuti seri ini dari awal hingga sekarang.

Di Indonesia, Grand Blue Dreaming diterbitkan oleh m&c! di bawah lini Akasha, lini komik dewasa penerbit m&c!, karena adanya tema dan unsur dewasa seperti minuman keras dan visual seksual yang sering muncul pada seri ini, tentunya dengan sensor penyesuaian konten yang tentunya mengacu ke aturan penerbitan di Indonesia.

Dengan kombinasi humor visual yang ekspresif, karakter yang kuat, dan setting pesisir yang cerah, Grand Blue Dreaming menjadi rekomendasi sempurna bagi pembaca yang ingin hiburan ringan namun penuh tawa.

Siap ikut menyelam, atau justru tenggelam dalam kekacauan klub selam paling absurd ini?

Kamu bisa dapatkan semua seri manga Grand Blue Dreaming di Gramedia.com!

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau