Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Abai, Berikut Cara Membedakan Anak Kurus Sehat dan Kurang Gizi

Kompas.com, 13 September 2024, 09:00 WIB
Cara Membedakan Anak Kurus Sehat dan Kurang Gizi  Sumber Gambar: Freepik.com Cara Membedakan Anak Kurus Sehat dan Kurang Gizi 
Rujukan artikel ini:
Cemong Books: MPASI 101, Panduan…
Pengarang: dr Citra Amelinda Sp.A.,…
|
Editor Ratih Widiastuty

Memiliki anak dengan tubuh yang sehat dan ideal memang menjadi harapan setiap orangtua agar buah hati mereka bisa tetap aktif dan terhindar dari berbagai risiko penyakit.

Penting sekali untuk mencari tahu ilmu tentang nutrisi yang tepat supaya anak bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat, baik secara fisik maupun mental.

Apalagi tatkala melihat anak orang lain mempunyai postur tubuh yang lebih berisi, kadang kala terbersit pertanyaan apakah anak kita mempunyai tubuh yang ideal, kurus atau malah kurang gizi.

Meski terkesan sama, kenyataannya, tubuh yang kurus dan kurang gizi merupakan sesuatu yang amat berbeda satu sama lain.

Tidak cuma itu saja, anak yang mempunyai tubuh yang berisi pun belum tentu gizinya sudah tercukupi dan tubuh yang kurus juga tidak selalu berarti kekurangan gizi.

Oleh karena itu, penting sekali bagi para orangtua untuk memahami cara membedakan anak kurus sehat dengan anak kurus yang kekurangan gizi.

Pasalnya, terdapat beberapa faktor yang mengakibatkan tubuh anak kurus tetapi masih aktif bergerak dengan anak yang tubuhnya kurang gizi sehingga gampang menjadi lesu.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memastikan, apakah anak yang kurus memang kekurangan gizi atau sehat.

Perbedaan Anak Kurus dan Kurang Gizi

Banyak orangtua yang menganggap jika tubuh yang kurus dan kurang gizi adalah kondisi yang sama, nyatanya pengertian satu sama lain amat jauh berbeda.

Biasanya seseorang dengan tubuh yang kurus terjadi akibat kekurangan kalori makanan, sementara kekurangan gizi diakibatkan oleh sedikitnya nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Walaupun demikian, kedua hal ini bisa saja berlangsung bersamaan dan mesti segera memperoleh pertolongan.

Anak dengan Tubuh yang Kurus

Seorang anak yang mempunyai tubuh kurus menandakan berat badannya kurang apabila dibandingkan dalam indikator normal secara umur, perawakan, dan tinggi badan.

Indeks massa tubuh merupakan cara yang dipakai dalam menentukan berat badan yang ideal dengan membandingkannya terhadap tinggi badan.

Seorang anak yang sehat mesti mempunyai berat badan dengan persentase 5 sampai 85, apabila di bawah angka tersebut mereka dapat dianggap kurus.

Anak bisa mempunyai tubuh yang kurus karena diakibatkan kurangnya mengonsumsi makanan dengan kandungan kalori yang mencukupi untuk menjadikan tumbuh dan kembang yang berjalan normal.

Walau demikian, hal ini pun bisa diakibatkan oleh faktor genetik yang menjadikan seseorang mempunyai tingkat metabolisme tubuh yang tinggi.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Hal ini tentunya bisa berakibat pada penurunan berat badan yang berlebihan.

Anak Kurang Gizi

Salah satu penyebab anak mengalami kekurangan gizi adalah kurangnya mengonsumsi makanan bergizi dari jumlah minimum yang diperlukan oleh tubuh.

Kekurangan gizi ini akan menjadikan tubuh kekurangan nutrisi penting yang amat diperlukan untuk proses tumbuh kembang tubuh.

Beberapa nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh adalah karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak.

Kurangnya nutrisi ini sama seperti penyebab dari tubuh yang kurus.

Tidak hanya itu, hal ini juga terjadi akibat pola makan yang tidak teratur.

Tubuh yang cuma mengonsumsi makanan cepat saji atau manis tentunya bisa memenuhi kalori tubuh, namun tidak untuk nutrisi yang seimbang.

Dibutuhkan penanganan yang tepat bagi anak kurang gizi berdasarkan penyebabnya.

Apabila terdapat penyakit yang menghambat penyerapan nutrisi, maka langkah yang dilakukan adalah dengan mengobati penyakit tersebut terlebih dahulu.

Jika gangguannya diakibatkan oleh pola makan yang buruk, maka dengan memperbaiki pola makan menjadi cara yang tepat.

Maka dari itu, segera konsultasikan masalah ini pada dokter ahli gizi supaya bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Penting sekali untuk memberikan makanan yang bernutrisi dan bergizi pada anak sejak masih bayi agar tubuh mereka bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Buku Cemong Book: MPASI 101, Panduan Praktis dan Lengkap Nutrisi Anak bisa menjadi sumber ilmu dan referensi dalam memberikan asupan makanan yang tepat pada anak.

Buku ini membahas seputar pedoman MPASI untuk anak, mulai dari konsep dasar nutrisi, pola makan sehat, persiapan alat MPASI, rintangan yang akan dihadapi saat masa MPASI, hingga aneka resep MPASI.

MPASI atau Makanan Pendamping ASI diberikan pada bayi setelah menginjak usia enam bulan.

Untuk mengolah MPASI sendiri tidak boleh dilakukan secara sembarangan, sebab pengolahannya berbeda dengan makanan orang dewasa.

Segera beli dan miliki bukunya dengan memesannya di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Berapa Gaji Software Engineer dan Programmer 2026? 

Berapa Gaji Software Engineer dan Programmer 2026? 

buku
Red Line Bea Cukai Artinya Apa? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Red Line Bea Cukai Artinya Apa? Simak Penjelasannya Berikut Ini

buku
Pusat Perdagangan Amerika Serikat, Ada Wall Street hingga Silicon Valley 

Pusat Perdagangan Amerika Serikat, Ada Wall Street hingga Silicon Valley 

buku
Jenjang Karier Software Engineer vs Programmer: Mana yang Lebih Menjanjikan?

Jenjang Karier Software Engineer vs Programmer: Mana yang Lebih Menjanjikan?

buku
Mengenal Trivia Night, Permainan Kuis Kelompok yang Semakin Populer 

Mengenal Trivia Night, Permainan Kuis Kelompok yang Semakin Populer 

buku
Yuk, Kenalan dengan Komik-Komik Asano-sensei! Awalnya Berasa Slice of Life, Tapi Ternyata Dalem Banget!

Yuk, Kenalan dengan Komik-Komik Asano-sensei! Awalnya Berasa Slice of Life, Tapi Ternyata Dalem Banget!

buku
5 Cara Menghasilkan Uang dari Threads Meta 2026, Terbukti Cuan!

5 Cara Menghasilkan Uang dari Threads Meta 2026, Terbukti Cuan!

buku
Ciri-Ciri Kopi Arabika vs Robusta, Apa Perbedaannya? 

Ciri-Ciri Kopi Arabika vs Robusta, Apa Perbedaannya? 

buku
Lama Clearance Yellow Line Impor dan Tahapan Pemeriksaan Dokumen Bea Cukai

Lama Clearance Yellow Line Impor dan Tahapan Pemeriksaan Dokumen Bea Cukai

buku
Buying Time Artinya Apa dan Bagaimana Cara Menggunakannya secara Efektif?

Buying Time Artinya Apa dan Bagaimana Cara Menggunakannya secara Efektif?

buku
Perbedaan Americano dan Espresso yang Sering Belum Diketahui 

Perbedaan Americano dan Espresso yang Sering Belum Diketahui 

buku
Misi di Balik Mandat Palsu: Menguak Strategi dan Tujuan Angkatan Perang Ratu Adil

Misi di Balik Mandat Palsu: Menguak Strategi dan Tujuan Angkatan Perang Ratu Adil

buku
Proses Yellow Line Berapa Hari dan Tahapan Pemeriksaan Dokumen Bea Cukai

Proses Yellow Line Berapa Hari dan Tahapan Pemeriksaan Dokumen Bea Cukai

buku
15 Konsep Acara Natal yang Menarik dan Kreatif

15 Konsep Acara Natal yang Menarik dan Kreatif

buku
Mengenal Kota Bisnis Terbesar di Amerika Serikat yang Jadi Pusat Perdagangan Dunia 

Mengenal Kota Bisnis Terbesar di Amerika Serikat yang Jadi Pusat Perdagangan Dunia 

buku
Kenapa New York City Jadi Pusat Ekonomi? Ini Faktor yang Membuatnya Berpengaruh di Dunia

Kenapa New York City Jadi Pusat Ekonomi? Ini Faktor yang Membuatnya Berpengaruh di Dunia

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau