Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menjadi Paling Luas di ASEAN, Simak Luas Negara Indonesia

Kompas.com, 23 Oktober 2023, 16:00 WIB
Luas Negara Indonesia  Sumber Gambar: Pexels.com Luas Negara Indonesia 
Rujukan artikel ini:
Atlas Geografi Indonesia dan Dunia
Pengarang: Tim BIP
|
Editor Puteri

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar yang ada di dunia dengan setidaknya mempunyai 17.508 pulau di dalamnya.

Secara geografis, Indonesia dibagi menjadi empat bagian berdasarkan batas wilayahnya, yaitu wilayah Indonesia Barat, wilayah Indonesia Timur, wilayah Indonesia Selatan, dan wilayah Indonesia Utara.

Indonesia sendiri terdiri dari wilayah perairan yang luasnya dapat mencapai ⅔ dari keseluruhan wilayah daratannya.

Maka dari itu, dengan adanya batasan wilayah, Indonesia bisa menjaga kekayaan baharinya dan mempunyai peran penting dalam menjaga perbatasan untuk negara lainnya yang berdekatan.

Secara geografis, Indonesia terletak di antara benua Asia dan benua Australia.

Tidak hanya itu, Indonesia pun terletak di antara dua samudera, yaitu samudera Pasifik dan samudera Hindia.

Indonesia sendiri adalah negara paling luas di kawasan ASEAN, mengingat luas daratan dan perairannya yang menyebar dengan pulau-pulau yang jumlahnya begitu banyak.

Posisi geografis kepulauan membuat Indonesia mempunyai luas lautan yang jauh lebih besar dari luas daratan.

Maka dari itu, Indonesia mempunyai iklim laut yang lembap, amplitudo rendah, suhu yang tak jauh berbeda antara siang dan malam, serta kelembapan udara yang tinggi.

Lalu, berapakah luas wilayah negara Indonesia? Cari tahu penjelasan lengkapnya berikut ini.

Luas Negara Indonesia

Negara Indonesia mempunyai luas wilayah 5.193.250 km² yang juga meliputi daratan serta lautannya.

Sementara luas daratan negara Indonesia sendiri adalah 1.919.440 km² yang terdiri dari setidaknya 17.580 pulau yang tersebar luas.

Indonesia membentang sepanjang 3.977 mil dengan luas perairan sampai 3.273.810 km².

Berdasarkan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2008, sudah ditegaskan jika wilayah negara Indonesia meliputi daratan, perairan, dasar laut, dan tanah di bawahnya, serta ruang udara di atasnya, termasuk juga seluruh kekayaan alam di dalamnya.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Dengan adanya pembagian batas wilayah secara hukum seperti ini mampu meminimalisir terjadinya berbagai macam bentuk pelanggaran yang mungkin dapat terjadi, seperti negara lain yang mengambil kekayaan alam di wilayah negara Indonesia atau warga negara asing yang masuk wilayah Indonesia tanpa izin.

Letak Negara Indonesia

1. Letak Geografis

Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudera, yaitu benua Asia dan benua Australia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Berdasarkan letak geografisnya ini, Indonesia mendapatkan pengaruh dari angin muson barat dan angin muson timur yang menyebabkan Indonesia cuma mempunyai dua musim saja, yaitu musim kemarau dan musim hujan.

2. Letak Astronomis

Sementara secara astronomis, Indonesia terletak pada derajat Lintang Utara atau LU sampai 11° Lintang Selatan atau LS serta 95° Bujur Timur atau BT sampai 144° Bujur Timur atau BT.

Akibat letak astronomisnya ini, maka membuat Indonesia mempunyai iklim tropis.

3. Letak Geologis

Secara geologis, Indonesia dibagi menjadi tiga bagian, yaitu jalur pegunungan, lempeng, dan dangkalan.

Letak geologis sendiri adalah letak sebuah wilayah berdasarkan jenis batuan yang ada pada permukaan bumi.

Letak geologis negara Indonesia berada pada dua jalur pegunungan muda dunia yang dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Sebelah barat Indonesia adalah Sirkum Mediterania.
  • Sebelah timur Indonesia adalah Sirkum Pasifik.

Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng yang terdiri dari:

Bagian utara Indonesia berbatasan dengan tameng Asia yang sampai saat ini mengalami perluasan sampai diberi sebutan Lempeng Asia.

  • Bagian barat Indonesia berbatasan dengan benua Gondwana India, dasar Samudera Hindia.
  • Bagian timur Indonesia terletak di dasar Samudera Pasifik.

Indonesia berada pada tiga dangkalan yang terdiri dari:

  • Dangkalan Sahul
  • Dangkalan Sunda
  • Laut Pertengahan Australia Asiatik

Akan semakin menarik rasanya untuk mempelajari mengenai berbagai macam hal berbau geografi ini dengan membaca Atlas Geografi Indonesia dan Dunia yang memberikan ilmu mengenai geografis secara menyeluruh.

Buku ini akan menerangkan di mana saja letak provinsi, garis lintang, serta arah dengan gambar peta dan warna yang dibedakan sesuai dengan keadaan alam yang ada.

Tunggu apa lagi, segera pesan dan beli bukunya sekarang juga di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

7 Cerita Rakyat Toraja Singkat yang Penuh Pesan Moral dan Nilai Budaya

7 Cerita Rakyat Toraja Singkat yang Penuh Pesan Moral dan Nilai Budaya

buku
Legenda Sabai Nan Aluih: Cerita Rakyat Minangkabau tentang Keberanian dan Bakti kepada Keluarga

Legenda Sabai Nan Aluih: Cerita Rakyat Minangkabau tentang Keberanian dan Bakti kepada Keluarga

buku
Legenda Banyuwangi: Kisah Sri Tanjung dan Asal Usul Nama Banyuwangi

Legenda Banyuwangi: Kisah Sri Tanjung dan Asal Usul Nama Banyuwangi

buku
Cara Mengatasi Kompas HP Tidak Bergerak dan Penyebab Sensor Error

Cara Mengatasi Kompas HP Tidak Bergerak dan Penyebab Sensor Error

buku
Cerita Rakyat Surabaya: Kisah Dongeng Sura Baya dan Sejarah Aslinya

Cerita Rakyat Surabaya: Kisah Dongeng Sura Baya dan Sejarah Aslinya

buku
Cerita Rakyat Dayak yang Populer dan Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Dayak yang Populer dan Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Hulonthalo: Kisah Asal Usul Nama Gorontalo yang Sarat Makna Budaya

Legenda Hulonthalo: Kisah Asal Usul Nama Gorontalo yang Sarat Makna Budaya

buku
Kisah Sawerigading dan Asal Usul Legenda Terkenal Suku Bugis 

Kisah Sawerigading dan Asal Usul Legenda Terkenal Suku Bugis 

buku
Arti Fundamental secara Harfiah, KBBI, dan Contohnya di Berbagai Bidang

Arti Fundamental secara Harfiah, KBBI, dan Contohnya di Berbagai Bidang

buku
Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau