Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengertian dan Contoh Historiografi Kolonial

Kompas.com, 5 Juli 2023, 13:00 WIB
 Contoh Historiografi Kolonial  Sumber Gambar: Freepik.com Contoh Historiografi Kolonial 
Rujukan artikel ini:
Teh dan Pengkhianat
Pengarang: Iksaka Banu
|
Editor Puteri

Historiografi adalah penulisan peristiwa sejarah yang disertai dengan berbagai macam unsur di dalamnya.

Mirip seperti karya sastra, historiografi juga mengandung unsur intrinsik seperti latar, alur, tokoh, penokohan, dan lain sebagainya.

Penulisan peristiwa sejarah dalam historiografi tidak hanya ditulis seadanya saja, tapi juga meliputi intelektualitas dan pengaruhnya terhadap bentuk isi, penulisan sejarah, permasalahan, serta fungsinya.

Tujuan dari penulisan historiografi sendiri adalah untuk menghadirkan kembali rekonstruksi sejarah.

Salah satu jenis dari historiografi yaitu historiografi kolonial yang fokus utamanya ada pada peristiwa di Indonesia pada tangan Belanda.

Dalam historiografi kolonial, Indonesia masih disebut dengan Hindia Belanda.

Unsur lainnya yang meliputi tokoh dari Indonesia cuma ditempatkan sebagai pelengkap saja.

Historiografi kolonial meliputi Indonesia pada saat berada di bawah penjajahan bangsa asing, seperti Portugis, Belanda, dan Jepang yang datang ke Tanah Air.

Ketika masa penjajahan Belanda, historiografi kolonial pada umumnya ditulis oleh bangsa Belanda dengan referensi dari berbagai arsip mengenai Indonesia yang ada di Belanda.

Agar bisa memahami historiografi kolonial beserta contoh dengan lebih jelas lagi, simak pengertiannya berikut ini.

Pengertian Historiografi Kolonial

Historiografi kolonial adalah penulisan sejarah yang dilakukan pada saat masa kolonial Belanda.

Diawali ketika masa VOC hingga masa pemerintahan Hindia-Belanda yang ditulis oleh orang-orang Belanda itu sendiri.

Bahkan, banyak di antara para penulis Belanda tersebut sebetulnya belum pernah sama sekali datang ke Indonesia.

Meskipun belum pernah menginjakkan kaki di Indonesia, tapi mereka mendapatkan data dan informasi sumber penulisan sejarah dari arsip-arsip negara yang ada di Belanda.

Maka dari itu, tidak mengherankan apabila kebanyakan historiografi kolonial lebih banyak memihak bangsa Belanda.

Bahkan, secara ekstrem dan berani, penulisan historiografi kolonial menyebut jika pahlawan-pahlawan Indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan Tanah Air disebut sebagai biang onar ketertiban.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Contoh Historiografi Kolonial

1. Geschiedenis van den Indischen Archipel karya B.H.M Vlekke

Buku yang ditulis oleh B.H.M. Vlekke ini memberikan gambaran luas mengenai sejarah Nusantara.

Dalam buku ini penulis menjadikan pengaruh Belanda dalam proses pembentukan sejarah Indonesia sebagai fokus utamanya.

2. Gesciedhenis van Indonesie karya H.J. de Graaf

Karya yang ditulis oleh H.J. de Graaf ini adalah salah satu karya paling penting dan berpengaruh dalam historiografi kolonial di Indonesia.

Buku ini menyajikan narasi sejarah yang luas mengenai kolonialisme serta penjajahan di Indonesia.

Akan tetapi, interpretasi serta perspektif dari de Graaf kerap kali dipertanyakan sebab terlalu memihak pada sudut pandang penjajah.

3. History of Java karya Thomas S. Raffles

History of Java merupakan salah satu contoh historiografi kolonial terkenal yang ditulis oleh Thomas S. Raffles pada awal abad ke-19.

Buku ini memperlihatkan gambaran mengenai sejarah Pulau Jawa yang menekankan penjajahan bangsa Belanda di wilayah tersebut.

Buku ini turut menyajikan informasi penting mengenai budaya, fauna, flora, serta arkeologi Jawa.

4. Geschiedenis van Nederlandsch Indië karya FW Stapel

Buku yang ditulis oleh FW Stapel ini menyajikan gambaran umum mengenai sejarah Hindia-Belanda dari awal datangnya bangsa Belanda sampai masa kolonial.

Terdapat beberapa aspek sejarah yang turut dihadirkan dalam buku ini seperti ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

Akan tetapi, sama seperti karya-karya historiografi kolonial lainnya, sudut pandang yang digunakan condong lebih memihak penjajah dan kurang menghargai pengalaman serta perjuangan masyarakat Indonesia.

Mempelajari dan mencari tahu tentang sejarah Indonesia rasanya akan jauh lebih menarik dan menyenangkan apabila dinikmati lewat sebuah kisah fiksi.

Buku Teh dan Pengkhianat yang ditulis oleh Iksaka Banu akan menghadirkan tiga belas cerita pendek berlatar kolonial.

Pembaca akan diajak bertamasya kembali ke masa silam saat awal mula sepeda digunakan kaum bumiputra di Hindia-Belanda, ketika wabah cacar mengancam sedangkan sarana dan prasarana transportasi masih terbatas, saat globe masih merupakan produk pencerahan budi yang mewah, dan masih banyak lagi.

Iksaka Banu sukses menampilkan sejarah sebagai pergulatan manusia berikut susah-senang maupun kekecewaan serta harapan yang meliputi kebebalan atau nalar bagi tiap generasi.

Buku Teh dan Pengkhianat bisa kamu beli melalui Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Hell Teacher Nube : Seorang Guru dengan Tangan Iblis 

Hell Teacher Nube : Seorang Guru dengan Tangan Iblis 

buku
You are A Four Leaf Clover : Ketika Keberuntungan Datang Bersama Misteri

You are A Four Leaf Clover : Ketika Keberuntungan Datang Bersama Misteri

buku
Cara Membuat Ranking di Excel: Panduan Teknis Lengkap untuk Pemula

Cara Membuat Ranking di Excel: Panduan Teknis Lengkap untuk Pemula

buku
Syarat Hewan yang Bisa Dijadikan Pakan Ikan, Jangan Asal! 

Syarat Hewan yang Bisa Dijadikan Pakan Ikan, Jangan Asal! 

buku
Tips Stimulasi Bayi 6 Bulan agar Cepat Aktif dan Responsif

Tips Stimulasi Bayi 6 Bulan agar Cepat Aktif dan Responsif

buku
Milestone Bayi 3 Bulan dengan Cara yang Menyenangkan

Milestone Bayi 3 Bulan dengan Cara yang Menyenangkan

buku
Cara Membuat Excel di HP untuk Pemula dengan Mudah

Cara Membuat Excel di HP untuk Pemula dengan Mudah

buku
Grand Study of Ito Junji: Mengupas Isi Kepala Sang Maestro Manga Horor

Grand Study of Ito Junji: Mengupas Isi Kepala Sang Maestro Manga Horor

buku
Gramedia Gelar Kumpul Bareng Editor, Penulis, dan Komunitas dalam Acara BEDUK (Bedah Dunia Komik)

Gramedia Gelar Kumpul Bareng Editor, Penulis, dan Komunitas dalam Acara BEDUK (Bedah Dunia Komik)

buku
Cara Membuat Checklist di Excel untuk Pemula

Cara Membuat Checklist di Excel untuk Pemula

buku
Kode Etik ASN: Standar Perilaku untuk Menjaga Kehormatan dan Martabat ASN

Kode Etik ASN: Standar Perilaku untuk Menjaga Kehormatan dan Martabat ASN

buku
Panduan Stimulasi Anak 2 Tahun yang Tepat dan Menyenangkan

Panduan Stimulasi Anak 2 Tahun yang Tepat dan Menyenangkan

buku
Serunya Belajar Bersama “Keluarga Gaul”!

Serunya Belajar Bersama “Keluarga Gaul”!

buku
Siapa yang Bisa Mengalahkan Dr. Zomboss di Zaman Dinosaurus? Petualangan Seru Plants vs Zombies di Dunia Dinosaurus!

Siapa yang Bisa Mengalahkan Dr. Zomboss di Zaman Dinosaurus? Petualangan Seru Plants vs Zombies di Dunia Dinosaurus!

buku
Dongeng Anak Sebelum Tidur dan Perannya dalam Perkembangan Anak

Dongeng Anak Sebelum Tidur dan Perannya dalam Perkembangan Anak

buku
Perbedaan Yudisium dan Wisuda: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Perbedaan Yudisium dan Wisuda: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau