Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

15 Tokoh Proklamasi dengan Peran Penting dalam Kemerdekaan Indonesia

Kompas.com, 26 Januari 2023, 11:30 WIB
Tokoh Proklamasi wikipedia Tokoh Proklamasi
Rujukan artikel ini:
Buku Pintar Mengenal Pahlawan Indonesia
Pengarang: Suryadi Pratama
|
Editor Rahmad

Proses Proklamasi Kemerdekaan Indonesia melibatkan tokoh penting di dalamnya. Tokoh proklamasi tersebut mempunyai peranan penting yang jadi bagian dari sejarah Indonesia yang patut kita apresiasi. Itulah sebabnya kamu perlu tahu peran penting.

Tokoh Proklamasi

Berikut ini tokoh proklamasi yang berperan penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia:

1.Ir. Soekarno

Saat proklamasi, para pemuda menculik dia dan Bung Hatta ke Rengasdengklok. Mereka langsung diminta untuk memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia.

Akhirnya, dia bersama Moh. Hatta dan Ahmad Soebardjo menyusun teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda.

Kemudian, pada tanggal 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno membacakan teks proklamasi tersebut di halaman rumahnya, yakni Jl. Pegangsaan Timur nomor 56.

2. Moh. Hatta

Hatta juga berperan penting dalam keberhasilan Deklarasi tersebut. Bersama dua orang lainnya, ia juga menulis teks proklamasi tersebut. Dia bersama Ir. Soekarno menandatangani teks proklamasi atas nama rakyat Indonesia.

Ia juga turut berpartisipasi dalam organisasi Panitia Sembilan yang diketuai oleh Ir. Soekarno dengan jabatan yaitu sebagai Wakil Ketua.

3. Achmad Soebardjo

Ia adalah tokoh proklamasi yang masuk sebagai anggota organisasi BPUPKI. Setelah itu beliau juga bergabung dengan PPKI. Achmad Soebardjo juga terlibat dalam penyuntingan teks proklamasi bersama Soekarno dan Hatta.

Achmad Soebardjo juga berperan sebagai penengah ketika terjadi perbedaan pendapat antara golongan muda dengan golongan tua.

4. Mohammad Yamin

Ia adalah seorang sejarawan, budayawan, penulis, pengacara, dan juga seorang politikus, yang dinilai banyak orang sebagai tokoh proklamasi dan pahlawan nasional. Yamin adalah anggota organisasi BPUPKI dan dia juga bertugas di dewan Panitia Sembilan. Selain itu, ia juga menyampaikan pemikirannya dalam rapat BPUPKI yang kemudian membahas masalah-masalah fundamental negara.

5. KH.Wahid Hasyim

Wahid Hasyim terlibat dengan rekan-rekannya yang lain di Komite Sembilan. Ia adalah salah satu tokoh agama yang juga menegaskan dan mempertimbangkan suara alinea pertama Piagam Jakarta yang kemudian diganti dengan Pancasila.

6. H. Agus Salim

Agus Salim adalah tokoh yang ikut serta dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut sejarah, H. Agus Salim bergabung dengan Sarekat Islam (SI) pada tahun 1915. Ia juga anggota BPUPKI, yang kemudian menjadi anggota sembilan panitia.

7. Mr. Alexander Andries Maramis

Maramis adalah salah satu tokoh yang turut memperjuangkan kemerdekaan. Maramis pernah menjadi anggota BPUPKI. Ia juga menjadi anggota sembilan komite yang diketuai oleh Ir. Soekarno. Ia merekomendasikan perubahan alinea pertama Piagam Jakarta.

8. Soekarni

Dia adalah salah satu pemuda yang gigih berjuang untuk menaklukkan dan mengusir penjajah. Dia adalah orang penting selama proses proklamasi. Soekarni adalah salah satu orang yang terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

9. Wikana

Wikana adalah salah satu golongan yang diistimewakan dan memiliki kelebihan karena mampu mempelajari beberapa bahasa asing dengan lancar. Dalam pertempuran itu, ia ikut organisasi bernama Menteng 31.

Bersama Chaerul Saleh dan Sukarni, ia juga terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok. Ia juga ikut aktif dalam persiapan rapat penjelas yang berlangsung pada tanggal 17 Agustus 1945 di kediaman Soekarno.

10. Sutan Syahrir

Sutan Syahrir adalah seorang penulis intelektual. Ia juga memiliki hobi membaca buku-buku lokal dan internasional. Ia dan Bung Hatta memimpin Partai Nasional Indonesia (PNI Baru) pada tahun 1932.

Siapa sangka, Sutan Syahrir mencetuskan ide untuk mendorong Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Serangan tekanan terjadi pada 15 Agustus 1945 dengan dukungan golongan muda.

11. Sayuti Melik

Saat itu, Sayuti Melik berperan penting dalam proses proklamasi kemerdekaan. Ada pula Sayuti Melik, anggota PPKI yang dibentuk pada 7 Agustus 1945. Selain itu, ia juga tergabung dalam organisasi Menteng 31 yang berperan penting dalam peristiwa Rengasdengklok tersebut.

12. Fatmawati

Ibu Fatmawati adalah istri dari penerbit kami Ir. Soekarno. Fatmawati-lah yang menjahit karung merah putih itu bersamaan dengan isak tangis haru.

13. Latief Hendraningrat

Raden Mas Abdul Latief Hendraningrat memiliki karier militer dan pertama kali bergabung dengan PETA. Ia adalah pembawa bendera merah putih saat deklarasi pada 17 Agustus 1945.

14. Suhud Sastro Kusumo

Suhud memainkan peran penting ketika teks proklamasi kemerdekaan itu dibacakan. Dia bersama Latief mengibarkan bendera kebanggaan bangsa kita. Dan Suhud mencari tiang bendera untuk mengibarkan Saka Merah Putih.

15. Kasman Singodimedjo

Kasman adalah komandan PETA saat itu. Ia juga ikut mengamankan situasi dan kondisi pada saat pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan. Kasman juga anggota PPKI dan setelah kemerdekaan diangkat menjadi presiden KNIP (Komite Nasional Indonesia Tengah).

Mengetahui tentang Proklamasi bisa dilakukan dengan membaca buku. Buku Pintar Mengenal Pahlawan Indonesia yang ditulis Suryadi Pratama bisa kamu jadikan referensi untuk mengenal lebih banyak pahlawan yang berjasa bagi Indonesia. Termasuk tokoh proklamasi yang memiliki peran penting dan jadi bagian dari sejarah Indonesia.

Buku ini bisa kamu pesan dan beli di Gramedia.com!

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Kenali Hukum dan Syarat-Syarat Wakaf yang Sah dalam Islam

Kenali Hukum dan Syarat-Syarat Wakaf yang Sah dalam Islam

buku
Makanan yang Mengandung Vitamin D untuk Tulang Kuat dan Daya Tahan Tubuh

Makanan yang Mengandung Vitamin D untuk Tulang Kuat dan Daya Tahan Tubuh

buku
Urutan Siklus Manajemen Bencana yang Benar dan Wajib Dipahami

Urutan Siklus Manajemen Bencana yang Benar dan Wajib Dipahami

buku
Mengajarkan Spiritualitas kepada Generasi Alpha: Lebih dari Sekadar Hafalan

Mengajarkan Spiritualitas kepada Generasi Alpha: Lebih dari Sekadar Hafalan

buku
Mitigasi Bencana Banjir: Langkah Penting Mengurangi Risiko dan Dampaknya

Mitigasi Bencana Banjir: Langkah Penting Mengurangi Risiko dan Dampaknya

buku
Daftar Makanan yang Mengandung Vitamin A dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Daftar Makanan yang Mengandung Vitamin A dan Manfaatnya untuk Kesehatan

buku
Wakaf Al-Qur’an adalah Amal Jariah untuk Investasi Akhirat, Berikut Penjelasannya

Wakaf Al-Qur’an adalah Amal Jariah untuk Investasi Akhirat, Berikut Penjelasannya

buku
Mengenal Inner Child yang Terluka dan Pengaruhnya pada Kesehatan Mental

Mengenal Inner Child yang Terluka dan Pengaruhnya pada Kesehatan Mental

buku
6 Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan Kulit, Apa Saja?

6 Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan Kulit, Apa Saja?

buku
8 Rekomendasi Film Korea yang Sedih, Sukses Bikin Nangis!

8 Rekomendasi Film Korea yang Sedih, Sukses Bikin Nangis!

buku
10 Cara Menghilangkan Rasa Cemas yang Berlebihan

10 Cara Menghilangkan Rasa Cemas yang Berlebihan

buku
Mengenal Pengertian Wakaf, Jenis, serta Syarat dan Rukun Sahnya

Mengenal Pengertian Wakaf, Jenis, serta Syarat dan Rukun Sahnya

buku
Bukan Sekadar Bunga, Mawar Putih Melambangkan Apa?

Bukan Sekadar Bunga, Mawar Putih Melambangkan Apa?

buku
Perbedaan Bulking dan Cutting: Mana yang Tepat untuk Membentuk Tubuh Ideal?

Perbedaan Bulking dan Cutting: Mana yang Tepat untuk Membentuk Tubuh Ideal?

buku
10 Cara Menghilangkan Jamur pada Tembok, Tuntas hingga ke Akar!

10 Cara Menghilangkan Jamur pada Tembok, Tuntas hingga ke Akar!

buku
Sering Takut Mati karena Rasa Cemas Berlebihan? Ini Penyebab dan Solusi yang Tepat

Sering Takut Mati karena Rasa Cemas Berlebihan? Ini Penyebab dan Solusi yang Tepat

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau