Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Alasan Kenapa Bisnis Real Estat Bisa Jadi Investasi Cerdas?

Kompas.com, 16 Juli 2025, 12:00 WIB
Buku Real Estate Black Book Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo Buku Real Estate Black Book
Rujukan artikel ini:
Real Estate Black Book
Pengarang: Een Wierono
Penulis Een Wierono
|
Editor Ratih Widiastuty

Investasi properti atau real estat semakin hari makin menarik perhatian banyak orang.

Tak cuma karena potensi keuntungannya yang menjanjikan, tapi juga karena kemampuannya dalam menjaga nilai kekayaan dari waktu ke waktu.

Di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, bisnis properti menjadi salah satu pilihan yang dianggap stabil dan bisa diandalkan untuk jangka panjang.

Tapi kenapa bisnis real estat bisa disebut sebagai investasi yang cerdas? Yuk, kita bahas lebih dalam.

Alasan Bisnis Real Estat Bisa Jadi Investasi

1. Nilai Properti Terus Tumbuh Seiring Waktu

Salah satu keunggulan paling mencolok dari investasi properti adalah kecenderungan nilainya yang terus meningkat.

Berbeda dengan barang konsumtif yang mengalami penyusutan, properti justru mengalami apresiasi nilai, terutama jika berada di lokasi strategis.

Misalnya saja, kamu membeli sebuah unit apartemen kecil di pinggir kota.

Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, saat pembangunan infrastruktur berkembang dan kawasan tersebut jadi lebih hidup, harga apartemen itu bisa melambung tinggi.

Ini terjadi karena tanah adalah sumber daya yang terbatas—tidak bisa diperbanyak kayak mencetak uang.

Dengan jumlah lahan yang tetap, sementara populasi terus tumbuh, permintaan akan tempat tinggal dan ruang usaha otomatis meningkat.

Apalagi kalau ditambah faktor pendukung seperti pembangunan jalan tol, stasiun, bandara, atau pusat perbelanjaan.

Semua itu akan langsung mendongkrak harga properti di sekitarnya.

2. Menjadi Sumber Pendapatan Pasif

Banyak orang bermimpi bisa punya penghasilan tanpa harus kerja setiap hari.

Nah, investasi properti adalah salah satu cara untuk mewujudkannya.

Dari satu properti saja—misalnya rumah kos, ruko, atau apartemen—kamu bisa memperoleh penghasilan rutin dari biaya sewa.

Pendapatan ini bersifat pasif, artinya kamu nggak perlu terlibat langsung dalam operasional setiap hari.

Selain sewa, kamu juga bisa mendapat keuntungan lain dari capital gain, strategi fix and flip, atau strategi wholesale.

3. Melindungi Nilai Kekayaan dari Inflasi

Satu hal yang sering jadi momok bagi tabungan adalah inflasi.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Nilai uang di rekening bisa menyusut seiring waktu.

Tapi properti? Justru sebaliknya.

Ia menjadi salah satu aset yang secara alami bisa menjadi penyelamat untuk menjaga kekayaanmu supaya tidak tergerus oleh zaman.

Itulah sebabnya banyak orang menyimpan kekayaannya dalam bentuk properti.

Selain aman dari penyusutan nilai, properti juga bisa menjadi sumber pendapatan dan peningkatan kekayaan.

Jadi, alih-alih membiarkan uang tidur di tabungan yang nilainya terus tergerus, investasi di properti bisa memberikan ketenangan dan rasa aman secara finansial.

Meskipun menggiurkan, investasi properti bukan tanpa risiko.

Ada faktor-faktor penting yang harus diperhatikan.

Tapi tenang, risiko bisa diminimalkan jika kamu memiliki rencana yang matang.

Riset adalah kunci.

Pelajari kondisi pasar, amati perkembangan wilayah, dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional di bidang properti.

Jika kamu bisa mengambil keputusan dengan bijak, menyusun rencana dengan matang, dan disiplin menjalankannya, maka investasi di bidang ini bisa menjadi kendaraan terbaik untuk meraih kebebasan finansial.

Bisnis real estat bukan cuma tentang membeli tanah atau bangunan lalu berharap harganya naik.

Ini adalah permainan strategi, kesabaran, dan keberanian mengambil langkah.

Tapi dengan potensi pertumbuhan nilai yang tinggi, sumber pendapatan pasif yang stabil, serta kemampuannya melindungi kekayaan dari inflasi, properti tetap jadi pilihan investasi yang sangat cerdas di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

Nah, bagi kamu yang mau tau lebih banyak seputar bisnis real estat, kamu bisa baca buku Real Estate Black Book karya Een Wierono.

Buku ini berisi tip dan panduan praktis bagi kamu yang ingin terjun di bisnis real estat.

Dapatkan buku ini sekarang juga di Gramedia.com atau toko buku Gramedia terdekat!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

buku
Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

buku
Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

buku
Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

buku
How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

buku
Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

buku
7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau