Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menjadi Pengajar yang Mampu Membuat Suasana Belajar Menyenangkan

Kompas.com, 26 Desember 2021, 18:00 WIB
Sumber Gambar : Anjar Dewanti
Rujukan artikel ini:
Sekolahku Aneh Banget 1 :…
Pengarang: Dan Gutman
|
Editor Almira Rahma Natasya

Aku nggak mau sekolah!

Tak jarang kita mendengar kalimat itu dari anak-anak yang tiba-tiba memutuskan untuk mogok sekolah dengan berbagai alasan, salah satunya adalah karena tak menyukai dan tidak memahami tujuan sekolah.

Ini tentunya merupakan tantangan bagi orang tua dan pengajar, karena semua anak butuh belajar dan berhak mendapatkan pengajaran.

Apa pun bentuk ‘sekolah’ mereka, baik itu sekolah formal, sekolah informal, sekolah daring, homeschooling, kursus, dan sebagainya, pengajar yang kompeten akan selalu berusaha untuk membuat suasana belajar yang menyenangkan bagi anak didiknya.

Dengan begitu, anak didik akan bisa menerima dan menyerap pelajaran dengan baik, serta mengurangi kemungkinan mereka malas ke sekolah, atau bahkan sampai mogok sekolah.

Bagaimana menciptakan suasana belajar yang menyenangkan? Berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan pengajar agar proses belajar tak membosankan.


Baca juga: Contoh Hak dan Kewajiban Siswa Di Sekolah


Cara Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan

1. Masukkan Unsur Misteri dalam Pelajaran

Proses belajar bisa jadi lebih menyenangkan jika pelajaran adalah sebuah misteri yang harus dipecahkan dengan cara yang menyenangkan.

Misalnya, beberapa hari sebelum memulai subjek pelajaran baru berikan anak pertanyaan-pertanyaan yang menarik rasa keingintahuan mereka.

2. Jangan Mengulangi Pelajaran dengan Cara yang Sama

Pelajaran yang diulang-ulang dengan cara yang sama kemungkinan besar akan membuat anak kurang tertarik dan merasa bosan.

Coba lakukan dengan cara yang berbeda dari saat pertama menjelaskan, misalnya dengan melakukan review pelajaran melalui permainan.

3. Ciptakan Permainan (Games)

Entah murid Anda berusia 5 atau 25 tahun, memainkan games selalu menyenangkan bagi siapa pun.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Mengajarkan sesuatu melalui permainan juga membuat proses belajar lebih menyenangkan.

4. Berikan Pilihan pada Murid

Strategi efektif agar murid belajar dengan baik adalah dengan memberi pilihan cara belajar yang cocok.

Ini bisa menjadi motivator kuat karena bisa membantu murid mengembangkan minat dan juga kemandirian belajar.

5. Pakailah Teknologi

Jika memungkinkan, penggunaan berbagai teknologi dalam proses belajar mengajar akan meningkatkan minat dan mengurangi kebosanan.

6. Ciptakan Proses Belajar yang Interaktif

Daripada menjelaskan panjang lebar di depan murid selagi mereka mendengar dan mencatat, ajaklah murid terlibat dalam pelajaran sejak awal.

Buatlah modul yang melibatkan murid dan membuat mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan melakukan eksperimen.

7. Hubungkan Materi Pelajaran dengan Kehidupan Murid

Coba ciptakan hubungan antara materi pelajaran dengan dunia nyata sehingga murid memiliki pemahaman yang lebih baik mengapa mereka harus belajar materi tersebut.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan para pengajar untuk membuat proses belajar lebih menyenangkan, dan kreativitas serta empati adalah kuncinya.

Pengajar yang baik akan memahami jika tiap murid memiliki cara belajar yang tak selalu sama, dan belajar untuk melihat proses belajar dari sudut pandang murid.

Buku serial Sekolahku Aneh Banget menceritakan tentang seperti apa sekolah yang menyenangkan dari sudut pandang seorang murid SD kelas 2.

Kisah yang kocak dan amat ‘relate’ dengan anak-anak saat ini secara implisit mengajak anak untuk belajar dan menyukai sekolah.

Cocok juga dibaca oleh orang tua dan pengajar sebagai wawasan.

Yuk, belajar cara mengajar yang baru!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau