Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Jitu Cara Mengatasi Galau, Ampuh Mengusir Kesedihan

Kompas.com, 23 Juni 2022, 13:01 WIB
Cara Mengatasi Galau Sumber Gambar: Freepik.com Cara Mengatasi Galau
Rujukan artikel ini:
Segala-galanya Ambyar
Pengarang: Mark Manson
|
Editor Almira Rahma Natasya

Rasa galau tercipta dari perasaan-perasaan negatif yang timbul akibat pikiran kusut yang membuat perilaku kita juga tidak menentu.

Hampir semua orang pasti pernah merasakan galau.

Alasan galau bermacam-macam.

Bisa karena patah hati, kehilangan motivasi untuk melakukan suatu hal, rencana yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan lain-lain.

Ketika perasaan galau datang, rasanya kita hanya ingin berbaring dan bersedih hati sepanjang hari.

Namun, belum tentu berdiam diri saja akan membuat perasaan lebih baik.

Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu lakukan untuk mengusir rasa sedihmu.

Cara Mengatasi Galau

1. Menerima Perasaan Sendiri

Ketika kamu sedang merasa sedih dan galau, jangan sangkal perasaan tersebut.

Terima perasaan tersebut dengan mengakui bahwa kamu memang sedang tidak baik-baik saja.

Tidak ada yang salah dengan rasa sedih dan galau.

Emosi tersebut normal dirasakan oleh manusia.

Oleh karena itu, ketika sedang merasa galau, kamu tidak perlu berpura-pura baik-baik saja.

Ekspresikan perasaan tersebut dengan sewajarnya.

Jika kamu rasa kamu perlu menangis atau menyendiri sejenak, beri waktu untuk dirimu sendiri agar perasaan tersebut tidak terpendam di dalam hati saja.

Jangan menyalahkan diri kamu sendiri, hal itu hanya akan membuat kamu merasa tambah sedih.

2. Menemukan Sumber Kesedihan

Ketika sedang galau, pikiran kamu bisa jadi kusut dan berantakan.

Kamu dapat memberi waktu bagi diri kamu sendiri untuk merapikan pikiran dan perasaanmu.

Rapikan dengan hati-hati isi kepalamu, susun baik-baik apa saja hal yang membuatmu merasa sedih dan galau.

Jika kamu kesulitan melakukannya, menuliskannya di buku atau jurnal dapat membantu kamu untuk merapikan pikiranmu dengan lebih mudah.

Ketika kamu sudah menemukan akar kesedihanmu, kamu dapat membereskan masalah tersebut ketika sudah lebih tenang.

Sebisa mungkin jauhi hal-hal yang membuat kamu sedih dan galau.

3. Mencurahkan Perasaan

Mencurahkan isi hatimu kepada seseorang akan membuat kamu lebih lega.

Setidaknya, kamu merasa kamu didengar dan tidak sendirian.

Curahkan perasaanmu pada orang yang paling kamu percaya.

Mungkin, ia juga dapat membantu kamu membereskan permasalahan yang membuat kamu sedih.

Jika kamu orang yang religius, berbicara dengan Tuhan juga dapat membantu kamu lebih lega.

Tentu saja, Tuhan akan selalu mendengar apa yang kamu minta.

Mendekatkan diri padaNya juga dapat memberikan kamu ketenangan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

4. Distraksi Dirimu Sendiri

Mengalihkan perhatianmu pada hal lain akan membuat pikiranmu tidak terus menerus tertuju pada hal yang membuatmu sedih.

Misalnya, kamu dapat melakukan pekerjaan yang kamu suka, atau kamu dapat melakukan hobi kamu.

Jangan terus menerus memikirkan kesedihan kamu.

Sibukkan pikiranmu dengan hal-hal lain yang kamu rasa menyenangkan.

5. Menonton Film

Salah satu kegiatan yang bisa kamu lakukan ketika sedang merasa galau atau sedih adalah menonton film.

Kamu bisa menonton film kesukaanmu.

Kalau sedang punya banyak waktu, kamu juga dapat melakukan maraton serial film yang kamu suka.

Ketika sedang merasa galau dan sedih, kamu pasti butuh hiburan untuk meringankan hatimu.

Film yang bergenre komedi dapat menjadi salah satu opsi.

Namun, salah satu penelitian dari The Greater Good Science Center yang berasal dari University of California, menunjukkan bahwa ternyata film sedih merupakan salah satu obat untuk menghilangkan kesedihan.

Alasan psikologis dari penelitian ini adalah kesedihan yang kamu rasakan dari menonton tragedi orang lain akan melepaskan hormon oksitosin.

Hormon oksitosin berperan untuk melepaskan perasaan cinta dan empati pada orang lain.

Dengan adanya hormon oksitosin, perasaan kamu akan lebih membaik.

Kamu akan merasa lebih bersyukur dengan keadaanmu saat ini, dan kamu tidak akan merasa sendiri.

6. Mencari Pertolongan Ahli Jika Sedih Berlarut-Larut

Kesedihan yang berlarut-larut mungkin merupakan gejala dari depresi.

Ketika hal ini terjadi, kamu harus segera mengonsultasikan perasaan kamu kepada psikolog.

Perasaan sedih yang terlalu dalam akan memberi pengaruh buruk pada kamu, baik secara psikis maupun fisik.

Bantuan dari psikolog akan meringankan perasaan kamu dan membantu kamu menghadapi perasaan kamu agar lebih baik.

Perasaan galau bukan perasaan yang mudah dialami, namun seburuk apa pun, kamu harus menghadapinya dan berjuang untuk keluar dari jerat kesedihan yang terlalu dalam.

Untuk kamu yang sering merasa galau karena kekecewaan kamu pada harapan-harapan yang tak kunjung tercapai, kamu dapat membaca buku berjudul Segala-galanya Ambyar karya Mark Manson.

Mark Manson memaparkan pemikiran-pemikirannya tentang kehidupan di dunia yang bertumbuh begitu cepat ini.

Buku ini akan memberikan kamu pandangan baru tentang harapan-harapan yang kamu punya, dan bagaimana cara menyikapinya ketika kenyataan tidak seperti ekspetasimu.

Narasi yang diselipi humor sarkas ala Mark Manson akan membantu kamu lebih relaks saat membaca dan meresapi intisari pemikiran dari buku tersebut.

Jika kamu mencari buku yang lebih ringan dan segar, kamu dapat membaca Kumpulan Meme Galau karya Noe R Nugroho.

Buku ini merupakan kumpulan cerita pendek disertai gambar-gambar lucu tentang kehidupan penulis yang tak selamanya mulus.

Sisi galau penulis digambarkan dalam ilustrasi-ilustrasi yang akan membuat kamu tertawa.

Yuk, dapatkan buku-buku tersebut hanya di Gramedia.com!

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, borong semua buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Prinsip Stoikisme dalam Ajaran Islam: Titik Temu Filsafat dan Akidah

Prinsip Stoikisme dalam Ajaran Islam: Titik Temu Filsafat dan Akidah

buku
Apa Itu Satelit Buatan dan Mengapa Penting bagi Kehidupan Sehari-hari?

Apa Itu Satelit Buatan dan Mengapa Penting bagi Kehidupan Sehari-hari?

buku
Karakteristik Planet Bumi: Ciri, Keunikan, dan Alasan Menjadi Tempat Kehidupan

Karakteristik Planet Bumi: Ciri, Keunikan, dan Alasan Menjadi Tempat Kehidupan

buku
Kreatifafa Penerbit Juz Amma for Little Ones Hadiri Istanbul Publishing Fellowship, Bawa Karya Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Kreatifafa Penerbit Juz Amma for Little Ones Hadiri Istanbul Publishing Fellowship, Bawa Karya Anak Indonesia ke Panggung Dunia

buku
Bukti Peninggalan Kerajaan Kutai: Jejak Sejarah Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Bukti Peninggalan Kerajaan Kutai: Jejak Sejarah Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

buku
Masa Kejayaan Kerajaan Kutai sebagai Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Masa Kejayaan Kerajaan Kutai sebagai Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

buku
Deretan Nama Raja Kerajaan Pajang dan Peran Mereka dalam Sejarah Jawa

Deretan Nama Raja Kerajaan Pajang dan Peran Mereka dalam Sejarah Jawa

buku
8 Fungsi Peroksisom pada Sel Tumbuhan dan Hewan

8 Fungsi Peroksisom pada Sel Tumbuhan dan Hewan

buku
Apa Itu Stoikisme: Mengenal Kedamaian dari Filsafat

Apa Itu Stoikisme: Mengenal Kedamaian dari Filsafat

buku
Letak Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Peralihan Kekuasaan di Tanah Jawa

Letak Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Peralihan Kekuasaan di Tanah Jawa

buku
Masa Kejayaan Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Sejarah Jawa

Masa Kejayaan Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Sejarah Jawa

buku
Cara Menggunakan Logika daripada Perasaan: Panduan Kendali Diri

Cara Menggunakan Logika daripada Perasaan: Panduan Kendali Diri

buku
Nama Raja Kerajaan Banten dan Jejak Kekuasaan yang Membentuk Sejarahnya

Nama Raja Kerajaan Banten dan Jejak Kekuasaan yang Membentuk Sejarahnya

buku
Detective These Days: Ketika Mantan Genius Kalah Lawan Usia dan Tagihan Sewa

Detective These Days: Ketika Mantan Genius Kalah Lawan Usia dan Tagihan Sewa

buku
Siapa Pencetus Filsafat Stoikisme? Mengenal Zeno dari Citium dan Sejarahnya

Siapa Pencetus Filsafat Stoikisme? Mengenal Zeno dari Citium dan Sejarahnya

buku
Sejarah dan Letak Kerajaan Samudera Pasai: Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

Sejarah dan Letak Kerajaan Samudera Pasai: Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau