Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir, Penting Dipersiapkan oleh Para Orang Tua

Lihat Foto
Sumber Gambar: Freepik.com
Perlengkapan Bayi Baru Lahir 
Rujukan artikel ini:
Because This Is My First…
Pengarang: CHAI'S PLAY
Penulis Okky Olivia
|
Editor: Puteri

Selain mempersiapkan fisik dan mental, para calon orang tua juga perlu menyiapkan berbagai perlengkapan bayi yang dibutuhkan setelah kelahiran.

Berbagai perlengkapan bayi yang lucu dan menggemaskan terkadang membuat para ibu ingin memborong semuanya padahal sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, hal ini tentu akan membuat pengeluaran jadi lebih membengkak.

Untuk lebih menghemat pengeluaran, para orang tua harus lebih dulu mengetahui perlengkapan apa saja yang benar-benar diperlukan oleh sang buah hati.

Berikut ini adalah daftar perlengkapan bayi baru lahir yang perlu dipersiapkan menjelang kelahiran.

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir

1. Popok yang Sesuai dengan Usia Bayi

Bayi yang baru lahir pada umumnya perlu mengganti popok sebanyak 10 sampai 12 kali dalam sehari sehingga para orang tua harus mempersiapkan stok popok yang lebih dari cukup.

Untuk mempermudah, ibu dan ayah bisa membeli popok sekali pakai yang bisa digunakan saat malam hari atau saat berada di luar rumah.

Sayangnya, popok sekali pakai saat ini masih dinilai kurang ramah untuk lingkungan sehingga bisa diganti dengan menggunakan popok kain yang bisa dicuci dan digunakan kembali.

Jangan lupa untuk mempertimbangkan jenis kain saat membelinya, usahakan untuk menggunakan bahan kain katun yang lembab dan mudah menyerap agar lebih nyaman saat dipakai oleh bayi.

2. Kaus Kaki dan Sarung Tangan Bayi

Bayi yang baru lahir harus dijaga agar tetap dalam keadaan hangat dan tidak masuk angin.

Untuk itu, para orang tua harus menyiapkan setidaknya 2 sampai 4 pasang kaus kaki, sarung tangan, serta topi kupluk dengan bahan katun.

Barang-barang ini sangat penting agar bayi tetap merasa nyaman di udara yang dingin, sekaligus untuk mencegah bayi menggaruk kulitnya karena nanti bisa melukai kulit badan dan wajahnya.

3. Selimut untuk Bedong Bayi

Selama 9 bulan, posisi bayi yang berada di dalam kandungan akan terlihat seperti sedang dibedong atau diselimuti sehingga sangat penting untuk mempersiapkan 3 sampai 4 selimut kain untuk membedong bayi.

Para orang tua bisa menyiapkan selimut dari bahan katun tipis dan katun tebal yang nantinya disesuaikan untuk di cuaca panas atau dari bahan yang tebal untuk cuaca dingin agar bayi merasa lebih nyaman.

4. Perlengkapan Tidur Bayi

Salah satu perlengkapan yang harus ada di kamar bayi adalah tempat tidur karena nantinya akan digunakan oleh bayi selama 6 bulan pertama.

Para orang tua bisa menyiapkan tempat tidur dengan rangka kasur khusus yang memiliki pengaman di setiap sisinya, kemudian siapkan juga kasur dan sprei dengan bahan yang lembut agar tidak gatal saat digunakan.

Jika memiliki budget lebih, jangan lupa tambahkan kelambu agar bayi terhindar dari gigitan serangga yang akan membuat kulitnya menjadi iritasi.

5. Perlengkapan Mandi Bayi

Kulit bayi yang baru lahir biasanya akan lebih sensitif dan mudah terkena iritasi, hal ini mengharuskan para orang tua memilih perlengkapan mandi bayinya dengan hati-hati.

Beberapa perlengkapan bayi baru lahir yang perlu dipersiapkan adalah bak mandi khusus, handuk bayi dengan bahan yang lembut, waslap, sabun, dan sampo khusus bayi.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Khusus untuk sabun dan sampo, harus pastikan terlebih dahulu kalau bahan utamanya memang diformulasikan untuk bayi karena kulit bayi masih sangat sensitif sehingga mudah sekali terjadi iritasi.

6. Perlengkapan untuk Ibu Menyusui

Selain perlengkapan untuk sang bayi, kamu juga perlu memperhatikan perlengkapan yang akan digunakan oleh ibu menyusui.

Para ibu yang baru saja melahirkan tentunya perlu mempersiapkan mental dan tenaga karena harus memberi makan bayinya sepanjang waktu, terutama untuk bayi-bayi yang baru saja lahir.

Selama proses menyusui, ada beberapa perlengkapan untuk sang ibu yang perlu dipersiapkan seperti botol dan dot bayi, sikat botol, kain sendawa untuk bayi, dan bantalan menyusui.

Selain itu, para ibu juga perlu mempersiapkan alat pompa ASI agar ibu bisa memberikan ASI eksklusif sesuai dengan kebutuhan sang bayi.

Pilih pompa ASI yang memiliki corong agar si ibu tidak merasa kesakitan, dan tentunya pastikan untuk membersihkan alat-alat tersebut agar tidak menjadi sarang bakteri yang berbahaya.

Tips Membeli Perlengkapan Bayi yang Baru Lahir

1. Cari Perlengkapan Bayi Sejak 1-2 Bulan Sebelum HPL

Para calon orang tua disarankan untuk mempersiapkan segala perlengkapan bayi setidaknya 1 sampai 2 bulan sebelum Hari Perkiraan Lahir atau HPL.

Hal ini sangat penting agar para ibu tidak mudah kelelahan saat mencari dan memilih perlengkapan bayi sehingga nantinya tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada ibu dan janin.

Jangan lupa juga siapkan daftar perlengkapan yang dibutuhkan agar tidak kebingungan saat sampai di pusat perbelanjaan, cara ini juga berguna untuk menghindari pengeluaran yang terlalu boros.

2. Pilih Perlengkapan Bayi dengan Bahan yang Aman

Pilihlah handuk, baju, dan waslap dengan bahan yang lembut agar aman saat digunakan di kulit bayi yang super sensitif.

Perlengkapan bayi memang perlu dipertimbangkan dengan sangat matang agar bayi nantinya merasa lebih nyaman dan kulitnya tidak mengalami iritasi.

Tak hanya pakaian, perhatikan juga material bahan saat memilih botol susu, peralatan mandi, dan perlengkapan lainnya, pastikan semuanya benar-benar aman saat dipakai oleh bayi.

Itulah beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan para orang tua untuk bayi yang baru lahir.

Bagi para ibu yang baru pertama kali melahirkan dan belum memahami seluk beluk dunia perawatan bayi, ada beberapa buku yang bisa dijadikan sebagai panduan.

Buku Because This Is My First Parenting Life: Pengasuhan dan Permainan Anak akan membantu para ibu muda yang masih awam dengan berbagai metode pengasuhan bayi, terutama untuk bayi yang masih berusia 0 sampai 2 tahun.

Selain itu, buku Because This is My Baby's First Journey: Tumbuh Kembang dan Permainan Anak Usia 0 - 24 Bulan juga bisa dijadikan pilihan bacaan yang tepat.

Buku ini akan membantu para ibu dalam memahami tahapan perkembangan bayi dari usia 0 sampai 24 bulan, yang tentunya tidak akan terulang untuk kedua kalinya.

Tak hanya itu, buku ini juga berisi panduan pengajaran yang bisa diterapkan oleh para orang tua, mulai dari cara tersenyum, cara merangkak, cara berceloteh, dan masih banyak lagi.

Untuk memiliki kedua buku ini, kamu bisa mendapatkannya melalui online di Gramedia.com.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi