Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ide Unik Usaha Warmindo, Bisnis Kuliner yang Menguntungkan dengan Modal Kecil

Kompas.com, 19 Februari 2022, 10:00 WIB
Sumber Gambar: Freepik.com
Rujukan artikel ini:
Mi Sehat Paling Laris untuk…
Pengarang: Lanny Soechan
Penulis Okky Olivia
|
Editor Almira Rahma Natasya

Bisnis Kuliner menjadi salah satu bisnis yang tidak ada habisnya.

Semakin banyaknya tren makanan dan minuman serta kebutuhan konsumen membuat bisnis kuliner ini selalu laris manis di pasaran.

Salah satu bisnis kuliner yang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia adalah bisnis Warmindo atau warung makan Indomie.

Siapa yang sangka, hanya dengan bermodalkan mi instan saja kita bisa mendapatkan penghasilan yang menjanjikan.

Tingkat kesukaan masyarakat Indonesia terhadap mi instan menjadikan bisnis ini tidak pernah sepi pengunjung.

Meskipun sebenarnya rasa makanannya pun tidak jauh berbeda dengan memasak sendiri di rumah, tapi banyak yang berpikir bahwa mi instan terasa lebih nikmat saat dimasak orang lain dibanding dimasak oleh diri sendiri.

Pangsa pasar usaha warmindo kini sudah sangat luas dan terdiri dari berbagai kalangan mulai dari anak muda, mahasiswa, orang kantoran, dan masih banyak lagi.

Kedai warmindo sendiri juga saat ini sudah bisa kita temukan dimana saja.

Tips Memulai Usaha Warmindo

1. Mencari Lokasi yang Strategis

Walau terlihat sederhana, tapi mendirikan bisnis warmindo juga membutuhkan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh banyak orang.

Jika kamu memiliki rumah yang lokasinya strategis, kamu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak karena kamu tidak perlu lagi menyewa tempat lain.

Tapi jika tidak, maka kamu harus mencari lokasi dan tempat yang bisa kamu sewa untuk dijadikan tempat usaha.

Kamu bisa memilih lokasi yang dekat dengan pusat keramaian seperti di dekat sekolah atau kampus, di dekat kos-kosan, atau di tempat nongkrong anak-anak muda.

2. Modal Awal

Setelah kamu berhasil menemukan lokasi yang tepat, kamu bisa mulai membuat daftar rincian alat dan bahan yang kamu butuhkan seperti gas elpiji, mangkuk, meja, kursi, mi instan, telur, sayuran, minuman, dan masih banyak lagi.

Jangan lupa juga untuk menghitung biaya laba penjualan per harinya supaya kamu bisa mengetahui secara pasti berapa keuntungan yang kamu dapatkan setiap harinya.

3. Menyediakan Menu yang Beragam

Menyediakan berbagai menu yang bervariatif dan punya cita rasa yang enak sangat penting dalam usaha ini.

Tidak hanya memberikan pelayanan yang baik, tapi memberikan cita rasa yang nikmat juga akan membuat pelanggan tertarik untuk terus berkunjung ke warmindo milikmu.

4. Menentukan Harga yang Bisa Bersaing

Siapapun pasti menginginkan makanan dengan kualitas yang enak tapi bisa dibeli dengan harga yang murah.

Jadi saat membuka warmindo ini, kamu tidak perlu mematok harga yang tinggi, karena harga satu bungkus mi instan di minimarket atau supermarket juga hanya berkisar Rp2.500 sampai Rp3.000 saja.

Kamu bisa sedikit menaikkan harganya dengan menambahkan beberapa item lain seperti sayuran dan telur supaya pelanggan tidak merasa rugi saat membelinya.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

5. Membuat Strategi Bisnis yang Tepat

Strategi adalah salah satu faktor yang paling penting dalam membangun sebuah usaha.

Tanpa adanya rencana dan konsep bisnis yang matang, maka usaha kamu akan sulit untuk bertahan lama.

Strategi bisnis ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti menyediakan diskon, promosi ke berbagai platform atau media sosial, dan masih banyak lagi.

Tidak lupa juga kamu harus pintar-pintar dalam mengelola keuangan supaya bisnis warmindo kamu bisa semakin berkembang dari hari ke hari.

Keunggulan Usaha Warmindo

1. Merek yang Sudah Terkenal

Beberapa merek mi instan memang sudah terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah Indomie.

Hal ini akan sangat memudahkanmu karena kamu tidak perlu lagi membentuk branding bisnis yang baru dan kamu hanya tinggal menawarkan berbagai macam menu kreasi dari Indomie kepada para pelanggan untuk membuat mereka tertarik.

2. Cocok dengan Selera Konsumen

Soal rasa, Indomie pastinya sudah sangat mudah mencuri hati masyarakat.

Tekstur mi yang pas dengan tambahan bumbu, sayuran, telur, dan bahan lainnya akan membuat mereka mudah tertarik untuk membeli berbagai menu kreasimu.

Jadi, jangan pernah takut untuk memulai usaha ini.

Selain Indomie, sebenarnya masih banyak jenis mi lain yang bisa kamu jadikan kreasi menu dalam usaha warmindo kamu.

Mi memang saat ini menjadi komoditas yang menjadi incaran para pebisnis kuliner, tapi kamu juga harus mencoba memperhatikan bahan kandungan yang ada dalam mi instan tersebut.

Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa membaca buku Mi Sehat Paling Laris untuk Usaha Kuliner karya Lanny Soechan.

Buku ini akan memberikan kamu daftar mi yang sehat dengan bahan kandungan yang aman bagi tubuh, tidak lupa juga buku ini akan memberikan kamu beberapa kreasi makanan yang bisa kamu jual di usaha warmindo kamu sendiri.

Selain usaha warmindo, sebenarnya masih banyak usaha lain yang bisa kamu coba dengan modal awal yang tidak terlalu besar, beberapa ide usaha ini bisa kamu baca dalam buku Ide Bisnis Modal Tipis 500 Ribuan karya Evita P Purnamasari.

Bagi kaum milenial yang ingin memulai bisnisnya sendiri, buku ini akan memberikan sekitar 60 jenis ide bisnis dengan modal tipis yang bisa kamu coba, selain itu kamu juga akan diberikan cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatur strategi bisnis, menyelesaikan setiap hambatan dalam bisnis, dan tips berwirausaha bagi para pemula.

Dengan bahasa yang mudah untuk dipahami dan penjelasan yang detail, buku ini menjadi salah satu pilihan bacaan yang tepat untuk bisa membantu kamu merintis dan mengembangkan bisnis sesuai dengan minat serta karakter kamu sendiri.

Bagi kamu yang tertarik, kedua buku ini bisa kamu beli di Gramedia.com atau baca melalui versi e-booknya di Gramedia Digital.

Dapatkan gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian dengan klik di sini!

Dapatkan Diskonnya! Dapatkan Diskonnya!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau