Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penat dan Merasa Kacau? Lakukan 5 Cara Ini!

Kompas.com, 26 Januari 2022, 08:00 WIB
Sumber Foto: Freepik.com
Rujukan artikel ini:
Buku Antistres : Cara Tetap…
Pengarang: HELAINE BECKER
Penulis Febriani
|
Editor Ratih Widiastuty

Dalam hidup pastinya akan selalu ada tantangan.

Belum lagi harus menghadapi banyak orang, teman, guru, rekan kerja, atasan, orang yang dibenci, dan masih banyak lagi.

Sekolah, kuliah, bekerja, membersihkan rumah, menyiapkan makanan, dan aktivitas lain juga tiada habisnya.

Menghadapi semua itu terkadang menguras energi dan menyita pikiran kita.

Sangat wajar jika kamu menjadi lelah dan merasa segala sesuatunya kacau tidak berjalan sesuai rencana.

Jangan putus asa!

Segera ikuti 5 saran praktis dari Buku Antistres: Cara Tetap Santai Saat Semuanya Kacau yang bisa dilakukan semua usia!

5 Saran Praktis Anti Stres dari Buku Antistres

1. Tanamkan Pikiran Orang Lain Juga Mengalaminya

Saat segala sesuatu terasa sulit dan tidak berjalan sesuai yang semestinya, ingatlah orang lain juga mengalaminya.

Ada triliunan manusia di dunia ini, pasti ada yang merasakan hal yang sama.

Jangan pernah merasa sendirian. Sesekali merasa murung sangat wajar, tapi jangan berlarut di dalamnya.

Ingatlah dunia ini selalu berputar, jadi teruslah bergerak.

2. Melihat Gambar atau Video Hewan

Menurut sebuah penelitian, menonton video hewan dapat membantu seseorang untuk menyelesaikan tugas yang memerlukan fokus tinggi.

Tentu saja, gambar atau video hewan yang lucu pasti akan membuatmu menyunggingkan senyuman.

Jadi, saat sedang suntuk, carilah video tingkah lucu para hewan dan tersenyumlah!

3. Buat Jurnal Rasa Syukur Setiap Hari

Orang yang aktif mencari dan mengingat hal-hal yang dapat disyukuri akan merasa lebih bahagia.

Sekecil apa pun itu dapat membantumu membangun sikap menghargai dan melatihmu menjadi pengharapan yang positif.

Saat sedang merasa jatuh atau segalanya berantakan, baca ulang jurnal rasa syukurmu.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Kamu akan menyadari segalanya akan menjadi baik, dan bisa melalui rintangan yang ada.

4. Berdamai dengan Ketidaknyamanan

Saat baru mulai mendaki puncak, biasanya orang-orang selalu bersemangat.

Namun, saat menghadapi rute yang terjal di perjalanan, banyak orang cenderung ingin menyerah, dan bahkan mundur perlahan.

Cobalah terus bergerak, sedikit apa pun.

Tanpa disadari, puncak bukit sudah di depan mata.

Kehidupan juga seperti itu.

Akan ada saat-saat terjal yang membuat diri ingin menyerah.

Namun, bertahanlah! Perjalanan yang dilalui akan menjadi landai, kamu akan mudah menjalaninya Kesulitan yang kamu hadapi adalah penanda tahapan menuju kesuksesan

5. Visualisasikan

Cobalah berbaring di tempat yang nyaman.

Bayangkan semua pikiran jelek, kenangan buruk, segala perasaan negatif yang terjadi hari ini menjadi cairan lengket yang menjijikkan.

Biarkan cairan itu keluar dari jari-jari tangan dan kakimu hingga habis.

Setelahnya, bayangkan dari dalam dirimu muncul cahaya, yang lama kelamaan menyelimuti tubuhmu.

Tarik napas dalam-dalam dan rasakan kedamaian dan kehangatan yang muncul dari dalam diri.

Praktikkan beragam tip dan strategi mudah untuk membantu kamu tetap tenang saat menghadapi situasi sulit dan menjadi “tahan banting” di Buku Antistres: Cara Tetap Santai Saat Semuanya Kacau.

Buku ini dapat kamu beli melalui Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang dapat kamu gunakan tanpa ada minimal pembelian. Yuk, langsung klik di sini agar kamu segera mendapat vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau