Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Manfaat Kroto sebagai Pakan Hewan? 

Kompas.com, 27 Maret 2026, 08:00 WIB
Apa Manfaat Kroto sebagai Pakan Hewan Sumber Gambar: Pexels.com Apa Manfaat Kroto sebagai Pakan Hewan
Rujukan artikel ini:
Farm Big Book- 26 Burung…
Pengarang: Bambang Prasetio
Penulis Anggi
|
Editor Novia Putri Anindhita

Bagi para penghobi ikan hias maupun kicau burung, kroto merupakan pakan yang sudah tidak asing lagi.

Pakan alami ini mudah ditemukan di pasar hewan maupun toko pakan.

Selama ini, harga kroto di pasaran cenderung fluktuatif, terutama saat ketersediaan stok terbatas.

Meski begitu, permintaan terhadap kroto tetap tinggi karena di kalangan penghobi kroto dikenal sebagai suplemen dewa dengan kualitas yang sangat baik.

Memahami manfaat kroto sebagai pakan hewan menjadi hal yang penting agar kamu tidak asal dalam memberi makan, sekaligus dapat memaksimalkan potensi hewan peliharaan.

Dengan pemberian yang tepat, kroto dapat membantu menjaga stamina, meningkatkan performa burung melalui kicauannya, hingga membentuk burung dengan mental petarung.

Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, artikel ini akan membahas kenapa butiran telur semut rangrang ini begitu dicintai di dunia hobi hewan.

Apa Itu Kroto?

Kroto adalah campuran telur, larva, dan pupa dari semut rangrang (Oecophylla smaragdina).

Semut rangrang sendiri adalah jenis semut yang biasanya membuat sarang dengan menjahit daun di pohon-pohon tinggi.

Dalam dunia pakan hewan, kroto dikategorikan sebagai extra fooding (EF) atau pakan tambahan yang sangat bergizi tinggi.

Karena sifatnya yang alami, kroto tidak mengandung bahan pengawet atau kimia berbahaya.

Oleh karena itu, hewan peliharaan biasanya langsung lahap saat diberi pakan ini.

Di pasar, biasanya ada dua jenis kroto, yaitu kroto basah yang masih segar dan putih bersih, serta kroto kacang yang sudah mulai mengeras.

Untuk hasil terbaik, para penghobi biasanya lebih menyarankan kroto basah yang masih fresh karena kandungan nutrisinya masih utuh.

Apa Manfaat Kroto sebagai Pakan Hewan?

Kroto mengandung nutrisi komplit yang baik untuk kesehatan fisik sekaligus stabilitas mental hewan.

Berikut beberapa manfaat kroto sebagai pakan hewan:

1. Penyokong Energi dan Protein

Kroto mengandung kadar protein kasar yang sangat tinggi namun rendah lemak.

Hal ini membuat kroto menjadi sumber energi utama untuk mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan otot.

Manfaat ini sangat krusial bagi burung yang sedang dalam masa pertumbuhan atau fase pemulihan setelah mabung (rontok bulu) agar bulu baru tumbuh lebih kuat dan mengilat.

2. Dongkrak Stamina agar Burung Gacor

Bagi burung petarung seperti Murai Batu, Kacer, atau Cucak Ijo, kroto bertindak sebagai booster alami.

Kandungan nutrisinya membuat burung lebih bertenaga, tidak mudah lesu, dan merangsang mereka untuk lebih rajin berkicau dengan suara yang lebih jernih (kristal).

3. Efek Penenang dan Penstabil Suhu Tubuh

Berbeda dengan ulat hongkong yang bersifat panas, kroto dikenal memiliki sifat dingin.

Ini sangat bermanfaat untuk menstabilkan suhu tubuh burung saat cuaca ekstrem atau ketika burung sedang mengalami stres, misalnya setelah perjalanan jauh.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Kroto membantu menenangkan sistem saraf hewan sehingga mereka tidak mudah panik.

4. Membangun Mental Juara

Hewan dengan nutrisi yang cukup akan memiliki metabolisme yang sehat.

Hal ini secara otomatis memengaruhi tingkat kepercayaan diri mereka.

Burung yang rutin diberi kroto cenderung lebih berani, mentalnya lebih stabil saat bertemu lawan di arena lomba, dan tidak mudah lesu saat mendengar kicauan burung lain.

5. Sangat Ramah untuk Pencernaan

Salah satu keunggulan fisik kroto adalah teksturnya yang lunak tanpa cangkang keras, tidak seperti jangkrik yang punya kitin tajam.

Hal ini membuat kroto sangat mudah diserap oleh usus hewan tanpa risiko luka pada tenggorokan atau pencernaan sehingga nutrisinya langsung masuk ke aliran darah dalam waktu singkat.

Cara Memilih dan Menyimpan Kroto agar Tetap Berkualitas

Pernahkah kamu membeli kroto, tapi baru sehari sudah bau dan berlendir? Sayang banget kan uangnya.

Agar investasi pakanmu tidak terbuang sia-sia, berikut beberapa tips yang wajib kamu ketahui:

1. Ciri Kroto Segar

Pilih kroto yang warnanya putih bersih, tidak berbau asam/busuk, dan butirannya masih utuh (tidak hancur).

Kalau ada semut rangrang yang masih hidup di dalamnya, itu tandanya krotonya masih sangat baru diambil dari sarang.

2. Bersihkan dari Kotoran

Sebelum diberikan ke hewan, pastikan kamu sudah membuang sisa-sisa daun atau kotoran yang menempel.

Kadang ada sisa bangkai serangga lain yang terbawa.

3. Teknik Penyimpanan

Kalau tidak langsung habis, simpan kroto di wadah terbuka yang dialasi dengan kertas koran atau tisu agar kadar airnya terserap.

Masukkan ke dalam kulkas (bukan freezer) bagian bawah.

Dengan cara ini, kroto bisa bertahan 2-3 hari tetap segar.

Itulah pembahasan mengenai manfaat kroto sebagai pakan hewan, sekaligus cara memilih dan menyimpan kroto yang baik agar kualitas nutrisinya tetap terjaga.

Perlu diingat, kroto yang diberikan secara berlebihan justru bisa berdampak kurang baik, seperti membuat burung kegemukan atau terlalu birahi sehingga menjadi sulit dikendalikan.

Oleh karena itu, penting untuk selalu mengontrol porsinya agar burung tetap lincah, stabil, dan tidak menjadi manja.

Kalau kamu ingin memperluas wawasan tentang dunia burung kicau dan mengenal berbagai burung unggulan beserta tips perawatannya, salah satu referensi yang bisa kamu baca adalah buku Farm Big Book – 26 Burung Kicau Unggulan.

Buku ini membahas cara beternak burung berkicau secara lengkap.

Setiap babnya mengulas berbagai aspek penting, mulai dari kandang, pengaturan pakan, seleksi indukan, proses reproduksi, teknik memaster burung, pengendalian hama dan penyakit, hingga cara memanen hasil ternak.

Ditulis secara praktis dan lugas, buku ini juga dilengkapi dengan analisis usaha sehingga pembaca yang ingin memulai bisnis ternak burung dapat mengetahui modal awal yang dibutuhkan.

Dengan pembahasan yang komprehensif, buku ini cocok dibaca oleh pemula maupun penghobi yang sudah lama menekuni dunia burung kicau.

Kamu bisa membaca buku ini secara online melalui Gramedia Digital.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau