Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengantin Setan: Film Horor Awal Tahun 2025 yang Viral, Diangkat dari Buku Best-Seller

Kompas.com, 28 Januari 2025, 16:14 WIB
Film Pengantin Setan  Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo Film Pengantin Setan 
Rujukan artikel ini:
Pengantin Setan
Pengarang: Fajar Aditya
|
Editor Ratih Widiastuty

Jakarta - Tahun 2025 dibuka dengan gebrakan di dunia perfilman Indonesia melalui Pengantin Setan, film horor yang diadaptasi dari buku best-seller karya RJL 5, Youtuber yang digawangi Fajar Aditya dan Ivan Haryo, buku yang diterbitkan oleh Elex Media.

Film ini bukan sekadar menghadirkan ketegangan, tetapi juga menyisipkan pesan mendalam tentang dampak perceraian dalam kehidupan pribadi, tumbuh kembang anak, hingga lingkungan sosial.

Cerita Pengantin Setan berfokus pada pasangan muda, Echa dan Ariel, yang sering bertengkar karena hal-hal sepele.

Misalnya, gara-gara handuk jatuh saja, mereka bisa tidak saling bicara selama berhari-hari, hingga masalah ini berkembang menjadi konflik yang lebih serius.

Namun, ada sisi gelap yang lebih menyeramkan: konon, perceraian adalah salah satu hal yang paling disenangi iblis dan pengikutnya.

Menurut sang penulis sekaligus kreator, Fajar Aditya, "Trauma masa lalu sering membuat seseorang enggan menikah atau bahkan memiliki anak. Ini adalah isu penting yang harus kita perhatikan bersama. Itulah mengapa elemen horor dalam cerita ini relevan dengan kehidupan nyata."

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Kesuksesan Pengantin Setan semakin terasa dengan diadakannya acara nonton bareng di XXI AEON Mall Tanjung Barat pada Rabu, 22 Januari 2025.

Acara ini sekaligus menjadi momen spesial karena bertepatan dengan rangkaian acara perayaan ulang tahun Elex Media Komputindo yang ke-40.

Nobar ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari penggemar setia RJL 5, influencer, komunitas literasi, hingga pencinta film horor.

“Adaptasi buku ke film seperti Pengantin Setan membuka peluang besar untuk membawa cerita-cerita terbaik dari Elex Media ke medium yang lebih luas. Semoga ini menjadi awal dari semakin banyak karya yang mampu menjangkau audiens baru dan memperkuat posisi Elex Media sebagai rumah bagi cerita berkualitas,” ujar Fidy, salah satu editor Elex Media yang turut menangani buku Pengantin Setan.

Adaptasi yang apik dari buku ke layar lebar membuat Pengantin Setan berhasil mencuri perhatian masyarakat.

Tak hanya menjadi hiburan, cerita ini juga menyentuh isu-isu sosial yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Apakah kamu sudah membaca bukunya atau menonton filmnya? Jangan lewatkan keduanya untuk mendapatkan pengalaman lengkap dari cerita Pengantin Setan.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau