Jakarta - Tahun 2025 dibuka dengan gebrakan di dunia perfilman Indonesia melalui Pengantin Setan, film horor yang diadaptasi dari buku best-seller karya RJL 5, Youtuber yang digawangi Fajar Aditya dan Ivan Haryo, buku yang diterbitkan oleh Elex Media.
Film ini bukan sekadar menghadirkan ketegangan, tetapi juga menyisipkan pesan mendalam tentang dampak perceraian dalam kehidupan pribadi, tumbuh kembang anak, hingga lingkungan sosial.
Cerita Pengantin Setan berfokus pada pasangan muda, Echa dan Ariel, yang sering bertengkar karena hal-hal sepele.
Misalnya, gara-gara handuk jatuh saja, mereka bisa tidak saling bicara selama berhari-hari, hingga masalah ini berkembang menjadi konflik yang lebih serius.
Namun, ada sisi gelap yang lebih menyeramkan: konon, perceraian adalah salah satu hal yang paling disenangi iblis dan pengikutnya.
Menurut sang penulis sekaligus kreator, Fajar Aditya, "Trauma masa lalu sering membuat seseorang enggan menikah atau bahkan memiliki anak. Ini adalah isu penting yang harus kita perhatikan bersama. Itulah mengapa elemen horor dalam cerita ini relevan dengan kehidupan nyata."
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Kesuksesan Pengantin Setan semakin terasa dengan diadakannya acara nonton bareng di XXI AEON Mall Tanjung Barat pada Rabu, 22 Januari 2025.
Acara ini sekaligus menjadi momen spesial karena bertepatan dengan rangkaian acara perayaan ulang tahun Elex Media Komputindo yang ke-40.
Nobar ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari penggemar setia RJL 5, influencer, komunitas literasi, hingga pencinta film horor.
“Adaptasi buku ke film seperti Pengantin Setan membuka peluang besar untuk membawa cerita-cerita terbaik dari Elex Media ke medium yang lebih luas. Semoga ini menjadi awal dari semakin banyak karya yang mampu menjangkau audiens baru dan memperkuat posisi Elex Media sebagai rumah bagi cerita berkualitas,” ujar Fidy, salah satu editor Elex Media yang turut menangani buku Pengantin Setan.
Adaptasi yang apik dari buku ke layar lebar membuat Pengantin Setan berhasil mencuri perhatian masyarakat.
Tak hanya menjadi hiburan, cerita ini juga menyentuh isu-isu sosial yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Apakah kamu sudah membaca bukunya atau menonton filmnya? Jangan lewatkan keduanya untuk mendapatkan pengalaman lengkap dari cerita Pengantin Setan.