Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa itu Deposito? Produk Perbankan yang Cocok bagi Investor Pemula

Kompas.com, 3 Januari 2022, 09:00 WIB
Sumber Gambar : Canva
Rujukan artikel ini:
Invested
Pengarang: Danielle Town
Penulis Renny Novita
|
Editor Ratih Widiastuty

Ketika kamu mendatangi bank, kamu akan mengetahui bahwa ada produk lain yang ditawarkan oleh bank selain tabungan dan pinjaman.

Produk perbankan itu antara lain tabungan, deposito, pinjaman atau kredit, online banking dan giro.

Tabungan, pinjaman/kredit, dan online banking adalah ketiga produk yang relatif diketahui oleh banyak orang.

Produk deposito yang mempunyai fungsi serupa dengan tabungan adalah produk yang belakangan ini sering dibicarakan oleh kaum milenial.

Sementara giro yang pencairannya lewat cek atau bilyet merupakan produk tabungan sebuah bentuk usaha.

Mari kita bahas terlebih dahulu hal yang paling mendasar dari apa sebenarnya deposito ini.

Apa itu Deposito?

Dalam bahasa umum, deposito berarti penyimpanan sejumlah uang tertentu di lembaga keuangan.

Sektor keuangan dan ekonomi mendefinisikan simpanan sebagai jumlah tetap yang disetorkan terhadap pembayaran bunga.

Ketika setoran pertama dilakukan, maka jumlah akan langsung dicatat.

Ini mengacu pada syarat dan ketentuan umum dari lembaga kredit atau bank serta tingkat bunga yang relevan.

Orang yang menyimpan uang dengan cara deposito disebut sebagai Deposan.

Kelebihannya dibandingkan dengan tabungan, tentunya adalah jumlah suku bunga yang lebih tinggi.

Jenis-Jenis Deposito dan Cara Pencairannya

Ada tiga jenis deposito, yaitu deposito berjangka, sertifikat deposito, dan deposito on call.

1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka adalah penyimpanan uang dalam jangka waktu yang telah disepakati mulai dari 1 hingga 24 bulan dengan besaran bunga yang telah disepakati sebelumnya.

Besaran bunga yang ditentukan oleh bank mengikuti acuan bunga bank dari suku Bank Indonesia (BI).

Berbeda dengan tabungan, kita hanya dapat melakukan penarikan ketika sudah jatuh tempo.

Konsekuensi melakukan penarikan sebelum jatuh tempo adalah tidak mendapatkan bunga yang disepakati bahkan bisa juga berakibat penalti sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani saat pembukaan deposito.

Deposito berjangka dapat dilakukan oleh perseorangan maupun badan usaha.

Sebagai bukti pencairan, kita akan mendapatkan sertifikat sesuai dengan nama yang tertera pada tabungan.

Sertifikat ini tidak dapat dipindahtangankan dan pencairannya sangat mudah, bisa dengan membawa langsung sertifikat kemudian dicairkan, atau langsung dikreditkan ke dalam tabungan deposan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Kamu tidak hanya bisa membuka deposito dengan mata uang IDR, namun juga mata uang asing lainnya seperti Dollar, Poundsterling, Euro, dan beberapa mata uang lainnya.

Deposito berjangka dapat kamu pilih yang jenisnya Automatic Roll Over atau Non Automatic Roll Over.

Deposito Automatic Roll Over artinya deposito kamu otomatis diperpanjang waktunya ketika sudah jatuh tempo.

Di beberapa bank, bahkan menawarkan suku bunga yang kompetitif dan kamu bisa menjadikan deposito Automatic Roll Over sebagai jaminan kredit.

Sedangkan untuk deposito Non Automatic Roll Over akan otomatis berhenti ketika sudah jatuh tempo.

2. Sertifikat Deposito

Jenis deposito ini mirip dengan deposito berjangka, namun sertifikat deposito tidak atas nama perseorangan atau nama perusahaan, sehingga dapat dipindahtangankan.

Pencairan sertifikat deposito dapat dilakukan di muka, dibayarkan setiap bulan atau sekaligus saat jatuh tempo.

3. Deposito On Call

Jika waktu yang dipilih untuk deposito berjangka adalah 1 sampai dengan 24 bulan, deposito on call memiliki waktu yang pendek, yaitu minimal 7 hari sampai kurang dari 1 bulan.

Berbeda dengan deposito berjangka yang nominalnya bisa kita tentukan, untuk deposito on call ini ditetapkan oleh bank dan nominal uangnya juga relatif besar, mulai dari Rp 50 juta, bahkan ada juga yang mencapai Rp 100 juta sesuai dengan ketentuan dari bank.

Cara Membuka Deposito

Pembukaan deposito sangatlah mudah.

Kamu bisa mendatangi bank tempat kamu menabung, kemudian memilih produk deposito yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Bahkan, beberapa bank sekarang ini sudah mempunyai layanan perbankan untuk membuka deposito secara online.

Apakah Deposito Aman?

Produk deposito relatif aman dan kecil risikonya, karena dijamin oleh negara melalui LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan.

Artinya, jika bank tempat kita menaruh deposito tutup atau bangkrut, deposito kita akan tetap aman asalkan nilai deposito tidak lebih dari Rp 2 miliar dengan maksimal suku bunga sebesar 7,5%.

Nah, apakah kamu berminat untuk membuka deposito sebagai salah satu bentuk investasi?

Jika kamu memang sedang belajar tentang cara mengatur uang, buku Invested, 12 Bulan Menuju Financial Freedom adalah buku yang paling cocok untuk kamu.

Buku ini masuk menjadi New York Times Bestseller yang ditulis oleh Danielle Town.

Danielle yang merupakan anak dari seorang investor sukses, ternyata mempunyai perjalanan terhadap pandangan finansialnya seperti kita yang tidak begitu paham akan keuangan pada umumnya.

Konsep 12 bulan yang digunakan oleh Danielle bahkan bisa kamu contoh dan praktikkan.

Buku yang bisa membantumu menuju kebebasan finansial ini bisa kamu temukan di Gramedia.com.

Selamat Berinvestasi!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

buku
Sejarah Hubungan Korea Selatan dan Jepang hingga Masa Modern

Sejarah Hubungan Korea Selatan dan Jepang hingga Masa Modern

buku
Siapa Pencetus Tanam Paksa? Ini Tokoh, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

Siapa Pencetus Tanam Paksa? Ini Tokoh, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Sistem Ekonomi Kolonial Belanda: Kebijakan dan Praktiknya di Indonesia

Sistem Ekonomi Kolonial Belanda: Kebijakan dan Praktiknya di Indonesia

buku
Fakta Penjajahan Belanda di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

Fakta Penjajahan Belanda di Indonesia yang Perlu Kamu Tahu

buku
Kenapa Belanda Menjajah Indonesia? Ini Alasan dan Sejarahnya

Kenapa Belanda Menjajah Indonesia? Ini Alasan dan Sejarahnya

buku
Hukum Gacha dalam Islam, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya

Hukum Gacha dalam Islam, Boleh atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya

buku
Berbagai Macam Julukan Timnas Spanyol, Apa Saja? 

Berbagai Macam Julukan Timnas Spanyol, Apa Saja? 

buku
Rumah yang Tak Lagi Sama: Memahami Hutan bersama Crombo dan Loni

Rumah yang Tak Lagi Sama: Memahami Hutan bersama Crombo dan Loni

buku
Cara Sederhana Menumbuhkan Empati pada Anak

Cara Sederhana Menumbuhkan Empati pada Anak

buku
4 Cara Memanfaatkan Canva untuk Kerja dan Cari Penghasilan

4 Cara Memanfaatkan Canva untuk Kerja dan Cari Penghasilan

buku
Soft Spending vs Soft Saving, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya 

Soft Spending vs Soft Saving, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya 

buku
Hukum Blind Box dalam Islam: Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya 

Hukum Blind Box dalam Islam: Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya 

buku
Museum Sejarah Kolonial Belanda: Daftar Lengkap di Indonesia dan Belanda

Museum Sejarah Kolonial Belanda: Daftar Lengkap di Indonesia dan Belanda

buku
Membedah Gaya Bicara Anies Baswedan lewat Buku Bicara Itu Ada Polanya karya Oh Su Hyang 

Membedah Gaya Bicara Anies Baswedan lewat Buku Bicara Itu Ada Polanya karya Oh Su Hyang 

buku
Gaya Komunikasi Buruk ala Warga Bikini Bottom dan Cara Memperbaikinya lewat Buku The Next Conversation

Gaya Komunikasi Buruk ala Warga Bikini Bottom dan Cara Memperbaikinya lewat Buku The Next Conversation

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau