Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Manfaat Teknologi Pangan untuk Masa Depan

Kompas.com, 12 Maret 2024, 13:00 WIB
Manfaat Teknologi Pangan Sumber Gambar: Freepik.com Manfaat Teknologi Pangan
Rujukan artikel ini:
Teknologi Pengolahan Pangan
Pengarang: Enceng Sobari
|
Editor Puteri

Teknologi pangan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Dalam beberapa dekade terakhir, kemajuan teknologi telah menghasilkan inovasi yang signifikan dalam produksi, pemrosesan, dan penyimpanan pangan.

Teknologi pangan merujuk pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam produksi, pemrosesan, pengawetan, dan pengemasan makanan, termasuk penggunaan berbagai alat, mesin, bahan, dan proses untuk meningkatkan kualitas, keamanan, nilai gizi, dan efisiensi produksi pangan.

Teknologi pangan melibatkan berbagai aspek, termasuk pengembangan varietas tanaman yang unggul, teknik pertanian modern, metode pengolahan makanan, penggunaan bahan tambahan pangan, pengemasan yang inovatif, dan pengawetan makanan.

Lantas apa saja manfaat teknologi pangan? Simak penjelasan berikut ini.

Manfaat Teknologi Pangan

Dalam industri makanan, teknologi pangan berperan penting dalam meningkatkan efisiensi produksi.

Misalnya, otomatisasi dan penggunaan mesin dalam proses produksi dapat mempercepat waktu produksi dan mengurangi kesalahan manusia.

Teknologi digunakan dalam pengembangan metode pengemasan yang efisien untuk memperpanjang umur simpan produk dan mengurangi limbah.

Selain itu, teknologi pangan juga terus berkembang untuk menghadapi tantangan dan perubahan dalam industri pangan, seperti perubahan iklim, peningkatan permintaan pangan, dan kebutuhan akan praktik pertanian yang berkelanjutan.

Inovasi dalam teknologi pangan melibatkan pengembangan metode produksi yang ramah lingkungan, penggunaan sumber daya yang lebih efisien, dan pemanfaatan sumber daya pangan yang tidak terpakai.

Secara keseluruhan, teknologi pangan merupakan bidang yang penting dalam memajukan industri pangan dan memastikan pasokan pangan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Berikut adalah beberapa manfaat utama dari teknologi pangan:

1. Meningkatkan Keamanan Pangan

Teknologi pangan telah menghasilkan metode pengawetan dan deteksi kontaminan yang lebih baik.

Metode pengawetan yang canggih, seperti suhu rendah, pengeringan, pasteurisasi, dan iradiasi, membantu memperlambat pertumbuhan mikroorganisme patogen dan memperpanjang umur simpan produk.

Teknologi juga digunakan dalam deteksi dini kontaminan pangan, seperti bakteri patogen dan residu pestisida yang memungkinkan tindakan cepat untuk mengurangi risiko kesehatan masyarakat.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

2. Peningkatan Nilai Gizi

Teknologi pangan memungkinkan peningkatan nilai gizi produk pangan.

Dengan menggunakan teknik pengolahan seperti fortifikasi, pengkayaan, dan fortifikasi, zat gizi penting seperti vitamin, mineral, dan serat dapat ditambahkan ke dalam makanan.

Teknologi pangan digunakan dalam pengembangan makanan fungsional yang menggabungkan zat-zat aktif tertentu untuk memberikan manfaat kesehatan tambahan, seperti makanan rendah gula atau makanan dengan kandungan serat tinggi.

3. Pengurangan Limbah Pangan

Metode daur ulang dan komposisi dapat mengubah limbah pangan menjadi pupuk organik yang berguna bagi pertanian.

Teknologi pangan dalam hal ini digunakan dalam pengembangan proses pengemasan yang lebih efisien sehingga mengurangi kerugian akibat kerusakan dan pembusukan makanan selama distribusi.

4. Peningkatan Efisiensi Produksi

Metode pertanian modern, termasuk penggunaan pupuk, pestisida, dan teknik irigasi yang canggih, memungkinkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik dan hasil panen yang lebih tinggi.

Dalam hal ini, teknologi pangan berperan dalam pengembangan metode produksi pangan alternatif, seperti pertanian hidroponik dan kultur jaringan yang memungkinkan produksi pangan yang lebih efisien dan berkelanjutan dalam ruang terbatas.

5. Inovasi Produk Berkelanjutan

Teknologi pangan memungkinkan inovasi produk baru, seperti makanan olahan, makanan fungsional, dan makanan berbasis tanaman.

Inovasi ini membuka peluang baru untuk variasi produk, memenuhi permintaan konsumen yang beragam, dan meningkatkan keberlanjutan industri pangan.

Nah, itu dia penjelasan mengenai teknologi pangan serta beberapa manfaatnya yang perlu kamu ketahui.

Dengan terus berkembangnya teknologi pangan, diharapkan manfaat-manfaat ini akan terus meningkat, memastikan pasokan pangan yang aman, berkualitas, bergizi, dan berkelanjutan bagi populasi dunia yang terus bertambah.

Kamu juga bisa mempelajari lebih banyak mengenai teknologi pangan, dengan membaca buku Teknologi Pengolahan Pangan yang ditulis oleh Enceng Sobari

Buku Teknologi Pengolahan Pangan menjadi sumber informasi yang komprehensif tentang berbagai aspek teknologi yang terkait dengan pengolahan makanan, ditujukan untuk membahas prinsip-prinsip dasar, metode, dan inovasi terkini dalam pengolahan pangan.

Dalam buku ini, pembaca akan diperkenalkan pada konsep dasar teknologi pengolahan pangan, termasuk prinsip-prinsip keamanan pangan, sanitasi, dan regulasi yang berkaitan dengan industri pangan.

Selain itu, buku ini menjelaskan tentang teknologi canggih yang digunakan dalam pengolahan pangan, seperti teknologi pemrosesan termal yang lebih efisien, teknik ekstraksi, penggunaan mikroorganisme dalam fermentasi, dan penggunaan bahan tambahan pangan, termasuk membahas teknik pengeringan, pemanasan, pendinginan, pengawetan, pengemasan, dan fermentasi.

Dapatkan segera buku Teknologi Pengolahan Pangan hanya di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau