Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

12 Makanan Ringan Tradisional Indonesia yang Menggugah Selera

Kompas.com, 19 Desember 2023, 11:00 WIB
Makanan Ringan Tradisional  Sumber Gambar: Kompas.com  Makanan Ringan Tradisional 
Rujukan artikel ini:
Kue Tradisional Indonesia Resep Bakulan…
Pengarang: AA Putu Tuti Diantarini
|
Editor Novia Putri Anindhita

Makanan ringan tradisional atau lebih dikenal dengan sebutan jajanan pasar memiliki jenis yang sangat beragam, mulai dari asin, manis, sampai pedas.

Bahkan, sekarang ini jajanan pasar sudah banyak dimodifikasi dengan varian dan tampilan yang lebih menarik untuk menyesuaikan dengan selera masyarakat modern.

Jajanan pasar khas Indonesia bisa dibilang sangat kaya, baik dari segi jenis, rasa, warna, hingga bentuk.

Di setiap daerah biasanya mempunyai makanan ringan tradisional tersendiri, namun hampir semua jajanan pasar ini bisa ditemukan di hampir setiap daerah.

Makanan ringan tradisional adalah kuliner khas yang diturunkan dari nenek moyang dan biasanya dibuat untuk acara atau tradisi tertentu.

Lalu, apa saja makanan ringan tradisional yang bisa kita cicipi? Berikut beberapa jajanan pasar yang dijamin menggugah selera.

12 Makanan Ringan Tradisional Indonesia

1. Serabi

Serabi atau yang lebih dikenal dengan surabi merupakan salah satu makanan tradisional berbentuk kue dadar yang mirip dengan kue cucur, terbuat dari tepung beras, santan, dan parutan kelapa.

Jajanan pasar yang satu ini mempunyai dua varian rasa, yakni asin dan manis.

2. Kue Cucur

Kue cucur yang bentuknya hampir mirip dengan serabi ini mempunyai warna cokelat dengan rasa manis yang khas dari gula aren.

Makanan ringan tradisional yang satu ini terbuat dari campuran tepung beras dan gula aren yang digoreng.

3. Nagasari

Nagasari terbuat dari tepung beras dan santan dengan isian pisang di tengahnya.

Rasa manis dan sedikit gurih akan membuat siapa saja ketagihan mencicipi jajanan pasar yang satu ini.

4. Klepon

Klepon memiliki bentuk bulat seperti onde-onde, hanya saja teksturnya lebih kenyal dengan isian gula merah cair di dalamnya.

Jajanan pasar ini terbuat dari tepung ketan yang dibentuk bulat dan diisi gula aren untuk selanjutnya direbus dan dilumuri parutan kelapa.

5. Lemper

Lemper adalah nasi ketan yang di dalamnya diisi dengan suwiran ayam yang sudah diberi bumbu terlebih dahulu atau abon.

Dibungkus menggunakan daun pisang, lemper akan memberikan aroma yang semakin menambah kelezatan cita rasanya.

6. Kue Lumpur

Meskipun namanya kue lumpur, tapi jajanan pasar ini sebenarnya terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan santan, telur, kentang, vanili, dan taburan kismis.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Teksturnya yang lembut akan memanjakan lidah penikmatnya.

7. Onde-Onde

Onde-onde merupakan makanan ringan tradisional yang terbuat dari tepung terigu dan beras ketan yang diisi dengan kacang hijau.

Setelah selesai dibentuk hingga bulat, onde-onde akan dilumuri wijen untuk selanjutnya digoreng.

8. Kue Putu

Kue putu adalah jajanan pasar yang terbuat dari tepung beras, kelapa parut, dan gula aren.

Kue ini akan dikukus dengan memasukkannya ke dalam tabung bambu.

9. Lumpia

Jajanan pasar khas kota Semarang ini berupa lembaran-lembaran tipis tepung yang dijadikan kulit pembungkus dengan isian berupa rebung, daging, sayuran, telur, dan lain sebagainya.

Lumpia akan sangat cocok disantap dengan saus sambal untuk memberikan rasa pedas.

10. Kue Putri Noong

Kue putri noong adalah jajanan pasar yang berasal dari daerah Jawa Barat.

Terbuat dari singkong dengan isian pisang memberikan sensasi rasa manis yang khas dengan tekstur yang kenyal.

11. Dadar Gulung

Dadar gulung sekilas serupa dengan pancake yang digulung dan diisi dengan parutan kelapa yang dimasak bersama gula aren.

Rasanya yang manis dan gurih memberikan kenikmatan yang bikin ketagihan.

12. Lupis

Lupis terbuat dari beras ketan yang disantap bersama parutan kelapa dan gula merah cair.

Lupis mempunyai bentuk segitiga dan menjadi jajanan pasar favorit banyak orang.

Selain banyak jenisnya, jajanan pasar memang mempunyai cita rasa yang khas dan lezat sehingga tidak ada salahnya untuk membuatnya sendiri di rumah.

Buku resep Kue Tradisional Indonesia Resep Bakulan Toko Kue Sabine berisi resep-resep kue tradisional Indonesia yang sejak tahun 2005 dibuat dan dijual di Toko Kue Sabine.

Beberapa resep kue tradisional yang ada di dalamnya antara lain Kue Cucur, Onde-onde, Carabikang, Dadar Gulung, Kue Wingko, Apem Selong, Sosis Solo, Putri No'ong, Papare, dan Pukis Banyumas.

Bukunya bisa didapatkan di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau